..:: a n o m a l i ::.. | Recently... | Elsewhere | Search | Login |
fancy

makin

14 09 2008

makin banyak yg diterima
makin gede yg musti dikeluarin (pajak, zakat dll)
makin besar tanggung jawabnya
gak mau line ke 2 dan 3 ?
yah jangan juga ngarep yang pertama
*kepikiran gara2 abis terima THR trus nonton PPT jilid 2*

categories Published under: obrolan
read the full article



menurut KBBI edisi ketiga anomali: ketidaknormalan; penyimpangan dari normal; kelainan
anomali: penyimpangan atau kelainan, dipandang dari sudut konvensi gramatikal atau semantis suatu bahasa anomali: penyimpangan dari keseragaman sifat fisik, sering menjadi perhatian explorasi






fancy

Malaysia KETERLALUAN !!!

4 03 2005

setelah berhasil “mencuri” pulau sipadan dan ligitan kini malaysia kembali bertindak licik, dengan salah satu perusahaan perminyakan malaysia, Petronas, mengakui telah memberikan konsesi kepada perusahaan Shell untuk mencari minyak di daerah Ambalat Kalimantan.

Beberapa insiden yang terjadi baru-baru ini, antara lain, kasus pengejaran dan penembakan sebuah kapal nelayan Indonesia jenis trawl oleh kapal perang TLDM (Tentara Laut Diraja Malaysia) Sri Melaka 3147. Peristiwa itu terjadi pada 7 Januari lalu. Kemudian, Marin Laut (sebutan AL Malaysia) menangkap dan menyiksa karyawan PT Asiha Samudera yang sedang memperbaiki lampu suar sebagai rambu laut di Karang Unarang. Padahal, daerah di sebelah timur Pulau Sebatik itu berada di luar batas klaim Malaysia (dikutip dari : situs TNI AL)
Setelah menggerogoti kekayaan Indonesia dengan pembelian kayu selundupan , pengambilalihan pulau sipadan ligitan dan mungkin ada lagi yang gua gak tau , sekarang mencoba mengexplorasi ambalat timur.
Pihak Deplu sendiri jauh-jauh hari sudah menyatakan kawasan ini secara sah menjadi wilayah kedaulatan Indonesia yang didukung prinsip hukum laut internasional. Selain itu, Indonesia tak pernah mengakui hasil pemetaan pemerintah Malaysia pada 1979 yang menjadi dasar klaim kawasan itu.
Malaysia sendiri telah mengeluarkan pernyataan melalui Menteri Luar Negeri (Menlu) Malaysia Datuk Seri Syed Hamid Albar, Kamis (3/3), di Kuala Lumpur

Pemerintah Indonesia seharusnya tak perlu mengirimkan kapal perang, tetapi mengedepankan jalur diplomasi untuk menyelesaikan permasalahan perbatasan Indonesia-Malaysia.
Bagi saya, jika ada masalah, mereka (Indonesia) bisa menyampaikan protes melalui jalur diplomasi dan kami akan meresponsnya

Malaysia menurut saya adalah negara yang jago berdiplomasi , contohnya bisa mendapatkan pulau sipadan ligitan yang jelas jelas milik indonesia … mungkin karena koloni inggris jadi negara ini lebih dipandang di dunia.
hmmm kalo becanda pasti kasus ini baiknya diselesaikan dengan adu catur heheheheeheh.
Tapi kalo untuk masalah ini ada baiknya jangan lewat diplomasi mending lewat kekerasan (PERANG) , seperti beberapa pendapat orang orang yang pernah gua ajak ngobrol v:)
yah itu sih terserah sby-jk dah

categories Published under: bencana, lain lain

Leave a message or two

This post was written on the Friday, March 4th, 2005 at 10:32 pm and categorized under bencana, lain lain. You can follow the ongoing discussion by subscribing to the RSS 2.0. You can leave a reply, or Trackback.


551 comments so far



  1. wonkito wrote on 04. March 2005 at 11:10 pm o'clock                  

    ibarat pepatah bilang, my itu dah dikasih ati minta jantung… dulu kita kan pernah ampir perang ama my… kalo gini caranya…au ah terserah sby-jk aja deh…

  2. enda wrote on 05. March 2005 at 7:51 am o'clock                  

    MY, SG perlu kita jajah ho ho ho.

  3. dodi wrote on 06. March 2005 at 9:17 pm o'clock                  

    Kalo kasus Sipadan, klaim Indonesia atas pulau tsb justru menggelikan. soalnya de facto engga ada perwakilan Indonesia disitu.

    Kalo ttg Ambalat okelah.

    Perang? Aduh. BBM naik, trus perang lagi. makin ancur aje kite.

  4. Diana wrote on 07. March 2005 at 7:03 am o'clock                  

    Soal AMBALAT.
    Kalo ditelusuri sejarah Ambalat, jelas termasuk milik indonesia, karena sejarahnya bermula dari kesatuan kesultanan Bulungan…jadi kalo Malaysia ngotot juga yah memang dasarnya tukang rampok..gakkemana-mana deh tujuannya…negara kita sudah banyak dirugikan oleh malaysia yang saya anggap memang jahat….saya tinggal di Balikpapan, jadi sedikit banyak tau seberapa besar kerugian kaltim yang sudah kecolongan alias kecurian oleh nagera yang satu ini.
    nah soal Ambalat…kelihatannya negara ini menganggap remeh (enteng) negara kita, silahkan simak beritanya di “berita harian malaysia” alamatnya = http://www.bharian.com.my/m/BHarian/Saturday/Rencana/20050304232821/Article/ = tajuk “Tinta Strategi: Tuntutan wilayah bantut penerokaan kawasan minyak, Oleh Prof Madya Dr Azmi Hassan”
    paragraf “Sebagai contohnya, hanya 40 peratus jet pejuang yang dimiliki tentera udara TNI dapat digunakan pada satu ketika akibat kurang alat ganti dan penyelenggaraan. Jet pejuang Sukhoi umpamanya hanya mempunyai kemampuan radar saja, tanpa dibantu oleh kelengkapan persenjataan asas yang lain.

    Sebab itu, apabila ombak besar tsunami melanda pantai Aceh baru-baru ini, TNI mendapati begitu sukar untuk menghulurkan bantuan kepada rakyat mereka kerana aset mereka tidak boleh beroperasi dengan baik”

    Alenia tersebut jelas meremehkan TNI, dan menganggap idnonesia tidak mampu berbuat…namun demikian kita serahkan saja kepada SBJ-JK, semoga beliau setegas Bung Karno dan Pak Harto….jangan mau negara kita dilecehkan lagi…Kalo ngadapi perampok baiknya tembak ditempatkan….

    salam

  5. duskotak wrote on 07. March 2005 at 1:23 pm o'clock                  

    ganyang malaysia….ganyang cik dan mak cik…ganyang..!!!!

  6. Tukang Kebun wrote on 07. March 2005 at 2:04 pm o'clock                  

    jish baru gue mau nulis hal yg sama soal my..baru semalem gue nanya ke loe tob
    gue setuju perang! kita kudu perang!

  7. Jimmy wrote on 09. March 2005 at 4:32 pm o'clock                  

    Saya warga Malaysia…wah seperti anda semua di RI beriya-iya mau berperang yah!…coba anda duduk! dan berpikir sebentar secara logik!..adakah anda mampu?…sedang kan negara anda sendiri dalam pergolakan, seperti di Aceh…yang sedari dulu ngga mampu diatasi oleh TNI…ini kan pula mahu berperang sama Malaysia…yang ternyata lebih canggih/maju dalam persenjataan!…

    Secara logiknya semangat kesatuan RI itu udah mula pudar dan luntur….kita (Malaysia) bisa aja menawan hati rakyat2 di Sumatra Utara, yang memang terang-terangan membenci pemerintahan Jakarta…..

    Heyyy saudara2 di RI sadarlah!….anda bukan lagi di jaman era 60an….skrg kita di era 2000….dimana kekuatan minda/akal pikiran…lebih penting dari kekuatan fizikal….

    mo “ganyang Malaysia” huh!…..mimpi disiang hari kalian…..pulang aja sono….!urusin rakyat mu itu!…urusin para2 TKI yang lagi nganggur,kelaparan, ngga punya pekerjaan itu….

  8. Jimmy wrote on 09. March 2005 at 4:33 pm o'clock                  

    Saya warga Malaysia…wah seperti anda semua di RI beriya-iya mau berperang yah!…coba anda duduk! dan berpikir sebentar secara logik!..adakah anda mampu?…sedang kan negara anda sendiri dalam pergolakan, seperti di Aceh…yang sedari dulu ngga mampu diatasi oleh TNI…ini kan pula mahu berperang sama Malaysia…yang ternyata lebih canggih/maju dalam persenjataan!…

    Secara logiknya semangat kesatuan RI itu udah mula pudar dan luntur….kita (Malaysia) bisa aja menawan hati rakyat2 di Sumatra Utara, yang memang terang-terangan membenci pemerintahan Jakarta…..

    Heyyy saudara2 di RI sadarlah!….anda bukan lagi di jaman era 60an….skrg kita di era 2000….dimana kekuatan minda/akal pikiran…lebih penting dari kekuatan fizikal….

    mo “ganyang Malaysia” huh!…..mimpi disiang hari kalian…..pulang aja sono….!urusin rakyat mu itu!…urusin para2 TKI yang lagi nganggur,kelaparan, ngga punya pekerjaan itu….

  9. obeng wrote on 09. March 2005 at 5:45 pm o'clock                  

    hari gini mikirin malaysia …

    ayo anak2 … siap2 berangkat … kita ikut tour 1 hari 1 malam, tour de kota … featuring dj obeng feat dj tio … acara semalam suntuk … ditemani wanita2 … berminat … hubungi ext 2772 …

  10. tioooooo himself wrote on 09. March 2005 at 8:25 pm o'clock                  

    #7
    jimmy terserah lu mau bilang malaysia lebih canggih apa dan maju dalam persenjataan, itu kan uang buat belanjanya uang hasil ngerampok hutan2 indonesia ..
    ah negara lu juga gak bakal bisa kayak sekarang kalo gak ada TKI
    emang dengan lu ngomong malaysia lebih punya kekuatan akal dan pikiran itu bisa menang ? ah paling kalian pengecut dah beraninya minta bantuan inggris dan keparat keparat bekas jajahan inggris
    semoga siti nurhaliza pikirannya gak seperti jimmy :D :D

  11. Dudi wrote on 09. March 2005 at 9:22 pm o'clock                  

    Perang Digital dengan Malaysia

    Baru aja FeedReader saya memberikan informasi tentang berita-berita terbaru di detik.com (saya mengambil berita di detik.com dengan menggunakan detik usable yang dibangun oleh Dodi Suria Wijaya, jadi sangat memudahkan saya untuk membaca berita detik.co…

  12. gua pahlawan wrote on 09. March 2005 at 11:13 pm o'clock                  

    HALO MALAYSIA, SAYA PUTRA INDONESIA, SAYA SIAP BERTEMPUR DENGAN NEGARAMU WALAU BADAI MENDERA NEGERIKU, WALAH KESUSAHAN MENGGEDOR RUMAHKU, TAPI AKU ADALAH PAHLAWAN YANG AKAN MEMERANGIMU HINGGA TITIK DARAH PENGHABISAN, GANYANG MALAYSIA !!

  13. Jimmy Wijaya dr BDG wrote on 10. March 2005 at 4:58 am o'clock                  

    udah dibagi 2 aja biar ama 2x seneng…….

  14. Jimmy wrote on 10. March 2005 at 9:47 am o'clock                  

    anda bisa bilang apa2 pun, perampok kek, apa kek!….kerana seperti yang saya bilang, bangsa yang kuat itu adalah bangsa bijak mindanya, bisa mengambil peluang2 yang ada…RI sendiri gak mampu mengurusi hasil hutannya/buminya…maka kami yang lebih bijak! telah menggunakan kesempatan ini….

    Bangsa yang bijak juga bisa menggunakan apa saja jalan! mo minta pertolongan Inggris kek, US kek!…itu membuktikan bahawa suara Malaysia di dengar peringkat tertinggi dunia….

    sekali saya ingatkan… jangan anda semua bermimpi di siang hari ingin menyerang Malaysia….seperti yang saya bilang urusin negeri mu sendiri, urusin GAM disana, urusin rakyat2 mu yang lagi kebuluran, urusin dulu anak2 jalanan/ pengemis2 disekitar kota2 mu itu, urusin masalah pergolakan Islam/ Kristian di kepulauan Ambon itu….dan juga urusin para2 TKI yang lagi kebuluran itu……

    Jika ada uang yang diberikan oleh IMF itu, sebaik nya digukan buat kebajikan rakyat anda….dan bukannya buat peperangan….hujung2 bisa kebuluran semua tuh!…..

    dan pada TKI ingin saya ingatkan…. kalo datang kenegara orang jangan bikin seperti negara sendiri……udah dikasih pertolongan ngga berterimakasih, malah bikin ribut…..

  15. Tukang Kebun wrote on 10. March 2005 at 10:56 am o'clock                  

    gue ga ngerti omongannya jimmy
    yg emosi sebenernya siapa ya?

    anyway…kang obeng…daftar ya gue
    tour de city huahuahuahua

  16. Sankiak wrote on 10. March 2005 at 11:04 am o'clock                  

    Perang aja lah… kan sekarang lagi trend… Apalagi daripada TNI / Polri beraninya ama rakyat sendiri lebih baik maju ke medan perang membela kedaulatan dan kebesaran nama bangsa…
    TNI / Polri juga harus tegas dalam menindak… entar dikasih uang rokok sama Tentara Diraja Malaysia langsung dibebaskan aja… kayak polisi tilang dijalan raya…

  17. patriot_bangsa wrote on 10. March 2005 at 12:15 pm o'clock                  

    Jimmy tinggal dimana??? sini deh tak kandani…. jangan berani ngomong di site aja yach, buktikan klo orang malaysia jantan deh…. :D:D:D

  18. tinneke wrote on 10. March 2005 at 12:29 pm o'clock                  

    Oi Jimmy Gideon (tahu nggak, dia pelawak)! Semua negara itu punya masalah, kalau nggak ada matilah negara itu. AS–sebut aja negara yang elo anggap hebat– bisa seperkasa sekarang karena dihajar berbagai masalah, termasuk Indonesia dan Malay. Persoalannya di zaman modern begini cuma Malay aja yang masih cari masalah dengan “nyuri” wilayah orang. Indonesia itu terlalu baik, nganggap Malaysia sesama negara serumpun jadi Sipadan dan Ligitan lepas… Sekarang nggak ada lagi kasihan, setiap jengkal tanah, air, dan udara Indonesia harus jadi milik Indonesia, apapun risikonya, kalau perlu kekerasan.

    Katanya Malay bijak kenapa mempekerjakan TKI ilegal. Hanya penjahat kemanusiaan saja yang mempekerjakan imigran gelap. Anda mungkin sedang enak-enakan duduk dalam gedung yang dibangun oleh para TKI yang dibayar dengan harga yang sangat murah. Itu yang disebut bijak? Please deh…

  19. aingteaukie wrote on 10. March 2005 at 12:34 pm o'clock                  

    PEACEE bua apa perang… , tapi sebenernya kalo jadi perang bagus buat Indonesia, orang2 akan lebih bersatu, konflik bakal dilupain sesaat untuk bahu-membahu mengalahkan musuh, tapi malaysia negara kecil, populasinya gak ada 1/2nya pulau jawa, mereka bukan lawan kita… kita cari lawan yang setimpal… kita serang USA, England, RRC, Rusia… kita kuasai dunia… hidup INDONESIA!!! HOAAAHAHAHA.. HOAHAHAHA… (ketawanya bajak laut)..

  20. lola wrote on 10. March 2005 at 12:41 pm o'clock                  

    temen gue orang malay baik banget loh… kok ada yang kaya jimmy gideon gitu ya?? dasar jimged…

    eh kang tioooooo, menurut temen si sayah yang malay boy tea, siti teh gak semanis di layar kaca [kelakuannya] hihihi… sius…
    si temen sayah itu teh pernah jadi art-nya acara dia. hihihi…

  21. me wrote on 10. March 2005 at 12:48 pm o'clock                  

    Suruh nungging bisa ngga tuh malaysia??
    Punya gajah dalem kulkas ngga?
    Bisa ilmu santet kaya mbah dukun ngga??
    Punya bahasa yg ‘tegas’ dan ngga ‘pusing-pusing’ molo gak??

    *SERIUOSLY*
    Punya kebangsaan yg pasti dan nyata ngga??
    Ngga nyadar apa tuh Malaysia.. bisa sebegituh maju krn TKI2 kita yg tekun dan mau kerja ama mereka?! *ah, tai kucing luh Malaysia.. kumpulan org2 bego yg ngga punya bendera sdr dan masih ‘nyadur’ motif bendera negara koloninya dulu..
    ngga punya etnis yg pasti.. HEY YOU MALAYSIAN.. YOU ARE NOT IDENTIFIED FOR A TRIBE!!!*

    mostly malaysian ituh ngga kosisten. Bhs ajah masih mencla mencle.. klo mo pake inggris ya inggris ajah .. jgn campur sm bhs indonesia yg
    akhirnya dinamain bhs melayu. Betrimakasih sonoh ama RI Govt. yg udah baek hati ke ‘lidah’ elu buat nge-mix inggris ama indonesia. Kancut luh pada !!

    *emosi banggat*

  22. Jimmy wrote on 10. March 2005 at 1:07 pm o'clock                  

    kerana itu saya bilang bangsa Malaysia itu bangsa yang bijak/pinter….jaman sekarang siapa yang lebih bijak dialah yang akan maju kedepan!….anda bangsa goblok dan TKI yang ngga punya pendidikan senang ditipu sama agent2 pekerjaaan….that not our problem…that Indonesian Gov. problem…kenapa ngga dikasih rakyatnya pendidikan yang secukupnya ,agar ngga menjadi bodoh!…agar bisa menghitung uang! agar jangan sampai ditipu orang….hahahaha….

    Bersatu!…Indonesia bersatu!….jangan mimpi disiang hari dong!…Indonesia ngga akan bakalan bersatu….”demi kesatuan republik indonesia” mu udah lama pudar/luntur….contoh nya , kamu kehilangan Timor2, di Sumatra Utara masih berlaku penentangan….itu udah terbukti kesatuan Indonesia itu udah ilang!…..Ini adalah gara2 orang2 besarmu yang duduk di DPR itu!…meraka pada gendut2 semua hasil dari wang korupsi….

    dan anda orang2 kecil, lagi mengemis ke Malaysia..untuk sesuap nasi…..

    “kasian deh loe”…..

  23. Jimmy wrote on 10. March 2005 at 1:16 pm o'clock                  

    makanya serahkan aja perairan Ambalat kepada kami (Malaysia)…kami akan membangunkan perairan itu…lagi pula Indonesian Gov. masih punya banyak pulau2 yang lain….

    atau mungkin lebih baik anda (Indonesia) menyerahkan aja seluruh pulau2 yang berhampiran sama Malaysia (kepulauan Riau, Batam, Tg. Pinang, Kepulauan Natuna, Anambas) biar kami yang membangunkan….udah terbukti pemerintah Indonesia itu ngga mampu memberikan pembangunan yang sewajarnya kepada rakyat tempatan….apa yang ada di kepulauan Riau itu hanya lah perempuan2 murah (Prostusi)…..

    so! apa kata mu rakyat Indonesia???

  24. Jimmy wrote on 10. March 2005 at 1:37 pm o'clock                  

    maka ada baiknya anda serahin aja perairan ambalat itu kepada Malaysia…lagian pula RI punya banyak Pulau2 yang lain…mengapa yang sekacil itu harus diributkan…

    atau ada baiknya juga RI serahkan semua pulau2 sekitar perairan malaysia, seperti semua pulau2 di kepulauan Riau (Batam, Bintan, Natuna dan Anambas)…..lagian dulu semua kepulauan itu milik Malaysia (sebelum perjanjian Inggris-Belanda)….

    udah nyata pemerintah Indonesia ngga mampu memberikan pembangunan yg sewajarnya kepada penduduk setempat…orang2 besar DPR itu yang pada gendut2 semua hasil dari uang korupsi hanya tau bikin kaya sendiri…

    so…apa katamu rakyat Republik Indonesia…anda setuju?….

  25. lola wrote on 10. March 2005 at 2:09 pm o'clock                  

    kasian deh lo? ck ck ck… telat amat. bahasa aja telat. gimana yang lain??

  26. Siti Nurhaliza wrote on 10. March 2005 at 2:13 pm o'clock                  

    Amboi, amboi, mau ganyang Malaysia yah? Jangan begitu donk,nanti Siti ngak suka sama kamu lagik…oh Indon…nafsu amarah bisa mengorbankan mu…hihihi

  27. dudi wrote on 10. March 2005 at 2:51 pm o'clock                  

    23: Komentar anda mungkin bisa menambah wacana bagi kami rakyat Indonesia. Tapi tahukah anda, Indonesia merdeka atas hasil keringatnya sendiri. Indonesia menjadi negara kepulauan pun karena usahanya sendiri. Kami berjuang sampai titik penghabisan dan dapat meraih kemerdekaan. Kemerdekaan yang murni, bukan kemerdekaan hasil pemberian.

    Status negara kami bagi kami adalah sama seperti negara lain. Tidak perlu takut kepada Amerika, atau negara lainnya, apalagi negara Malaysia yang jelas-jelas negara lebih kecil luasnya dari Indonesia.

    Walaupun negara kami rusak dan bobrok, tapi jika kedaulatan bangsa diganggu maka kami juga akan berteriak.

    Buat temen-temen blogger lainnya, silahkan kalo mau dukung gerakan Ambalat belongs to Indonesia dengan memasang banner ini di blognya masing-masing.

    Indonesia sudah mengelola ambalat sejak tahun 1960-1970. Jadi gak usah hiraukan perkataan Jimmy. Kita dukung gerakan ‘Ambalat belongs To Indonesia’

  28. Kinantan wrote on 10. March 2005 at 2:59 pm o'clock                  

    ganyang malaysia… ganyang …
    culik siti nurhaliza …
    jimmy .. nesssuuuuuuu …

  29. aingteajail wrote on 10. March 2005 at 3:01 pm o'clock                  

    ah sudahlah gak selesai2 kalo ribut… damai ajalah… weekend nih… let’s PARTY….!!! eh jim.. ada cewe cakep malaysia yang bisa di ewe gak.. bagi dong…

  30. farid wrote on 10. March 2005 at 3:33 pm o'clock                  

    guys….
    kalo saya khawatir berita tentang smua ini hanya untuk pengalihan masalah bbm yang naek terus tiap tahunnya…
    ada isu lagi bahwa harga bbm kita akan disamakan dengan harga bbm asean…
    coba kita lebih concern ke masalah bbm, soalnya langsung menyangkut masalah perut kita…

  31. Jimmy wrote on 10. March 2005 at 3:33 pm o'clock                  

    hahaha….damai yah damai….soal bahasa…saya sebenernya coba untuk berbicara bahasa Indonesia!…walaupun bahasa Indonesia saya ngga begitu bagus..makanya adakalanya saya pakai English…..apa yang mau persoalkan tentang bahasa…kan udah terang2 bahasa Indonesia itu dari bahasa melayu…..bahasa Malaysia…nah sekarang bangsa siapa yang ngga ketahuan asal-usulnya…

  32. Jimmy wrote on 10. March 2005 at 3:40 pm o'clock                  

    Yupp let’s party…”Jimmy Da Tuneman In Da House”….”So make some noise”…heheh…

    kepada aigteajail!…yah cewe malaysia banyak lho!…datang aja ke Kuala Lumpur nih!…saya kenalkan….

    dan saya pernah ke Bandung (kota kembang) wahhh..cewe nya pada cakep semua….mo ke Bnadung lagi ahhhh…..nyari orang sunda gituuu…heheh

  33. Jimmy wrote on 10. March 2005 at 3:47 pm o'clock                  

    mo culik si siti nurhaliza!…yah dipersilakan!…..after all she’s a bitch anyway!…hahaha….

  34. gilank wrote on 10. March 2005 at 3:51 pm o'clock                  

    hi jimmy, kayaknya kamu wild deh… janjian yuk ketemuan. kita maen sodomi-sodomian… kayak anwar ibrahim… suka kan ya? atau mau phone sex dulu aja? sms aku ya di 0811456278… makasih jimmy… muah di idungnya…

    salam sayang…

  35. gilank wrote on 10. March 2005 at 4:00 pm o'clock                  

    hi jimmy… saya gilank… lelaki tulen tapi punya bakat gay. kamu kayaknya wild deh ya. seru aja bayangin kamu naked… boleh aku kenal? kalo boleh, makasih ya… jujur, aku suka cowok seperti kamu, kayaknya kasar aja. kesannya hardcore2 gitu. boleh minta foto kamu jimmy? sms aku ya, kalo kamu ke jakarta, kita maen sodomi-sodomian kayak anwar ibrahim itu. gay di jakarta gak ada yg sewild kamu… makasih ya jimmy… muah di ujung idungnya… eh iya, nomor hp aku, +62811765876 sms ya jim… mungkin kita bisa nerusin bakat anwar ibrahim itu…

    *muah datuk jimmy di ujung tititnya

  36. gilank wrote on 10. March 2005 at 4:01 pm o'clock                  

    hi jimmy… saya gilank… lelaki tulen tapi punya bakat gay. kamu kayaknya wild deh ya. seru aja bayangin kamu naked… boleh aku kenal? kalo boleh, makasih ya… jujur, aku suka cowok seperti kamu, kayaknya kasar aja. kesannya hardcore2 gitu. boleh minta foto kamu jimmy? sms aku ya, kalo kamu ke jakarta, kita maen sodomi-sodomian kayak anwar ibrahim itu. gay di jakarta gak ada yg sewild kamu… makasih ya jimmy… muah di ujung idungnya… eh iya, nomor hp aku, +62811765876 sms ya jim… mungkin kita bisa nerusin bakat anwar ibrahim itu…

    *muah datuk jimmy di ujung tititnya

  37. Jimmy wrote on 10. March 2005 at 4:06 pm o'clock                  

    Yah udah lah!…Peace ok!….biar pemerintah aja yang ngurusin soal Ambalat…mengapa kita yang harus ribut…jangan kawatir ngga akan ada peperangan….peperangan hanya untuk orang yang tidak bertamadun (Civilazation)….RI dan Malaysia itu umpama kakak dan adik…..emang diakui kita sering bermasalah, tetapi semua itu bisa dirundingkan di meja rundingan bukan?…kita semua serumpun, satu bahasa , satu budaya…….

    dan soal mo menculik si SITI….yupp silakan bang!….we don’t care….like I said…. she’s a bitch anyway….heheh….

  38. tioooooo himself wrote on 10. March 2005 at 5:53 pm o'clock                  

    #37
    owww siti bitch??!!
    ya udah kirim sini sitinya jgn di bungkus

  39. obeng wrote on 10. March 2005 at 6:02 pm o'clock                  

    satu satu, aku sayang ibu …
    dua dua, aku sayang ayah …
    tiga tiga, sayang adik kakak …
    satu dua tiga, sayang semuanya …

  40. Tukang Kebun wrote on 10. March 2005 at 6:06 pm o'clock                  

    saya suka bitch jg…tolong kirim dua ya
    sama ama tio…jgn dibungkus

  41. Epenk wrote on 10. March 2005 at 6:15 pm o'clock                  

    Huh!

  42. Pendekar Sakti wrote on 10. March 2005 at 6:24 pm o'clock                  

    Bagaimana kalau Perang saja, sekalian uji coba perangkat perang canggih milik Malaysia, dan uji kesaktian Para pendekar di Indonesia.

  43. wonkito wrote on 10. March 2005 at 8:28 pm o'clock                  

    siapa sih jimmy?
    mana jimmy?
    minda? idak tau tuh? idak jelas!
    melayu? serumpun? apaan? malu aku ngaku melayu.
    aku dari andalas, bahasa macam2 idak melayu, idak sok inggris. aku pakai base dusun agak mirip base sekayu. tau idak? ini aku sebut keragaman budaya indonesia. malu aku ngaku melayu.
    indonesia banyak masalah? lah urusan rumah tangga indonesia tolol, sape lu kalo kata orang betawi.
    ambalat itu indonesia, my ngaku2 itu sama aja nantangin. sok diplomasi segala, tai kucing kau!
    cukup sipadan ligitan, ambalat tak kan kemana. ambalat itu indonesia, ibarat anggota badan dicubit dikit yang lain bereaksi.
    SEKALI INDONESIA TETAP INDONESIA, TIDAK ADA DIPLOMASI TITIK! INI HARGA MATI!

  44. jimmy wrote on 11. March 2005 at 7:21 am o'clock                  

    sialan loe gilank!….gw lelaki tulen lah!….hahaha…..so sorry yah!….kalo kamu mau saya bisa kenalkan sama tuh si Anwar….

    Dammm…mo nyari cewe! …yang sangkut gay!….hahaha…what a bad day!….

    kepada wonkito!….go ahead! take your ambalat!….I don’t give a shit! who need it anyway!…hahah…

    and to wonkito….by da way….da ya have any idea where’s ambalat is located?…

    tau di mana tuh lokasinya ambalat!…jangan cuman ngaku2 aja!….hahahaha…

    ….

  45. jimmy wrote on 11. March 2005 at 7:28 am o'clock                  

    dan kepada “Pendekar Sakti”….apa loe pikir, kita lagi jaman Majapahit yah!….pakai sakti2 segala!…..

    Yuppp…she’s a bitch!…..anda semua mau!…ntar saya kirimkan….I’m promised you…satisfied is guaranteed based on my own experienced…..hahaha…

  46. hellboy wrote on 11. March 2005 at 11:02 am o'clock                  

    Saya pun org Malaysia. Saya baru saja nampak tantang perkara ini dalam carian saya di laman web.

    Saya cuma ingin ajukan beberapa soalan untuk setiap warga Malaysia dan Indonesia supaya berfikir.

    1. Kenapa perlu Ganyang Malaysia? Adakah kita lupa kita ini dari rumpun yang sama? Melayu… Melayu yang pernah menjadikan bahasanya sebagai bahasa dunia. Sepatutnya kita berbincang. Adakah kita ingin menjadi seperti saudara2 kita di Arab? Bergaduh sesama Arab? Nampak bodoh sekali kerana membenarkan kuasa asing masuk untuk membunuh rumpun sendiri.

    2. Saya tidak berani mengesahkan tentang kejadian Ambalat. Tetapi kita perlu ingat, pencerobohan memang akan menyebabkan keadaan lebih tegang namun adakah berbaloi jika kempen anda akan menyelesaikan masalah? Saya rasa tidak!!!

    3. Kenapa media RI cuba mengeruhkan lagi keadaan? Adakah ini peranan kerajaan RI untuk mengalihkan perasaan rakyat RI terhadap masalah dalaman RI? Fikirkan. Kejadian yang sama telah dilakukan oleh Sukarno dulu…

    Sekian.

    Tak guna bergaduh sesama rumpun

  47. Puncak Abadi Para Dewa wrote on 11. March 2005 at 12:43 pm o'clock                  

    Peace Rakyat Indonesia - Peace Rakyat Malaysia

    PERANG DIGITAL YANG TAK TERELAKKAN
    Akhirnya hal yang tidak diinginkan terjadi juga, saling ganyang mengganyang situs antara Indonesia dengan Malaysia pun semakin memanas. Berita² dikoran, televisi maupun internet news pun ramai mengungkap kasus terse…

  48. Pembaca setia wrote on 12. March 2005 at 7:03 am o'clock                  

    SBY : semangatnya rakyatku …. :p

  49. tioooooo himself wrote on 12. March 2005 at 2:38 pm o'clock                  

    #45 (jimmy) ditunggu kiriman siti nurhalizanya di email gua tuh di atas
    #46 untuk pendapat nomer 1 saya setuju , nomer 2nya saya gak begitu ngerti apaan yang ditulis, nomer 3nya media RI mengeruhkan keadaan tuh seperti apa pak cik? karena saya sendiri gak tau media malaysia seperti apa menulis ambalat ini. mungkin anda berdua bisa memberi saya link media media malaysia untuk dibaca.
    btw anda berdua bisa sampe ke situs ini bagaimana ceritanya :)

  50. fazyan, INA Hero wrote on 12. March 2005 at 2:50 pm o'clock                  

    kok kayak anak kecil, senengnya rebutan. udah jelas-jelas milik Indonesia kok !!!

  51. Jimmy wrote on 13. March 2005 at 12:25 pm o'clock                  

    kasihan deh loe tio!…gini saya tranlate kan yah!…#2 dia itu ngga begitu pasti soal pencerohan di ambalat, artinya siapa yang ceroboh siapa!..katanya sikap terlalu emosi warga dan media Indonesia hanya akan menyukarkan lagi situasi…#3 katanya lagi…dia ingin tahu, kenapa media2 di RI terlalu emosi, apakah mungkin kerana desakan dari pemerintah, agar rakyat bisa melupakan sebentar permasalahan dalaman RI….

    yah!…gitu lah….kalo salah dimaafkan yah!…saya juga dalam proses pembelajaran nih, ngomong bahsa Indonesia….

    buat tio…..sebenernya media di Malaysia…dikit sekali yah memberikan kabaran permasalahan di Ambalat ini….cuma di koran2 aja…dan bisa dikatakan tiada berita yang disiarkan di TV….kesimpulannya…it’s not a big deal!…permasalahan biasa gitu…

    berbeda dengan Koran2 dan TV di Indonesia…saya tinggal di selatan Malaysia yah! (perbatasan ama singapore) terus bisa dapat yah TV Indonesia (RCTV, SCTV, MetroTV)…saya liat meraka amat emosi…membakar hati rakyat…contohnya menyiarkan kata ucapan President Sukarno, sewaktu konfrantasi dulu….bagi saya ini adalah amat tidak wajar…

    jika saudara2 di Indonesia ingin melihat laporan koran di Malaysia…mungkin bisa klik…browse aja di Berita Harian, Utusan Malaysia OnLine, Harian Metro….atau mungkin type aja “bernama”….

  52. Bi[G] wrote on 14. March 2005 at 1:18 pm o'clock                  

    hehehhehehe..
    jadi ribut kan sebenernya karena yg “merasa” direbut wilayahnya ada di indonesia..
    jadi malaysia tenang2x aja..
    coba aja kasusnya laen.. wilayah yg direbut ada di wilayah malaysia..
    pasti pada ribut.. kita sih tenang2x aja.. :D

  53. kuclux wrote on 14. March 2005 at 11:59 pm o'clock                  

    orang pada nggak ngeliat yah. si jimmy ni bukan orang malaysia. liat aja bahsanya lancar banget nggak kaya orang malaysia yang nggak karuan tata bahasanya. kelian-kelian ni cuma dikerjain sama jimy gideon tu….
    tapi ada satu slogan yang aku suka banget tuh.
    “GANYANG MALAYSIA SELAMATKAN SITI NURHALIZA BUAT SAYA!”

  54. Jimmy wrote on 15. March 2005 at 10:55 am o'clock                  

    KEPADA SAUDARA “kuclux”….SAYA ADALAH WARGA MALAYSIA…CUMA SAYA PERNAH TINGGAL DAN BERTUGAS DI JAKARTA SELAMA 5 THN…..OELH KERANA ITU BAHASA NYA LANCAR…BUKAN HANYA BAHSA INDONESIA SAYA AJA YANG LANCAR…MALAH SAYA PINTER NGOMONG “BAHASA GAUL” ELO SEMUA!….

    CUMAN APA YANG INGIN SAYA KABARKAN DISINI..PEPERANGAN GAK AKAN BAKAL TERJADI….

  55. k4k4 wrote on 15. March 2005 at 2:34 pm o'clock                  

    jangan mau di bodohi ma jimmy gideon. dah tau die pelawak ga usah didengerin. trus jimm, ngelawak terus ntar loe gw mainin ma mandra end omas. okhe . hidup pelawak

  56. Pria tertantang wrote on 15. March 2005 at 9:05 pm o'clock                  

    hmm….mungkin kita2 harap maklum dgn ucapan jimmy, karna kita tau sendiri malaysia akan mengalami kemelaratan panjang dgn abisnya cadangan minyak…dgn alasan itu malaysia ingin mencaplok tahap demi tahap pulau2 yg kaya minyak even itu ada diindonesia. apa ga cukup puas dgn ligitan dan sipadan yg dah direbut..?? inilah contoh murid pembangkang dgn gurunya…yg hanya minta belas kasih dgn induknya (england bitch) jika terjadi kekalahan….:P

    Kepada Sdr. “Jimmy asshole” inga2x….kita semua akan tetap pertahankan NKRI dan siap “ganyang malaysia”….:D

  57. Jimmy wrote on 16. March 2005 at 9:19 am o'clock                  

    Saya mau share story nih tentang long weekend saya kemaren. Gilat Jakarta plus sole agent kita, dengan jumlah karyawan total “cuma” 10 orang plus ditambah yang sudah berkeluarga dan mempunyai anak total jadi 35 orang, mendapatkan jatah liburan tahunan yang ditarik maju waktunya, biasanya di bulan Desember. Tahun ini diputuskan pergi ke Malaysia selama 3 hari 2 malem.

    Awalnya, semua berfikir, ada apa sih memangnya di Kuala Lumpur? Sepertinya tidak berbeda jauh dengan Jakarta dan orang-orangnya pun Melayu juga. Tapi akhirnya kita jadi juga pergi kesana setelah tujuan Singapura kalah divoting.

    Karena long weekend dan keputusan kesana rada mendadak, kita sempet
    terancam batal pergi karena all flights are fully booked ! (Walau orang bilang, bangsa kita lagi krisis dan miskin, kok bisa semua flights keluar negeri penuh begini yak?)

    Rabu sore kita baru mendapatkan kabar gembira, sedikit, karena bisa terbang dengan Merpati ke KL…(hhhmmm….sempat ragu juga: kok Merpati sih? apa Bisa dia nggak ingkar janji dan mendarat mulus….tipe pesawatnya apa yah? Sudah jet apa masih pakai baling-baling? dan segudang pertanyaan lain…)
    Tapi…Bismillah aja deh…Ternyata oke juga…pakai Boeing 737 kok!

    Begitu mendarat, kita semua serombongan langsung dibikin kagum dengan arsitektur airport barunya Malaysia, canggih banget ! Ada city train tanpa masinis yang menghubungkan antar terminal check in dan jalur pelepasan? ini bahasa dia untuk masuk boarding area, airportnya besar sekali, semua serba computerize dan bersih banget. Airportnya sendiri terdiri dari 5 lantai, jadi langsung sedih, kenapa bangsa kita tidak mampu membuat yang sama ?

    Karena kita tiba jam 7 malam, setelah dinner kita langsung check in ke hotel. Letak antara airport dan KL kira-270 KM ditempuh dalam waktu 1 jam melewati jalan tol (disini juga unik, selama di tol, kita melihat ada sepeda motor…lho kok?? iya, ternyata disana motorsikel boleh masuk tol dan nggak bayar!!)

    Hari pertama tour, kita ke Genting Island sebelumnya mampir dulu di Gua Gelap. Gua Gelap ini adalah bukit kapur yang berada ditengah kota dan ada 247 anak tangga menuju kuil tempat sembahyang orang India disana. Ada dua kali perayaan dalam setahun, mungkin semacam Galungan Kuningan di Bali, dimana seluruh umat Hindu India menuju tempat ini. Uniknya tempat ini, bersih banget, jadi berbeda dengan Borobudur yang kotor atau candi-candi kita lainnya yang nggak terawat padahal sama-sama jadi tempat sembahyang dan juga dijadikan kunjungan wisata. Guanya sendiri terletak didalam batu kapur itu, jadi unik karena jadi teringat Grand Canyon yang di Ciamis itu.

    Ada stalaktit dan stalaknitnya juga, main lobi berada di perut bukit batu karang itu, menurut guidenya: ini batu malin kundang versi Malaysia, karena bentuk batunya emang telungkup seperti yang di Padang dan berada ditengah kota, satu-satunya lagi. Gua-nya sendiri ditutup untuk umum, hanya orang yang agamanya Hindu aja yang bisa masuk dan cara masuknya pun harus merangkak karena posisinya yang rendah banget.

    Capai naik bukit, kita menuju ke Genting Highland (Genting itu nama
    company) yang dimiliki sama orang terkaya nomor satu di Malaysia (saya lupa namanya, saat ini berusia 82 tahun). Dia orang Cina yang datang ke Malaysia saat berumur 13 tahun, waktu itu dia masih miskin banget. Tempatnya persis kaya Puncak, cuma ini lebih terjal dan lebih tinggi, 1300 m dpl jadi lebih dingin dan kabut lebih tebal juga.
    Kondisi jalan tentu saja berbeda, disini tidak ada traffic sama sekali karena jalan dibuat searah. Bukit ini disewa sama Genting selama 99 tahun kepada pemerintah dan tiap tahun pemerintah menarik pajaknya saja. Tidak seluruh penghasilan masuk kantong yang punya, tapi disumbangkan 10% untuk kesejahteraan orang jompo dan miskin (mulianya!), 10% untuk olahraga nasional semacam bulutangkisnya. Setiap tahun Genting meraih
    keuntungan kira-kira 5 billion RM.

    Sebenarnya di dalem Genting ini isinya ada banyak hal, seperti resort, hotel,
    semacam Disneyland dengan bayaran 38 RM untuk all entries dan yang paling banyak diserbu orang: casinonya! Walaupun judi dilarang keras di negara ini, mereka memperbolehkan warga asing berjudi disana.
    Khusus untuk melayu muslim, tidak boleh masuk sama sekali sementara warga non muslim bisa masuk tapi harus deposit 200 RM. So karena kita berkulit dan berbahasa hampir sama dengan pribuminya, untuk masuk kita harus menunjukkan passport, dan ketika memasukinya, serasa berada di Las Vegas.

    Disini juga kita bisa mendapatkan flight certificate karena bisa mengikuti terjun (persisnya melayang diudara dengan tekanan angin
    berkekuatan 193km/hr dari bawah) huebaaattt….bisa bergaya kaya Spiderman dan Superman atthe same time! Ini belum ada dimana-mana, kecuali Disneyland aslinya disana, harga tiketnya 35 RM dan tidak termasuk dalam tiket terusan tadi.

    Hari terakhir kita city tour ke Menara Kuala Lumpur dan Menara Petronas. Menara KL ini hampir sama dengan Monas, cuma jauh lebih tinggi: 421 M tapi bisa ditempuh dalam waktu cuma 58 detik percisely! Bisa liat diorama kota dari atas, bedanya disini ada panduan lewat personal audio dari tiap window, total ada 11 bagian yang punya cerita dan view sendiri-sendiri. Turunnya lebih cepet 6 detik dari naiknya lho!

    Menara Petronas berlantai 88, satu menara dimiliki sama Petronas sendiri sebagai kantor pusat mereka dan satunya lagi di sewain ke private company.

    Hebatnya lagi, gedung perkantoran ini juga dijadikan tempat wisata dan bisa mendatangkan devisa, saya bener-benear berada di jembatan penghubungnya itu lho, serasa maen Entrapment bareng Catherine Zeta-Jones.

    Makanannya juga tidak berbeda jauh dengan makanan di Jakarta, ada juga rendang padang disana dan nasi lemak (ini sejenis nasi uduk) dan enak banget. Uniknya, kalau kita memesan teh atau kopi disana, sudah pasti mengandung susu kental, yang teh namanya teh tarik, ini terkenal banget dan rasanya disemua toko atau cafe hampir dipastikan bisa sama.

    Karena kotanya bersih, tidak ada debu sama sekali (well, at least dimata saya!) jadi banyak tempat cafe dipinggir jalan kayak di film-film eropa gitu, buat kongkow dan sekedar minum teh atau kopi, disetiap pojok jalan diseluruh kota. Supaya orang tidak kepanasan, dipasang kipas angin besar dan dihembus air. Ide sederhana tapi cukup berhasil karena jadi sejuk.

    Tidak akan ditemui polisi berdiri di jalanan, karena traffic light sudah computerised dan menggunakan camera tersembunyi, sedikit saja anda melalui garis batas berhenti di lampu merah, paling lama tiga bulan kemudian akan ada surat cinta dari polda malaysia plus photo gambar mobil kita plus pelanggarannya, bayarlah denda RM 2,000…top kan?

    Kapan ya? Jakarta jadi seteratur dan setertib ini, umur negaranya lebih muda, merdeka 31 Agustus 1957 tapi kok jadi lebih maju dari kita yaa?

    Tiba saatnya buat pulang deh, Merpati kembali ingkar janji, harusnya jam 8 dan baru terbang ninggalin sarang jam 9:15 !

    PENULIS ARTIKEL DI ATAS SERING BERTANYA KEPADA DIRiNYA SENDIRI “KAPAN YAH! BANGSA INDONESIA AKAN JADI BEGINI” “KENAPA YAH NEGARA INDONESIA NGGA BISA JADI BEGINI”…

    WELL! I THINK THE QUESTION IS FOR YOU (INDONESIAN)….KAPAN??KAPAN??… AYOO!..KAPAN?

    ORANG2 INDONESIA ITU TERLALU BERBANGGA/BERMEGAH DENGAN BANGSA BESARNYA-TERLALU BERBANGGA/BERMEGAH DENGAN CARA KEMERDEKAAN NYA! MEMPERKECIL-KECILKAN MALAYSIA (MERDEKA HASIL PEMBERIAN, MENGEMIS UNTUK KEMERDEKAAN)….SEHINGGA KALIAN LUPA…PEPATAH INI!..

    “IT’S NOT HOW YOU BEGIN!…BUT HOW IT IS END”

  58. Jimmy wrote on 16. March 2005 at 9:25 am o'clock                  

    COBA ANDA BACA ARTIKEL DI BAWAH INI.

    Kami Merasa di Kampung Sendiri”

    Kompas/m nasir

    BANYAK tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia sudah tak merasa tinggal di negeri orang. Ungkapan perasaan “seperti di kampung sendiri”-seperti dikatakan Munir, TKI yang kini bekerja sebagai sopir taksi-membuat para TKI bertingkah laku semaunya, seperti di kampung sendiri.
    Ketika berada di samping Gedung Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur sekitar 45 menit bulan Mei lalu, Kompas menyaksikan perkelahian antar-TKI. Perkelahian itu berhenti setelah datang seorang petugas keamanan berpakaian preman. Petugas itu langsung menodongkan senjata api ke arah dua pria Indonesia yang berkelahi.

    Saat mereka saling adu banting di bawah pohon, teman-temannya mencoba melerai, tetapi kedua pria itu tak menggubris. Perkelahian bahkan semakin seru, sehingga telepon genggam salah seorang pelaku terlempar dan tidak ditemukan lagi.

    Sebagai gambaran, telepon genggam bagi TKI Malaysia bukan barang mewah. Barang yang dimiliki orang tertentu di Indonesia itu dimiliki TKI, bagaikan mainan anak-anak. TKI Malaysia umumnya menenteng telepon genggam untuk hubungan antarkawan, antarrelasi, dan kadang-kadang untuk menerima panggilan dari majikan. Pernah persoalan telepon genggam memicu perkelahian massal antaretnis TKI di Malaysia.

    Sebelumnya, dua kelompok etnis Indonesia yang bekerja di Malaysia terlibat tawuran di Taman Mawar, Salak Tinggi, dekat Sepang, sehingga mene-waskan tiga orang rekannya. Persoalannya sangat sepele, yakni main tebak-tebakan di rumah kontrakan saat waktu senggang.

    Serangkaian keonaran yang dilakukan TKI membuat Inspektur Jenderal Polisi Malaysia terpaksa mengeluarkan peringatan keras terhadap pekerja asing agar selalu mematuhi hukum setempat. Operasi besar-besaran terhadap TKI pun dilakukan.

    KEBERADAAN TKI di Malaysia memang tampak paling “terserap” ke dalam kesatuan bangsa Melayu (Malaysia). Jumlah TKI yang pasti semakin tidak diketahui jelas, mengingat raut muka dan warna kulit tidak jauh berbeda dari penduduk asli. Untuk mengetahui apakah orang itu Indonesia atau bukan, polisi perlu memeriksa identitas orang yang bersangkutan.

    Ini berbeda dengan pendatang dari negeri Cina dan India atau Pakistan, di mana keberadaan mereka secara fisik berbeda dengan pribumi Malaysia. Tanpa memeriksa kartu identitas mereka bisa diketahui dari Cina, India, atau Pakistan. Itu sebabnya, keberadaan orang Indonesia di Malaysia sulit dipantau.

    Para pekerja dari Indonesia banyak yang merasa punya hak yang sama dengan pribumi Malaysia, meskipun pemerintah Malaysia membatasi pekerjaan orang asing, termasuk Indonesia. Dengan kesamaan fisik dan warna kulit serta kemiripan bahasa, dalam hal pekerjaan banyak yang melakukan penyimpangan dari ketentuan yang ditetapkan pemerintah Malaysia.

    Misalnya saja, TKI-terutama yang berasal dari Medan, banyak yang bekerja di luar sektor yang ditetapkan pemerintah Malaysia, yaitu perkebunan, konstruksi, kilang, dan pembantu rumah tangga. Mereka lebih memilih berjualan makanan, menjual pakaian secara kredit, dan menjadi tukang sol sepatu.

    Maka dari itu, hampir semua sektor lapangan kerja di Malaysia sekarang dimasuki putra-putri Indonesia, dengan cara legal maupun tidak. Jika Anda punya kesempatan berkunjung ke Malaysia, jangan khawatir untuk tidak bisa menemui orang-orang Indonesia.

    Orang kita, khususnya TKI, sekarang tersebar di seluruh pelosok Malaysia. Mereka bekerja di ladang-ladang perkebunan, tempat hiburan, penyapu jalan, bahkan penjaga toilet pusat perbelanjaan terbesar di Kuala Lumpur pun orang Indonesia.

    Pertama memang ada kesulitan untuk membedakan mana orang Indonesia dan yang mana orang Malaysia, karena kedua bangsa yang sama-sama orang Melayu ini tidak mempunyai banyak perbedaan, baik warna kulit maupun bentuk tubuhnya. Akan tetapi, setelah lama tinggal di Malaysia, kita akan bisa membedakan.

    “Orang Malaysia itu kulitnya agak halus. Orangnya manja dan tidak mungkin mau bekerja di tempat kasar seperti di bangunan dan penyapu jalan,” kata Munir yang sudah menetap lama di Kuala Lumpur. Munir lebih suka menyebut “malas” untuk orang Malaysia. Kata “malas” dipelesetkan dari “Malays”.

    “Saya jengkel disebut orang ‘Indon’ (maksudnya orang Indonesia-Red). Saya balas mereka dengan panggilan orang ‘malas’. Memang malas sih,” kata Munir.

    Di Malaysia, pribumi tidak perlu memegang pekerjaan kasar. Lowongan kerja di kantor selalu ada dan siap menerima mereka kapan saja, tanpa harus membayar suap-dengan dalih apa pun. Apalagi mereka yang berpendidikan dan punya keterampilan, pekerjaan selalu menanti.

    Karena itu dari segi pekerjaan bisa dijadikan alat pembeda, mana orang Malaysia dan mana tenaga kerja asing. Kompas yang menelusuri semenanjung Malaysia, dan singgah di tempat-tempat pekerjaan kasar, selalu mendapati TKI yang sedang bekerja.

    TKI sangat mudah dicari. Kalau ada proyek bangunan-apalagi bangunan bertingkat-mampirlah, di antara pekerja itu dapat dipastikan ada orang Indonesia. Bahkan kadang-kadang seluruhnya adalah TKI.

    Lalu, kalau ada perkebunan kelapa sawit, di berbagai negeri bagian Malaysia, masuk saja jika ingin bertemu dengan TKI. Di situ pasti ada TKI bekerja. Akan tetapi, jangan kaget, mereka itu bekerja di hutan kelapa sawit. Tugasnya, memotong buah kelapa sawit yang masih menempel di pohon.

    “Pekerjaan ini dirasakan paling berat. Dengan galah yang pada ujungnya diikatkan arit, segerombolan buah kelapa sawit yang berwarna kemerah-merahan itu dipotong. Karena pekerjaan ini berat, maka diserahkan kepada TKI,” kata Sumardi, asal Banyuwangi, Jawa Timur.

    Bagitu pula, kalau sedang berjalan-jalan di jantung kota Kuala Lumpur, ada penyapu jalan, baik pria maupun wanita, mereka itu sebagian adalah TKI. Mereka umumnya berseragam penyapu. Upah mereka lebih besar dibanding gaji pengawai negeri di Indonesia.

    “Gaji saya 700 ringgit perbulan. Kalau dirupiahkan paling sedikit Rp 1,5 juta juta lah,” kata Sofiah (36), asal Jombang, Jawa Timur, yang ditemui Kompas ketika tengah menyapu jalan di taman di kawasan Jl Bintang, Kuala Lumpur.

    Setelah menyusuri jalan-jalan yang terdapat penyapu jalan asal Indonesia, Kompas masuk ke pusat perbelanjaan Sungai Wang. Di sana ada sejumlah wanita mengepel lantai yang mengobrol satu sama lain dalam bahasa Jawa. Ketika ditanya, mereka segera menjawab, “Saya orang Indonesia.”

    Ketika masuk ke toilet, ada wanita yang menjaga kotak uang pinggir pintu masuk. Kompas bertanya dalam bahasa Indonesia, ia menjawabnya dengan bahasa yang sama. Dia punya tekanan suara agak berat dan medhok. “Saya dari Tuban (Jawa Timur), Pak,” katanya.

    “Betah kerja di sini?” tanya Kompas. “Betah Pak. Enak. Dingin. Gajinya lumayan 600 ringgit per bulan,” katanya. “Ada ekon-nya,” tutur wanita itu. Yang dimaksud ekon adalah pengatur udara (air conditioner). Orang-orang yang keluar masuk toilet pun tampaknya tidak memperhatikan apakah wanita penjaga toilet itu orang Indonesia atau bukan.

    Ketika turun dari Plaza Sungai Wang, dan masuk kedai pinggir jalan, pelayannya langsung senyum-senyum, karena tahu yang pesan makanan orang Indonesia. Pelayan-pelayan kedai itu ternyata juga berasal dari Tuban, Jawa Timur.

    Pada waktu malam Kompas mencoba masuk ke kelab malam, baik di Kuala Lumpur maupun di Pulau Penang, ternyata di sana yang ikut berjoget ria dengan iringan lagu India adalah putri-putri Indonesia. Mereka tampak bersemangat ketika pada satu putaran lagu berisi dangdut. Bahkan di antara mereka ada yang menirukan lagu berbahasa Indonesia itu.

    Mereka yang keluyuran di kelab malam itu umumnya untuk membebaskan diri dari kungkungan majikan. Terjauh dari tempat kerja dan kemudian bergabung dengan kenalannya di kelab malam. Ada sebagian yang mencurigai wanita-wanita asal Indonesia yang sering main ke kelab malam itu adalah mereka yang bekerja di pabrik-pabrik. Ketika libur, mereka pergi ke kota dan iseng masuk kelab malam.

    Yanti (25), misalnya, mengaku bekerja di pabrik elektronik di luar Kota Kuala Lumpur. Bersama kawan-kawannya, ia sering ke kota mencari hiburan. “Kalau di pabrik terus, tidak kuat. Daripada menanggung stres, lebih baik main-main ke kota,” kata Yanti asal Tulungagung.

    Memang Yanti mengaku, ada yang mengira wanita yang sering ke kelab malam seperti dirinya “gampang dibawa” oleh laki-laki iseng. “Itu tuduhan orang. Yang penting saya tidak begitu. Memang ada orang lain yang begitu,” kata Yanti yang mengaku tinggal di asrama.

    Ketika Kompas berjalan-jalan lewat emper toko sekitar Chow Kit, di sana ada beberapa tukang sol sepatu. Mereka itu umumnya juga orang-orang Indonesia. “Itu pekerjaan anak-anak Medan. Mereka tidak mau bekerja di bangunan di sini. Mereka maunya kerja yang ringan-ringan seperti itu. Padahal orang Indonesia di sini dilarang memasuki lapangan kerja semacam itu,” kata Khairudin Harahap, Direktur Indonesian Sosiology Reseach.

    Pekerjaan orang Sumatera di Malaysia lain daripada yang lain. Mereka lebih suka membuka usaha seperti warung, restoran, dan berjualan pakaian keluar masuk kebun kelapa sawit. “Mereka tidak mau kerja kasar seperti anak-anak Jawa,” kata Khairudin lagi.

    Seperti yang dijalani Mawardi Nasution, anak Medan yang sudah 20 tahun merantau ke Malaysia, selama ini ia lebih menyukai berjualan pakaian keluar masuk kebun sawit. Mereka sengaja menawarkan pakaian dan barang kebutuhan lainnya kepada para TKI yang tinggal di tengah-tengah perkebunan sawit yang tidak memungkinkan mereka pergi ke kota dalam waktu setengah hari.

    “Saya di sini menekuni pekerjaan seperti yang dilakukan anak-anak Medan di Jakarta. Pakaian saya ini saya jual kepada TKI dengan sistem angsuran. Jadi tiap tanggal gajian saya mesti masuk kebun ini,” kata Nasution yang ditemui Kompas ketika berjualan di kebun sawit Golden Hope, di kawasan Teluk Panglima Garang, Selangor, sekitar 60 kilometer dari Kuala Lumpur.

    Untuk menjual barang dagangan ke hutan kebun sawit, pria yang tinggal di kawasan Gombak, Kuala Lumpur, itu harus tahu bagaimana mendekati petugas keamanan di perkebunan-perkebunan. Misalnya saja, ketika dilarang masuk, ia segera memberi alasan untuk menagih utang dan tangannya sudah menggenggam uang untuk menyuap petugas keamanan itu. “Kalau tidak diberi uang, kita tidak bisa masuk. Paling tidak 10 ringgit harus keluar untuk bagian keamanan,” kata Nasution yang sudah mengenal seluk-beluk perkebunan.

    Memang di Malaysia, soal sogok (rasuah) sangat ketat. “Tetapi, masih ada orang yang mau menerima suap,” katanya.

    Mengapa kebun sawit sulit ditembus orang luar? Katanya di sana banyak pekerja yang tidak resmi yang dilindungi. Mereka banyak mempekerjakan pendatang haram (masuk Malaysia secara tidak legal). Mempekerjakan pendatang ilegal lebih ekonomis dibanding yang legal. Kalau menggunakan tenaga legal, perusahaan dikenai membayar cukai 360 ringgit dan uang jaminan 250 ringgit per orang dalam setahun.

    “Makanya, mereka takut ma-salah ini terungkap. Tetapi kawasan hutan itu dilindungi, banyak mempekerjakan tenaga pendatang haram, sehingga mereka aman,” kata sumber Kompas yang tak bersedia disebutkan namanya.

    ***
    PENGUSAHA perkebunan maupun TKI ilegal sama-sama punya taktik untuk menghindar dari ketentuan yang memberatkan diri mereka. Pengalaman sudah cukup banyak untuk itu. TKI pendatang haram atau TKI legal yang sudah tak punya paspor dan surat lainnya-karena kabur dari rumah majikan, misalnya-selalu lari dan menyelinap kalau ada petugas yang merazia surat identitas diri maupun surat keimigrasian.

    Mereka berani meninggalkan surat-surat keimigrasian begitu saja di tempat majikan tanpa takut ditangkap. Mereka sudah tahu caranya, setelah diberitahu kawan-kawannya yang berpengalaman. “Bekerja dulu. Setelah punya uang, pelan-pelan mengurus surat identitas diri, dan surat-surat keimigrasian. Pokoknya bisa,” kata seorang tenaga kerja wanita asal Indonesia yang berani meninggalkan semua surat penting di rumah majikan.

    Bagi TKI yang masa izin tinggalnya habis juga tidak perlu repot-repot pulang ke Indonesia. Mereka cukup pergi ke Singapura, dengan bus. “Keluar Singapura, lalu jalan-jalan sebentar, setelah itu kembali masuk Malaysia. Begitu masuk Ma-laysia, paspor sudah distempel dan izin tinggalnya secara otomatis menjadi panjang lagi,” kata Santoso (40), asal Sampang, Madura.

    Penguasaan terhadap situasi, trik-trik yang memadai, serta keuletan tampaknya menjadi kunci untuk bisa bertahan hidup di negeri orang

    …”NAH! SEKARANG SIAPA YANG JADI PENGEMIS”….

  59. tioooooo himself wrote on 16. March 2005 at 11:36 am o'clock                  

    jimmy tulisan lu di nomer #57 dan #58 itu bagusnya jangan di copy paste disini, kasih aja URI nya … OK jim ?

  60. wayan wrote on 16. March 2005 at 2:00 pm o'clock                  

    Saudara Jimmy , #58. Bangsa Indonesia memang membangga banggakan kemerdekaan yang direbutnya, sama hal-nya dengan anda sebagai orang malaysia membangga banggakan ke-’sorgaan’ fasilitas dan kemudahan yang Genting HL,KL,Disneyland etc etc anda punya di Malaysia dan orang Malaysia memperkecil-kecilkan Indonesia karena kemiskinan dan ketertinggalan kami. Anda membanggakan ke-’sorgaan’- negeri anda, kami membangga-kan apa yang patut kami banggakan yaitu ‘kemerdekaan hasil perjuangan kami’, kami memang tidak makmur, tidak punya fasilitas seperti negara anda punya, tetapi kami tetap punya harga diri.Dengan segala kemakmuran dan fasilitas yang Malaysia miliki semoga anda/mereka tidak menjadi takabur, dengan segala kekurangan yang Indonesia miliki semoga kami kami tidak menjadi rendah diri, itulah doa saya.

    Jangan juga lupa, ‘If there is no beginning, there is no end’

    Bersilat lidah ( yang diinterpretasikan lewat ketikan jari jari anda dan saya di keyboard ), memang mudah. Kami tidak merasa diri benar, anda pun belum tentu benar. Tuhan maha benar.

  61. Jimmy wrote on 17. March 2005 at 9:08 am o'clock                  

    Saya bukan mempekecil-kecil kan RI, malah saya salute dengan rakyat RI, kerana saya sendiri punya pertalian keluarga dengan RI, saya orang Minang (Minagkabau , Negeri Sembilan, Malaysia)…leluhur saya berasal dari SUMBAR…dan masih punya banyak keluarga disana….

    Saya salute dengan semangat juang warga RI, saya salute dengan perjuangan leluhur saya “Imam Bonjhol” dan “Harimau nan Serapan”….

    Apa yang saya sedihkan iya lah sikap Media RI yang membakar semangat/sentimen warga RI agar membenci Malaysia…baru2 ini soal TKI,sekarang soal Ambalat….

    Coba anda pikirkan apakah wajar menyiarkan kembali ucapan President Sukarno…sewaktu Konfrantasi….mengadakan demo, membakar bendera dan malah menyediakan pos2 pendaftran relawan untuk “Ganyang Malaysia….

    dan saya bukan membangga-banggakan pencapaian Malaysia…saya sadar kemajuan, pembangunan Malaysia sekarang gak bisa terjadi, kalo bukan bantuan para pekerja asing (TKI khasnya)…kerana kalo mengharapkan warga Malaysia sendiri untuk berkerja di bidang pembinaan, perladangan adalh mustahil…..

  62. Jimmy wrote on 17. March 2005 at 9:17 am o'clock                  

    COBA ANDA BACA ARTIKEL SEJARAH KEDATANGAN ORANG2 MINANG KE NAGARI SEMBILAN (MALAYSIA)…MAKANYA KERANA ITU KITA DIBILANG SERUMPUN…PUNYA PERTALIAN DARAH DAN SEJARAH….

    Masyarakat Melayu di Negeri Sembilan memang terkenal dengan panggilan orang Minang. Hal ini disebabkan kebanyakannya berasal daripada keturunan orang-orang Minangkabau yang terdapat di Wilayah Minangkabau, Sumatera.

    Minangkabau ialah nama bagi sesebuah negeri, orang-orangnya dan juga bahasanya. Tetapi biasanya istilah yang digunakan untuk orang-orang Minangkabau ialah orang Minang.

    Masyarakat Minangkabau memang terkenal dengan cara hidup dan adat istiadat yang unik sekali. Dalam amalan Adat Minangkabau ini, harta pusaka, gelaran dan nama suku diturunkan menurut salasilah keturunan di sebelah ibu.

    Masyarakat Minangkabau bersifat peramah dan bijak dalam berbicara terutamanya pada upacara-upacara adat yang dilakukan. Mereka menyampaikan sesuatu hal atau hajat secara halus dan cara kiasan, sehingga dalam menerimanya harus pula dengan perasaan yang halus.

    Atap rumah dan tutup kepala wanita Minang mempunyai bentuk mirip tanduk kerbau. Menurut kisah lalu bentuk-bentuk ini dapat ditafsirkan oleh kerana eratnya hubungan dengan nama Minangkabau yang dapat disama erti dengan ‘menang kerbau’.

    Masyarakat Minangkabau ialah pemeluk agama Islam yang taat dan pemegang adat yang kuat. Hal-hal agama dan adat terpadu secara serasi di dalam cara kehidupan masyarakat seharian dan dijunjung tinggi oleh mereka.

    Rombongan orang-orang Minangkabau yang ke Rembau ialah Datuk Lelo Balang, datang dengan pengiringnya dan orang-orang dari Batu Hampar dan Mungkal. Mereka datang ke Rembau, Negeri Sembilan dari Kampung Tigo Nenek. Kemudian satu rombongan orang-orang Minangkabau datang dari Kampung Sari Lemak yang diketuai oleh Datuk Puteh. Datuk Puteh terkenal sebagai seorang pawang, dukun, bomoh atau ahli kebatinan telah memberikan nama kepada tempat bertakhtanya Yang di-Pertuan Besar Negeri Sembilan. Nama asal Seri Menanti adalah diambil daripada Padi Menanti. Pertukaran nama dari Padi Menanti ke Seri Menanti adalah disebabkan perkataan Padi dalam bahasa Jawa bererti Seri.

    Begitulah asal mula perkembangan gelombang kedatangan orang-orang Minangkabau ke Negeri Sembilan.

    SEJARAH

    Antara abad ke-15 dan 16, Negeri Sembilan telah diduduki masyarakat Minangkabau dari Sumatera Barat yang telah berhijrah ke rantau tersebut di zaman Keagungan Kesultanan Melayu di Melaka.
    Masyarakat Minangkabau telah membawa bersama mereka khazanah warisan kebudayaan yang kaya yang hingga kini masih diabadikan dan diamalkan sebagai Adat Perpatih yang sudah tidak asing lagi yang merangkumi adat-istiadat perkahwinan dan pentadbiran kepusakaan yang begitu unik di Negeri Sembilan.
    Dalam sejarah awal Negeri Sembilan, negeri ini tidak pernah wujud sebagai negeri yang bersatu, malah sebaliknya terbentuk daripada persekutuan yang longgar bagi 9 buah kawasan yang muncul di lembah-lembah terasing rantau tersebut.
    Hanya pada tahun 1773 sahajalah iaitu tatkala Raja Melewar menjadi Yam Tuan, kawasan Sungai Ujong, Rembau, Johol,Jelebu, Naning, Segamat, Ulu Pahang, Jelai dan Kelang telah dirangkumkan di bawah pemerintahan baginda.
    Sejarah Negeri Sembilan moden bermula dengan penjajahan British di daerah-daerah sungai Ujong, Rembau dan Jelebu. Di Sungai Ujong , orang-orang British telah campur tangan dalam pertentangan antara Dato` Kelana dan Dato` Bandar yang telah menjejaskan dagangan bijih timah sepanjang Sungai Linggi. Perjanjian antara British dengan Yam Tuan pada 1885 membawa kepada penubuhan sebuah persekutuan Negeri Sembilan yang mengandungi enam `kawasan adat` iaitu Sri menanti, Sungai Ujong, Jelebu, Johol, Rembau dan Tampin. Tujuh daerah Negeri Sembilan yang ada seperti sekarang.

  63. Tukang Kebun wrote on 18. March 2005 at 7:06 pm o'clock                  

    emang goblok and tambeng…dibilang url-nya aja masih badung aja ini bocah
    kecil ga pernah coli jadinya gini nih

  64. malaysia chicken u know? wrote on 18. March 2005 at 8:15 pm o'clock                  

    Bendera malaysia sudah di bakar, fuck malaysia sudah,student malaysia suda di ancam di gantung , ganyang malaysia sudah , terus rakyat malaysia nya?? HAHAHA TAKUT DIEM AJA!! YOU CHICKEN2 MALAYSIA petok petok petok come here chicken petok petok NDONESIA MAU MAKAN FRIED MALAYSIA CHICKEN . Bubar saja negaramu chicken malaysia!! atau ikut gabung jadi negara Indonesia saja ok ?l daripada kau di jadikan IRAQ oleh INDONESIA , come here chicken petok petok DONT CRY INDONESIA IS BULLY YOU !! HAHA U SHUT THE FUCK UP YOURSELF B4 WE SHUT THE FUCK UP YOU ,CHICKEN ALWAYS BE CHICKEN!!

  65. malaysia chiken forever ! wrote on 18. March 2005 at 8:20 pm o'clock                  

    Bendera malaysia sudah di bakar, fuck malaysia sudah,student malaysia suda di ancam di gantung , ganyang malaysia sudah , terus rakyat& pemerintah malaysia nya?? HAHAHA TAKUT DIEM AJA!! YOU CHICKEN2 MALAYSIA petok petok petok come here chicken petok petok NDONESIA MAU MAKAN FRIED MALAYSIA CHICKEN . Bubar saja negaramu malaysia chicken !! atau ikut gabung jadi negara Indonesia saja ok ?l daripada kau di jadikan IRAQ oleh INDONESIA , come here chicken petok petok DONT CRY ,INDONESIA IS BULLY YOU !! HAHA U SHUT THE FUCK UP YOURSELF B4 WE SHUT THE FUCK UP YOU ,CHICKEN ALWAYS BE CHICKEN!! MALAYSIA CHICKEN

  66. Zex wrote on 18. March 2005 at 8:56 pm o'clock                  

    kalo kelinci(malaysia) masuk zona singa(Indonesia) siapa yg kabur duluan ?? Gitu jg kalo indonesia navy vs malaysia navy siapa yg kabur? Alaaah malaysia mah negara kecil !! ga level ribut2 ama malaysia! TONG KOSONG NYARING BUYNYINYA itulah buat org2 malaysia yg tepat. Makanya govt en rakyatnya diem2 aja walopun bendera di bakar, di injak2 , di swearin ,dll . APAPUN YG INDONESIA MAU !! YAH PASTI DAPETLAH INDONESIA !! JGN TAKUT LAH ! laen halnya sama pulau sipadan ligitan ! pulau itu emang lebih deket ke kita, tapi terlalu byk pulau Indonesia sampai lupa urusin pulau yg satu ini. makanya malaysia uda bangun segala disitu. Well walopun sampe, ini cuma walaupun ,ada court ,yah INDONESIA TETEP MENANG , LIAT JUANDA DEKLARASI JUANDA 57 , lalu buktinya PBB accept it in 59. Malaysia punya apa??? map buatan sendiri tahun 79 .yg itupun di tentang semua Asean. WELL KALO INDONESIA SAID NO COURT!!! THEN THERE WILL BE NO COURT !! THE SUPERPOWER IS THE RULES!. INDONESIA IS THE SUPERPOWER IN SOUTH EAST ASIA! NEVER BE WORRY MY BROTHER. NO such thing the small malaysian can even land in ambalat again.

  67. Proud to be A BIG NATION wrote on 18. March 2005 at 9:14 pm o'clock                  

    Kita harus sangat bangga punya Indonesia!!! Gue waktu skul en kul di luar negeri , kalau org luar denger org Indonesia mereka sgt hormat & sopan kenapa? Mereka liat negara besar , penduduk 4 terpadat di dunia ? mereka segan!!! walaupun apapun persoalan yg terjadi di Indonesia,tetap orang seluruh dunia melihat Indonesia sbg bangsa yg besar !!! Sgt banggalah!! nah gue jg dulu se hostel sama org filipin malaysia singapur taiwan brunei dll . mereka agak menyepelekan org2 dari negara2 ini dan ga hormat semua temen2 gue dr luar ini , mereka denger org Indonesia mereka akan mulai mendegar semua perkataan kita dan anggap kita “ketua” dari sesuatu , WELL WHATEVER TROUBLE GOES TO INDONESIA, EVEN ITS TSUNAMI EARTHQUAKE CORRUPTION OR WHATEVER u can say ?? FOREIGN COUNTRY WILL LOOKS INDONESIA AS A GREAT BIG NATION !!! A RESPECTED PEOPLE & COUNTRY !! THE LEADER OF SOUTH EAST ASIAN !! VERY PROUD TO BE INDONESIAN !!!!

  68. Jimmy wrote on 19. March 2005 at 9:22 am o'clock                  

    “WHAT DO YOU TALKING ABOUT TUKANG KEBUN, I DONT UNDERSTAND”

  69. Dina wrote on 21. March 2005 at 5:37 am o'clock                  

    Indonesia mutlak memiliki ambalat, malaysia tidak akan boleh runding merunding, apalagi claim!!

  70. Jimmy wrote on 21. March 2005 at 12:31 pm o'clock                  

    HAHAHAH..PITTY YOU INDONESIAN!…MEMANG BENER INDONESIA BANGSA BESAR!….TETAPI SAYANG BANGSA BESAR!…OTAK TOLOL!….SELURUH DUNIA UDAH MENYAKSIKAN/MELIAT KETOLOLAN MU!….BERTUMBUK/BERKELAHI DPR, KAYAK BARBARIAN!…HAHAHAH!..

    “SHAME ON U INDONESIA”

    *proud to be big nation!…..”anda bermimpi disiang hari….”the leader of south east asian!…..bullshit!…leader in corruption!…”

    bdw to all my fellow Indonesian…Silakan datang ke Kuala Lumpur menyasikan/meliat acara Malaysian Grand Prix (F1)…..nada tau apa itu F-1 bukan?….hahahahah “pitty u Indonesian”

  71. Jimmy wrote on 21. March 2005 at 1:02 pm o'clock                  

    “GANYANG MALAYSIA”….In your dreams!….hahahah….dengan cuman 2 warga Malaysia kamu udah kalah..gara2 ketololan mu! dan korupsi mu!……sampai sekarang Mat Top dan Prof. Azhari masih mengobrak-abrik negara mu!…”shame on u Indnesian”….bangsa besar yang gak punya otak!…bangsa besar yang tolol!

    “FOREIGN COUNTRY WILL LOOKS INDONESIA AS A GREAT BIG NATION !!! A RESPECTED PEOPLE & COUNTRY !! THE LEADER OF SOUTH EAST ASIAN !! VERY PROUD TO BE INDONESIAN !!!! “….

    hahahah what a joke!….”shame on u Indonesian”…..anda adalah pelawak yang hebat!…udah sana lo!…dagang obat saja!…

  72. tioooooo himself wrote on 21. March 2005 at 7:55 pm o'clock                  

    hauhuahuhuahua si jimmy ngeledek moyangnya ndiri :P
    kocak lu jim … kalo moyangnya aja dah tolol apalagi turunannya yah … pasti idiot …
    liat komen lu no 61 dan 62 jim
    males sebenernya bales bales komen ginian

  73. solune wrote on 21. March 2005 at 7:57 pm o'clock                  

    Hei Jimmy goblok ,kau cuma irihati atau jealous,u ga punya negara sebesar indonesia, negaramu cuma anak kecil punya.u boleh berontak sbg negara kecil , tapi sebenarnya Indonesia kaga level berbicara apalagi perang ama malaysia yg serba kecil . well biarpun semua masalah datang , Indonesia tetap terpandang besar di dunia. Kalo masalah DPR , u liat sana di dunia walaupun jepang korea taiwan inggris australia pun ribut2. bukalah kacamatamu sana jgn buta. kau hitunglah luas & penduduk Indonesia sama Asean sana. malaysiamu cuma tandingan kalimantan doang . you malaysia kecil ga pantes berbicara byk. Indonesia is the leader of ASEAN , u sbg negara anak kecil kalo mau berontak silakan ,kalo Indonesia mau serang negaramu well semua org pun di dunia siapa tau yg menang…negaramu akan musnah jim.makanya govt and rakyat mu aja diem ttg ambalat. Indonesia mau apa.. yah diam sajalah rakyat and govt mu sana pasrah.
    seperti singa lawan kelinci ,kau kelincinya . balik ke jaman sebelom penjajahan ..spt Sriwijaya, sebenarnya malaysia(malaya) milik Indonesia. check the sriwijaya state. kamu cuma jajahan inggris dog. Indonesia punya claim utk mengambil balik malaysia hahaha. .kamu ga selevel berbicara sama Indonesia. siapa tuh Malaysia bah ! sudahlah berbicara sana dgn singapur atau filipin, level 2 di Asean , kalian malaysia kan ikutin terus perkembangan Indonesia ?
    kami di Indonesia tidak tau sama sekali berita2 di negaramu , karena negaramu ga di perhitungkan jim , di ASEAN aja yg lebih di perhitungkan Indonesia dgn Thailand. mmmm malaysia?? hahaha sadarlah kau punya negara jelek ahauhauhaunegara ,sadarlah kamu jgn membagakan negara kecilmu , sudah jgn iri hati.

  74. marly wrote on 21. March 2005 at 9:37 pm o'clock                  

    itu malaysia negara? apaan tuh malaysia negara jelek .sudah jelek,kecil,bau,bego,item,bisa bicara lagi, hahahaha. orang2 nya pun jelek bahhh masih byk mulut lagi macam kau kecil2 cabe rawit . malu kau jimmy jadi malaysia. Kau jimmy & negara jelekmu itu, kau di kentutin sama Indonesia saja musnah & tamatlah orang2 jelek sekampungmu itu, kasihan bgt kamu jim hahahaha

  75. mns wrote on 22. March 2005 at 6:37 am o'clock                  

    indonesia punya klaim orisinil atas sabah, serawak & semenanjung malaya. boleh lihat peta kerajaan majapahit, sriwijaya, aceh & malaka (created by an indonesian prince). Lets start talking from this point and lets find a middle ground.
    malaysia was part of indonesia colonized by britain. britain should return it to the people of indonesia instead of creating their puppet regime there. malaya belongs to indonesia!

  76. Jimmy wrote on 22. March 2005 at 7:42 am o'clock                  

    SEPERTI YANG SAYA BILANG!…APA YANG ADA KALO CUMAN BANGGA DENGAN NEGARA BESAR!…APA YANG HEBAT DENGAN CUMAN BANGSA BESAR!…TETAPI SEMUANYA KOSONG!SEMUANYA TOLOL!…INDONESIA LEADER OF ASEAN!…APA ANDA SEMUA GAK SEKOLAH!…GAK BELAJAR!….LEADER APAAN?…BILANG SAMA SAYA!…APA YANG SAYA TAU INDONESIAN HANYA LEADER DALAM KORUPSI…” The Highest corruption Country In Asia”…apa itu yang kamu banggakan!…

    Memang bener Malaysia negara kecil, memang bener “Bangsa Malaysia” Bangsa Kecil!….tetapi “Bangsa Kecil” ini lah tempat dimana “Bangsa Besar” mu itu!…mengemis untuk sesuap nasi! (sila rujuk di artikel no 58)……pikir dan tanyakan itu para TKI….

    Hey “marly” hey “solune” hey “zex”…kalo mo bicara memberikan komentar berdasarkan fakta/fact….jangan cuma hanya komentar ngikut perasaan, tunjukan bukti bahawa “Bangsa Besar” “Negara Besar” mu itu hebat!….ayoo!…buktikan…ayoo!…

    Apa yang kamu banggakan hanyalah jaman 60an…jaman konfrantasi!…hahhahha…ohhh please!….jaman sekarang orang lagi berlomba-lomba mau ke bulan…mau maju….mau advance!…kamu semua lagi tidur!….

    APA YANG SAYA MAU HANYA BUKTI!…YANG MENYATAKAN BANGSA INDONESIA BANGSA HABAT…THE LEADER OF ASEAN(ohhh pleasaee!!>>>u make me sick)…HAHAHA…AYO BUKTIKAN….LEADER OF ASEAN…OR SHOULD I CALL LEADER OF THE WORLD!….HAHAHAHAH….

    BUKTIKAN SEPERTI YANG SAYA BUKTIKAN DI NOMOR 57…ARTIKEL YANG DITULIS SENDIRI OLEH WARGA INDONESIA!….AYOO BUKTIKAN!…..

  77. Malay-Indo wrote on 22. March 2005 at 8:28 am o'clock                  

    Hi Guys,

    Why fight guys? Im a bit sad to hear such things like this. Cant you guys stop fighting?try to respect each other. I am malaysian but i also love indonesia coz my wife is indonesian. And because of such problems between malaysia and indonesia we sometimes got problems from both sides. This is really not fair for us!!!!I have good relationsship with people in malaysia and not forgetting indonesian. I just hope that things can get better and not worse.

  78. Jimmy wrote on 22. March 2005 at 4:39 pm o'clock                  

    Respect each others???…..burn the flag (and this is not the first time)…demonstration…etc. ….and now you talking about respect!….Hey Mr. Malay-Indon….I can understand why U said like that!….Your wife is Indonesian…yuppp it’s good!….and do you have any idea where I’m comin from?….My encestor is from Indonesia as well (read artikel no, 62)….. and this stupid Indonesian people, they just don’t care, they doesn’t give a damm!…same root!…SERUMPUN….they just don’ t care!..

    Memang bener bangsa indonesia bangsa tolol, otak udang!….malah yang lucu sekali ada yang bilang orang Malaysia irihati/jealous sama Indonesia….HAHAHAHAHAHAHAHAHA….. this one, is reallly2 funny!…..HAHAHHAHAHA…..

    JEALOUS untuk apa?….coba anda nyatakan jealous kerana apa?…apa yang ada di negara elo!…jealous kerana pecel lele mu!…jealous kerana tempe mu!….jealous kerana bakso mu!…HAHAHAHHAH…..AYO nyatakan mengapa harus Malaysia jealous sama Indonesia!…..ohhhh!…ohhhh…saya tau!!…Malaysia jealous kerana “Bangsa Besar” mu yang sebanyak 200 juta lebih!….well let me tell you something!…….BANGSA INDONESIA ITU HANYA PINTER BIKIN ANAK!….TETAPI APA GUNA 200 JUTA RAKYAT KALO NEGARA MISKIN! DAN RAKYAT MENGEMIS KE NEGARA TETANGGA UNTUK SESUAP NASI!…..DAN YANG LEBIH MALU!…MENGEMIS KEPADA NEGARA TETANGGA!….YANG DAHULUNYA ANAK MURID SENDIRI!…

    “HEYYY INDONESIAN SADARLAH!….BANGSA BESAR MU!…HANYA TINGGAL NAMA”

  79. mx wrote on 22. March 2005 at 7:07 pm o'clock                  

    kpd jimmy yg makin goblok and bullshitter
    http://www.infoplease.com/ipa/A0874911.html
    INDONESIA GDP 758 BILLION, MALAYSIA GDP ONLY 207 BILLION. HAHAHAHAHAHAHAHAHAHA GDP malaysia aja msh kalah byk ngomong kau malaysia kecil miskin dan goblok !! INDONESIA MASIH 3 KALI LIPAT LEBIH KAYA DARIPADA MALAYSIA GOBLOKKKKK MU!!!!!!!

    MAKANYA KAU JIMMY OMONG PAKE FAKTA SEPERTI YG KAU KATAKAN HAHAHAHAHAHA.

    APA YOU MELIHAT TKI SEBAGAI WHOLE INDONESIA? BEGO DAN MORON SEKALI PEMIKIRAN SEMUA RAKYAT MALAYSIA TERUTAMA KAU . TKI ITU TAK LEBIH DARI 4 JUTA, DAN ITUPUN BERPENCAR ADA YG KE ARAB ,KUWAIT , SINGAPUR, MALAYSIA, THAILAND dll .EMANG KE MALAYSIA DOANG?? APA ARTINYA 4 JUTA BAGI 250 JUTA ?? THINK U STUPID LITTLE MALAYSIA.
    APA YG YOU ADA DI NEGARAMU KITA LEBIH DARIPADA MALAYSIA BODOHMU!! YOU MAU ADU KAYA ? KITA LEBIH BYK ORG2 KAYA DARIPADA NEGARAMU!!! GDP INDONESIA MASIH 3 KALI LIPAT DARIPADA MALAYSIA.
    YOU MAU ADU PINTAR ? KEMARIN ORG INDONESIA MENANG JUARA 1 FISIKA SEDUNIA!! BYK ARMY2 MALAYSIA TAMATAN INDONESIA U TAU ?
    WHAT IS THIS YOU LITTLE MALAYSIA TRYING TO TALK TO WHOLE INDONESIA????? HAHAHAHAHAHAHA YOU TALK DULU SAMA KALIMANTAN DAN SUMATERA YAHH ANAK KECIL SANA!!!
    AND JIMMY INDONESIA KALAU EMBAT YOUR LITTLE CUTIE MALAYSIA VERY EASY HAHAHA!!!! THIS IS THE FAKTA WHOLE WAR STATISTICS OF BOTH COUNTRY

    Mesin Perang Indonesia Vs Malaysia

    Indonesia

    Pesawat dan Heli

    Delapan Hawk MK 109 berpangkalan di Pekanbaru dan Pontianak
    32 Hawk MK 209 berpangkalan di Pekanbaru dan Pontianak
    Enam CN235 berpangkalan di Halim
    Delapan F27-400M berpangkalan di Halim
    SF260MS/WS berpangkalan di Halim
    B707-3MIC
    Tujuh pesawat F27-400M
    F28-1000/3000
    L100-30
    C-130H-30 berpangkalan di Halim
    NAS332L1
    L100-30
    EC-120B
    12 unit Heli Bell 47G-3B-1 berpangkalan di Kalijati
    Lima F-16A berpangkalan di Madiun
    Lima F-16B berpangkalan di Madiun
    F-5E berpangkalan di Madiun
    F-5F berpangkalan di Madiun
    Hawk Mk53 berpangkalan di Madiun
    Dua Su-27SK berpangkalan di Makassar
    Dua Su-30MK berpangkalan di Makassar
    NC212M-100/200 berpangkalan di Malang
    Ce 401A berpangkalan di Malang
    Ce 402A berpangkalan di Malang
    10 Pesawat Bronco OV-10F di Malang

    Kapal Perang
    114 armada berbagai jenis (sepertiganya untuk operasi rutin, sepertiga untuk latihan, dan sisanya untuk pemeliharaan)

    Personel

    Jumlah prajurit (semua angkatan): 250 ribu orang
    Anggaran militer per tahun: US$ 1 triliun (1,3 persen GDP)

    Malaysia

    Militer Negeri Jiran itu bernama Tentera Diraja Malaysia. Pada awal pembentukannya, mereka memakai banyak peralatan militer buatan Inggris. Kini mereka menggunakan peralatan dari sejumlah negara, termasuk pesawat buatan Indonesia.

    Kapal Perang

    Satu kapal penyelam dilengkapi meriam 20 mm
    Dua kapal cepat pengangkut pasukan
    Empat kapal patroli buatan Prancis berudal Exocet MM38 dan meriam Bofors
    24 kapal perang yang berpangkalan di empat tempat: Lumut, Sandakan Sabah, Kuantan, dan Labuan. KD Kerambit yang berada di sekitar Ambalat merupakan salah satu kapal yang berpangkalan di Sandakan, Sabah.
    Dua kapal patroli buatan Korea Selatan yang dilengkapi meriam 100 mm Creusot Loire, 30 mm Emerlac, dan senjata penangkis antikapal selam. Kapal ini berpangkalan di Kuantan
    Empat kapal buatan Swedia dilengkapi rudal MM38 Exocet, 57 mm Bofors, dan 40 mm Bofors
    Empat kapal fregat, dua di antaranya dibeli bekas dari Angkatan Laut Kerajaan Inggris.
    Enam kapal korvet buatan Jerman
    Empat kapal patroli penangkis ranjau buatan Italia
    Dua kapal jenis multi purpose command and support ship buatan Jerman dan Korea Selatan
    Satu kapal Sealift
    Dua kapal Hydro

    Pesawat Tempur

    F-5 E
    Hawk MK108 berpangkalan di Alor Setar, Kuantan, dan Labuan
    Hawk MK-208 berpangkalan di Alor Setar, Kuantan, dan Labuan
    Delapan F/A-18D berpangkalan di Alor Setar
    MiG-29 berpangkalan di Kuantan
    SU-30 berpangkalan di Kuantan
    F-28 berpangkalan di Kuala Lumpur
    Falcon berpangkalan di Kuala Lumpur
    Beech 200T berpangkalan di Kuala Lumpur
    C-130H berpangkalan di Kuala Lumpur
    CN-235 berpangkalan di Kuala Lumpur
    S61A-4 berpangkalan di Kuala Lumpur, Kuching, dan Labuan
    AS61N-1 berpangkalan di Kuala Lumpur
    S70A-34 berpangkalan di Kuala Lumpur

    Personel

    Jumlah prajurit semua angkatan: 196.042 (2002)
    Anggaran militer per tahun: US1,69 triliun (2,03 persen GDP)

    Adu Kuat di Ambalat

    Tentara Nasional Indonesia

    Empat kapal tempur berpatroli di Blok Ambalat dan Karang Unarang (KRI Nuku-873, KRI Singa, KRI Wiratno-879, dan KRI Tongkol)
    Tiga kapal tempur bersandar di Pelabuhan Tarakan, Kalimantan Timur (KRI Karel Satsuit Tubun-356, KRI Rencong-622, dan KRI Tedung Naga)
    Dua pesawat pengintai maritim Nomad P-840 dan P-834
    Dua pesawat Cassa
    Dua helikopter Bolko
    Empat F-16 parkir di Sepinggan, Balikpapan
    Satu pesawat pengintai Boeing 737
    150 marinir menjaga pembangunan mercusuar Karang Unarang

    Tentera Diraja Malaysia

    Empat kapal tempur (KD Kerambit-43, KD Paus-3507, KD Sri Melaka-3147, KD Baung-3509 dan KD Pari)
    Dua kapal patroli kecil (PC Seri Perlis-47 dan FPB G 3510)
    Satu pesawat pengintai Land Based Maritime Aircraft jenis Beech Craft B 200 T Super King
    Satu pesawat pengintai milik kepolisian
    F27-400M
    SU-30 MK

    DARI SINI KITA LIHAT KAPAL PERANG DAN PERSONEL INDONESIA MASIH JAUH MENANG DARIPADA LITLLE MALAYSIA !!!
    BAHHHH APA YG BISA KAU PERLIHATKAN LAGI MALAYSIA KECIL GOBLLOKKKKKK!!!! HAHAHAHAHAHAHA GDP U KALAH , PERANG PUN KALAH !!!! KALAO INDONESIA INVADE YOUR COUNTRY WELL I THINK YOU SHUT THE FUCKED UP REALLY WELL HAHAHAHAHAHA.
    MALAYSIA PUN IKUT2 KATA “SIA” . SEBELOMNYA KAU MALAYA !!!! KAU IKUT2 AN INDONESIA!!! APA U TERLARUT DALAM TKI DOANG?? TKI ITU TIDAK SAMPAI 0.1% DARI INDONESIA!!!! MEREKA PUN KEMANA BUKAN KE MALAYSIA GOBLOKMU SAJA !! BAHH INDONESIA IS STILL THE LEADER OF ASEAN.. U MAU MEMBANGKAN SILAKAN KE SEKJEN ASEAN DI JKT SANA!!! HAHAHA BODOH KAU JIMMY .
    MAKANYA LIKE I SAID YOU LITTLE2 BUT CABE RAWIT, U JEALOUS OF INDONESIA!!!! INDONESIA IS STILL THE POWER!!!!! INDONESIA VS MALAYSIA = BADMINTON MENANG TERUS !! SEPAKBOLA MENANG KEMARIN TIGER CUP!! DAN AMBALAT PUN INDONESIA YG AMBIL DGN PASTI!!!!!!
    PERANG PUN MALAYSIA WILL GET REALLY FUCKED AND MESSED UP!!!! HAHA
    YOU MAKAN SANA NASI LEMAKMU KALAU SUDAH KUAT NAH BARU LAWAN INDONESIA !!!!! HAHAHAHAHAHAHAHA YOU LITTLE STUPID MALAYSIAN ONLY TALK RUBBISH AND BULLSHIT !!!!!!!!!

  80. mx wrote on 22. March 2005 at 7:23 pm o'clock                  

    WAHAAII SAUDARA2 KECILKU DI MALAYSIA !!!!!SADARLAH KAU TIDAK ADA APA2NYA BAGI INDONESIA !!! KARENA KALIAN ANJINGNYA INGGRIS, KAU BERGURU DULU SANA KE INGGRISS MAJIKANMU , PINJEM DUIT KEK , PINJEM ARMY KEK , PINJEM KAPAL PERANG KEK HAAHAHAHAHA BARU BALIK KE NUSANTARA LAWAN YOUR BIG BROTHER!!! DAMN YOU SURELY MORON MALAYSIA !!! GOOD FOR NOTHING JUST “TONG KOSONG NYARING BUNYINYA”

  81. mx wrote on 22. March 2005 at 8:04 pm o'clock                  

    POOR MALAYSIA…. KALO KALIAN MEMPERMASALAHKAN TKI MAH ITU CUMA MASALAH KECIL!!! TKI BANYAKAN KE ARAB DARIPADA KE SINGAPUR DAN MALAYSIA , DAN ITU CUMA BAH ?? TOTAL SEMUA 4 JT?? NOTHING FOR 250 U KNOW?? DI INDONESIA PUN BYK TENAGA KERJA MALAYSIA DISINI!! BAH NEGARAMU CUMA 20 JT??? BAHH DIKIT KALI KAU PANTESAN ORG2 MU GA KEMANA2 !!! LIHAT CHINA , PENDUDUK MEREKA SEMUA KESELURUH DUNIA PENCAR DAN MENCARI PEKERJAAN KARENA MEREKA SAMA DGN INDONESIA BANGSA BESAR NEGARA BESAR!!!! PAKE OTAK BUKAN PAKE DENGKUL U MALAYSIA2 BODOH!! AKU GA MAU PUNYA COUNTRY SEKECIL MALAYSIA !!! MALU SAMA DUNIA !!! DI PERKECILKAN DIMANA2!!!! HAHAHAHA
    FOREVER LOVE THE HUGE INDONESIA !!! , PS: ALL COMMENTS FROM MALAYSIA ARE STUPID & BULLSHITSSSS , DONT READ BECAUSE THEY JEALOUS INDONESIA OWN THE SOUTH EAST ASIA !!!! all stupid malaysian YOU CAN THINK ANY COUNTER TO REFIGHT MY OPINION , BUT YOU STILL A SMALL STUPID COUNTRY HEY MALAYSIA!!!! WAKE UP , YOU ARE TRYING TO BRING YOUR BIG BROTHER DOWN??? HAHAHAHAHAHAHA WE CONQUER YOU THAN YOU KNOW!!!! HAHAHA IM OUT .

  82. a wrote on 22. March 2005 at 8:11 pm o'clock                  

    jimmy????????

  83. mx wrote on 22. March 2005 at 11:26 pm o'clock                  

    In Indonesian version .
    Yg saya ambil semua komen2 dari orang2 malaysia. Mereka mencoba mencari2 kejelekan Indonesia, karena Indonesia lebih baik dari apapun dari Malaysia. Mulai dari tki korupsi dll di keluarin sama mereka ,ya kan? mana ada yg bilang Indonesia bagus dalam ini atau itu atau biasa saja dsb sedikitpun , berarti itu jealous total !. Maka itu Tuhan Maha Adil memberi negara kepada org sombong jelek2 org malaysia ini… negara jelek juga malaysia kecil tidak terpandangnya itu. negara yg tidak punya kehormatan di dunia internasional mencoba melawan negara yg lebih besar dan di hormati di international .Yah apapun yg di katakan org2 bego malaysia ini anggap saja anjing mengonggong! mau sombong apa Indonesia punya GDP 3 kali lipat dari malaysia msh jauh miskin! tki itu tersebar dimana2 di dunia, bukan di malaysia doang! spt layaknya negara2 lain pun ada tenaga kerja ,ada yg legal & ilegal,walaupun jumlahnya yg beda. di Indonesia pun byk tk malaysia2 sampai ke pedesaan cari makan dan studentsnya disini , perbandingan dikit karena 20 jt total penduduk yah jelas dikit! Mereka mencoba mencari suatu kejadian/kesalahan dan bagus buat dibesar2kan ,padahal itu hanya kejadian satu sisi . makanya banggalah Indonesia ! ada yg iri hati kepada kita !! berarti bangsa kita besar di mata mereka! . maka saya sarankan tanggapin komen mereka dengan bangga !! kita besar di mata mereka sampai mereka ingin menjelek2an kita!
    emang malaysia negara malang ! seperti org dungu miskin malang berontak yahh itu lah malaysia. Tuhan melihat & mengetahui .
    tanggapilah semua comments org2 pemberontak spt jimmy goblok ini seperti ANJING MENGONGGONG hahahaha . Im out

  84. Jimmy wrote on 23. March 2005 at 8:04 am o'clock                  

    MALAYSIA:ECONOMY

    GDP=
    purchasing power parity - $207.8 billion (2003 est.)

    GDP - real growth rate:
    5.2% (2003 est.)

    GDP - per capita:
    purchasing power parity - $9,000 (2003 est.)

    Investment (gross fixed):
    22.2% of GDP (2003

    Distribution of family income - Gini index:
    49.2 (1997

    Unemployment rate:
    3.6% (2003 est.)

    Exports:
    $98.4 billion f.o.b. (2003 est.)

    Unemployment rate:
    8.7% (2003 est.)

    Exports:
    $98.4 billion f.o.b. (2003 est.)

    Imports:
    $74.4 billion f.o.b. (2003 est

    INDONESIA:ECONOMY

    GDP:
    purchasing power parity - $758.8 billion (2003 est.)

    GDP - real growth rate:
    4.1% (2003 est.)

    GDP - per capita:
    purchasing power parity - $3,200 (2003 est.)

    Investment (gross fixed):
    19.7% of GDP (2003)

    Distribution of family income - Gini index:
    37 (2003)

    Unemployment rate:
    8.7% (2003 est.)

    Exports:
    $63.89 billion f.o.b. (2003 est.)

    Imports:
    $40.22 billion f.o.b. (2003 est.)

    COBA LIAT!..STATISTIK DIATAS…NEGARA KECIL!SEPERTI MALAYSIA AJA MENDAHULUI DALAM SEMUA BIDANG!..CUMA GDP AJA INDONESIA YANG MENANG…YAH ITU UDAH PASTI KERANA..INDONESIA ITU BEBERAPA KALI GANDA BESARNYA DARI MALAYSIA!…COBA PIKIRKAN TOLOL!…

    International organization participation:

    MALAYSIA:

    ABEDA, APEC, ARF, AsDB, ASEAN, BIS, C, CP, FAO, G-15, G-77, IAEA, IBRD, ICAO, ICC, ICFTU, ICRM, IDA, IDB, IFAD, IFC, IFRCS, IHO, ILO, IMF, IMO, Interpol, IOC, ISO, ITU, MIGA, MINURSO, MONUC, NAM, OIC, ONUB, OPCW, PCA, UN, UNAMSIL, UNCTAD, UNESCO, UNIDO, UNMEE, UNMIK, UNMIL, UNMISET, UPU, WCL, WCO, WFTU, WHO, WIPO, WMO, WToO, WTO

    INDONESIA:

    APEC, ARF, AsDB, ASEAN, BIS, CP, FAO, G-15, G-77, IAEA, IBRD, ICAO, ICC, ICFTU, ICRM, IDA, IDB, IFAD, IFC, IFRCS, IHO, ILO, IMF, IMO, Interpol, IOC, IOM (observer), ISO, ITU, MIGA, MONUC, NAM, OIC, OPCW, OPEC, UN, UNAMSIL, UNCTAD, UNESCO, UNIDO, UNMIL, UNOMIG, UPU, WCL, WCO, WFTU, WHO, WIPO, WMO, WToO, WTO

    SIAPA YANG LEBIH HEBAT DI MATA DUNIA!….ANDA SEMUA LEBIH DI IMF!….KERANA BANYAK BERHUTANG!….HAHAHAHA…

    marly!….kau sama juga tolol!…semua kelengkapan perang udah lapuk! ketinggalan jaman!…era vietkong semua senjata mu!..tolol!…lagian!..mo pakai apa semua persenjataan itu….harga BBM mahal!…apa mo pakai air!….yah kalo punya banyak wang sekalipun (hasil berhutang dari IMF)…bagus dan sebaiknya kasih sama rakyat….biar rakyat mu bisa menulis bisa menghitung….jangan sampai ditipu orang …kayak TKI itu….gara2 ngga tau menghitung uang sampai ditipu orang!….hahah…

    kalo punya uang kasih dan sediakan prasarana buat anak jalanan mu! pengemis2 mu!….bisa mati kebuluran tuh rakyatmu kalo berperang!….

    TOLOL!

  85. Jimmy wrote on 23. March 2005 at 8:28 am o'clock                  

    so!…apa kita irikan pada RI?….apa yang membikin kita jealous pada RI?….jawabannya…ngga ada satu pun! yang malaysia irikan pada negara miskin mu itu!….

    coba liat kota2 besar mu itu!….Jakarta, Surabaya, Medan…penuh dengan masalah sosial!…penuh dengan pengemis! penuh dengan anak2 jalanan (homeless), penuh dengan PSK (pekerja seks komersial) apa lagi kalo disekitar ke Pulauan Riau (Batam, Tg.Pinang, Tg.Balai Karimun) penuh dengan perempuan murahan!…mungkin anda semua dari keturunan murahan!…..apa itu yang anda bangga kan dengan bangsa besar mu! TOLOL!….

    Heyy! TOLOL…anda semua pernah ke KL?…kalo belum baca tuh artikel no.57 yang ditulis sendiri oleh warga RI….

  86. Jimmy wrote on 23. March 2005 at 8:36 am o'clock                  

    INDONESIA:

    Unemployment rate:
    8.7% (2003 est.)

    MALAYSIA:

    Unemployment rate:
    3.6% (2003 est.)

  87. Jimmy wrote on 23. March 2005 at 10:25 am o'clock                  

    KASIHAN NEGARA BESAR TETAPI TOLOL!…YANG KAYA BERTAMBAH KAYA! YANG MISKIN BERTAMBAH MISKIN…

    ….(Rich getting richest, poor getting poorer)…

    “STUPID COUNTRY”

  88. mx wrote on 23. March 2005 at 8:41 pm o'clock                  

    Jimmy = ANAK HARAM , EMAKNYA PELACUR JALANAN MALAYSIA, BAPAKNYA GIGOLO DAN TUKANG SAMPAH MAKANYA GOBLOKKKKKK , TOTAL GDP INDONESIA JAUH DARI GDP MU MORON , KAU BUNUH DIRI SAJA SANA, EMAK KAU SETIAP HARI SUDAH KU ENTOT HAHAHAHAhAHAhA MALAYSIA GOBLOKKK NEGARA PELACUR MURAHAN BEGOO ABIS GA NGERTI GDP APALAGI MUKA KONTOL KAYA JIMMY , JIM KAU ISEP KONTOLKU NIH KAU MALAYSIA MiSKIN GOBLOK !! LIAT TOTAL GDP MU JAUH MISKIN DARI INDONESIA ! NIH ISEP KONTOL GUE YOU MALAYSIA MAlANG MELINTANG MEMALUKAN DI DUNIA HAHAHAHA GOBLOKK GUE KENCINGIN LUH MALAYSIN MISKIN !! HAHaHAHA MERANGKAK LAH KAU JIMMY MISKIN KEPADAKU HAHAHAHAHAHA GOBLOK SELAMANYA JIMMY ANAK PELACUR HAHAHAHAHA

  89. wonkito wrote on 24. March 2005 at 1:03 am o'clock                  

    JIM NGACA DUNK!
    JANGAN PLIN-PLAN!
    SEKALI WAKTU NGAKU MALAYSIA, BERIKUTNYA NGAKU MINANG
    EMANG NENEK MOYANG LU ORANG MALAYSIA, NAH LOL!
    PAKE BEGO DAN TOLOL! SIAPA?
    ORANG INDONESIA LU BEGOIN AMA LU TOLOLIN, SAMA SAJA MELUDAH KE MUKA SENDIRI LOL!
    NGACA LOL, NGACA!

    #87, GW CUMAN BISA BILANG BUAT LU “STUPID JIMMY!”

  90. jimmy wrote on 24. March 2005 at 8:11 am o'clock                  

    SEMISKIN-MISKIN MALAYSIA, NGGGA ADA YANG MENGEMIS DAN PENGEMIS! NGGA ADA ANAK2 JALANAN, NGGA ADA PEREMPUAN2 MURAHAN YANG MENAWARKAN SEKS UNTUK HIDUP!…..

    YAH MUNGKIN ANDA YANG LAGI ON-LINE DISINI KAYA!…TETAPI COBA LIAT NEGARA MU!…COBA LIAT DISEKITAR JAKARTA, SURABAYA, MEDAN DAN KOTA2 MU YANG LAIN DIPENUHI PENGEMIS, ANAK2 JALANAN DAN PEREMPUAN MURAHAN!…APAKAH ITU YANG MAKSUDKAN NEGARA KAYA! LEADER OF THE WORLD!…C’MON !…

    YAH MUNGKIN JUGA JAKARTA KAYA!….TAPI LIATLAH DI ACEH!…APA MERAKA KAYA!…YAHHH MERAKA KAYA!…ACEH DAERAH YANG KAYA DENGAN HASIL BUMI!…TETAPI LIAT SENDIRI RAKYATNYA!…MISKIN ,MELARAT…GARA2 KERAKUSAN PEMERINTAH PUSAT MENCURI SEMUA HASIL KE JAKARTA, SAMPAI RAKYAT SETEMPAT MENJADI MISKIN TANPA KEMUDAHAN YANG SEWAJARNYA!…MAKANYA TERJADINYA PENENTANGAN MASYARAKAT SETEMPAT YANG INGIN KAN KEADILAN…YAH CONTOHNYA PENENTANGAN GAM ITU…

    SEBENERNYA SEMUA ITU ANDA TAHU SENDIRI BUKAN TANPA SAYA CERITAKAN DISINI….KERANA ANDA WARGA INDONESIA!….

    UDAHLAH….NGAKU AJA….KEBENARAN INI BAHAWA….”YANG KAYA BERTAMBAH KAYA! YANG MISKIN BERTAMBAH MISKIN”

    …(Rich getting richest, poor getting poorer)….

    HEYYY WONKITO YANG TOLOL!…APA LO BACA NGGA ARTIKEL DIATAS ITU!….MINANG ITU BUKAN CUMA DI PADANG (SUMBAR)…DI MALAYSIA JUGA BANYAK!…MALAH BUKAN CUMA ORANG MINANG!…BANYAK JUGA JAWA! BUGIS! ACEH!…KERANA BERHIJRAH KE SELURUH NUSANTARA INI PADA ABAD KE 15, 16….SEBELUM BERDIRINYA NEGARA YANG BERNAMA INDONESIA DAN MALAYSIA…GOBLOK!…

    SEHARUSNYA KAMU WONKITO TOLOL!…SEBELUM KOMENTAR KAMU MAEN2 KE NEGARA SEKITAR NUSANTARA INI…LIAT GIMANA ORANGNYA, GIMANA BUDAYANYA!…GOBLOK!….

    DAN KEPADA MX….SIAPA YANG SEBENERNYA ANAK PELACUR MURAHAN!….ANDA PERNAH KE MALAYSIA!…PERNAH KE KUALA LUMPUR!…KALO BELUM PERNAH JANGAN NGOMONG SEMBARANGAN LO!…SAYA SERING KE JAKARTA, SERING KE BANDUNG, SERING KE MEDAN DAN APALAGI PULAU2 SEKITAR RIAU YANG DEKAT SAMA SINGAPORE DAN MALAYSIA….PENUHHHHHHHHHHH!!! DENGAN PEREMPUAN2 MURAHAN!…MUNGKIN IBUMU JUGA ADA DISANA!….

    DI BANDUNG CONTOHNYA PENUH DENGAN PSK…YAH SAYA DENGAR MEMANG TRADISINYA ORANG “SUNDA” WANITA MURAHAN!….

    APALAGI KALO DI JAKARTA!….PEREMPUAN MURAHAN! ADA DIMANA2…DIMANA ADA HOTEL…DIMANA ADA SPA…DIMANA ADA KARAOKE…DISITU ADA PELACUR!…

    DI JAKARTA…SOMETIMES SAYA KE SANA SAYA JADI KASIHAN MELIAT ANAK2 JALANAN YANG BERLARI KE MOBIL SAYA UNTUK MEMBERSIHKAN MOBIL DAN MEMINTA SEDIKIT UANG!…APA ANDA SEMUA INI ORANG JAKARTA!…KALO ORANG JAKARTA NGGA PERLULAH SAYA CERITAKAN DISINI….KERANA ANDA TAU SENDIRI BUKAN!…

    APA ITU YANG KAU BILANG NEGARA KAYA!…NEGARA MAJU…NEGARA MEMBANGUN….LEADER OF THE WORLD!…

    MEMANG KAMU SEMUA INI STUPID!….TOLOL!…SETOLOL ORANG2 BESARMU DI DPR/MPR SANA!…SETOLOL MENTRI2 MU YANG BIKIN KAYA SENDIRI…..

    *Ohhh yah!….cobalah buktikan apa yang saya nyatakan diatas semuanya salah!…semua fitnah!…rekaan saya sendiri….ayooo buktikan!….semua bener bukan?….

  91. jimmy wrote on 24. March 2005 at 8:47 am o'clock                  

    Kenapa harus mx dan wonkito menjerit/teriak2….apa yang saya nytakan itu kebeneran semua bukan….Indonesia “KAYA” pemimpin dunia…..dipenuhi pengemis2, anak2 jalanan dan pelacur2.

    Ada yang dari Jakarta ngga?….kalo ada baguslah!…saya sebenernya sering ke Indonesia ke Jakarta, Bandung, Medan dan pulau2 sekitar Riau yang dekat dengan Singapore dan Malaysia.

    Kalo saya ke Jakarta, ada masanya saya sedih dan kasihan meliat anak2 jalanan yang masih anak2 kecil berlari-lari ke mobil saya untuk sedikit uang!…kasihan sekali meraka kehidupan yang tidak terurus, tiada pendidikan…..dan meyedihkan juga di Jakarta dimana-mana aja penuh dengan prostusi…di hotel2, di spa2, di karaoke2..malah dimana-mana aja….

    Apalagi kalo saya ke Bandung (kota kembang)…yah cantik/indah/dingin…..tetapi saya juga penuh dengan prostusi! meraka bilang pelauran memang tradisi masyarakay sunda!…tapi bagi saya itu semua karut, terjadinya permasalahan sosila kerana ekonomi dan kemiskinan…..

    dan yang paling hebat!….disekitar kepulauan Riau…yang dekat singapore dan malaysia…..udah seperti Thailand….dimana prostusi sesuatu yang biasa yang legal……dimana-mana aja ada perempuan murah, yah mungkin Ibu mx! juga ada disana!..

    KASIHAN! MEREKA!….HEYYY! GOBLOK! APAKAH ITU YANG KAU BILANG NEGARA KAYA!…NEGARA MAJU…NEGARA MEMBANGUN!….APA KAMU SEMUA NGGA SEKOLAH!…

    TAPI SATU YANG PASTINYA!….ORANG2 BESAR! MENTRI2 MEMANG KAYA….YANG KAYA BERTAMBAH KAYA, YANG MISKIN BERTMABAH MISKIN!…

    DI ACEH CONTOHNYA…DAERAH KAYA…RAKYAT MISKIN…KERANA HASIL-HASILNYA ABIS DICURI PEMERINTAH PUSAT TANPA MEMIKIRKAN RAKYAT SETEMPAT!…MAKANYA TERJADI PENENTANGAN….AHHH NGGA PERLU LAH SAYA CERITAKAN DISINI….ANDA TAU SENDIRI BUKAN…IT IS YOUR COUNTRY!….YOUR RICH COUNTRY!….

    UNTUK WONKITO!…SEBENERNYA BUKAN CUMA ORANG MINANG BANYAK DI MALAYSIA, ORANG JAWA, ORANG BUGIS, ORANG ACEH DAN LAIN2NYA. MERKA SEMUA NYA ORANG MALAYSIA….YANG DAHULUNYA LELUHUR BERHIJRAH KE SEKITAR NUSANTARA INI. SEBELUM BERDIRINYA NEGARA YANG BERNAMA INDONESIA, SEBELUM BERDIRINYA SEBUAH NEGARA YANG BERNAMA MALAYSIA…

    MAKANYA WONKITO YANG GOBLOK…MAEN2 /BERWISATA KE NEGARA2 DI NUSANTARA INI, LIAT GIMANA RAKYATNYA, GIMANA BUDAYANYA…GOBLOK!….

    *akhirnya coba lah anda semua buktikan kalo apa yang saya nyatakan diatas salah, fitnah semata-mata…cobalah buktikan…hai negara yang kaya!…ayooo..buktikanlah!…

  92. DuZel wrote on 24. March 2005 at 9:32 am o'clock                  

    eh…jimmy jng ngomong gitu dong ama rakyat indo…, k’mu sama saja menjelek-jelekan org-2 melayu yang ada di INDONESIA seperti saya …. please dong bahasamu dijaga …n’tar di kutuk loe jadi anjing….

  93. DuZel wrote on 24. March 2005 at 9:40 am o'clock                  

    dasar pencuri minyak mau ambil kepunyaan orang segala…Untuk Jimmy mungkin kamu kekurangan minyak ya dirumahmu…

  94. tioooooo himself wrote on 24. March 2005 at 11:46 am o'clock                  

    #90
    > SEMISKIN-MISKIN MALAYSIA, NGGGA ADA YANG MENGEMIS DAN PENGEMIS! NGGA ADA ANAK2 JALANAN, NGGA ADA PEREMPUAN2 MURAHAN YANG MENAWARKAN SEKS UNTUK HIDUP!…..

    jim kenapa yah didaerah kota sini ada pelacur dari MALAYSIA ?

    > YAH MUNGKIN JUGA JAKARTA KAYA!….TAPI LIATLAH DI ACEH!…APA MERAKA KAYA!…YAHHH MERAKA KAYA!…ACEH DAERAH YANG KAYA DENGAN HASIL BUMI!…TETAPI LIAT SENDIRI RAKYATNYA!…MISKIN ,MELARAT…GARA2 KERAKUSAN PEMERINTAH PUSAT MENCURI SEMUA HASIL KE JAKARTA

    jgn lupa ada tambahannya … banyak cukong2 asal negeri lu yang tanpa malu2 membeli barang dengan harga murah dari negeri orang … itu kan bisa juga disebut mencuri..

    > DI BANDUNG CONTOHNYA PENUH DENGAN PSK…YAH SAYA DENGAR MEMANG TRADISINYA ORANG “SUNDA” WANITA MURAHAN!….

    KALO YANG INI GUA TERSINGGUNG JIM , LU EMANG BISANYA CUMAN JELEKIN INDONESIA MULU ! BANGSAT LU … Walaupun gua bukan orang sunda … gak ada tradisi melacur di negara ini ! ANJING LU JIM BUTO, ISAK TELO .. NGOMONG YG BENER

    > APA ITU YANG KAU BILANG NEGARA KAYA!…NEGARA MAJU…NEGARA MEMBANGUN….LEADER OF THE WORLD!…

    Dari komen2 diatas yang selalu nyebut LEADER OF THE WORLD tuh lu jim yg laen gak ada …

    > APALAGI KALO DI JAKARTA!….PEREMPUAN MURAHAN! ADA DIMANA2…DIMANA ADA HOTEL…DIMANA ADA SPA…DIMANA ADA KARAOKE…DISITU ADA PELACUR!…

    ya emang begitu di jakarta … tapi ada baiknya lu ngeliat batam juga jim … yg mana pelanggan pelacuran terbesar tuh dari negara lu dan singapur

    > MEMANG KAMU SEMUA INI STUPID!….TOLOL!…SETOLOL ORANG2 BESARMU DI DPR/MPR SANA!…SETOLOL MENTRI2 MU YANG BIKIN KAYA SENDIRI…..

    hehehe coba kalo iseng klik website di bawah ini jim :
    http://www.aliran.com/monthly/2004b/10e.html
    http://www.aliran.com/monthly/2003a/10d.html
    http://www.mycen.com.my/pr/010105_pmnewyear.html
    bagian

    Touching on corruption, Abdullah said efforts should be continued to fight it lest it becomes cancerous and undermines the economy and the nation’s image.

    He said that in the 10 months of 2004, a total of 9,765 complaints of corruption were registered and the Anti-Corruption Agency (ACA) made 445 arrests.

    For the whole of 2003, a total of 9,710 complaints were received and the ACA made 339 arrests.

    sudahlah jgn cari kejelekan negara orang jim … negara lu juga gak sempurna kok :)

  95. the bluberry pie wrote on 24. March 2005 at 2:33 pm o'clock                  

    hash..!! brisik.. klo baca komtar2 dia udah jelas gt lohh si JIMMY ini representasi dari laki2 Malaysia : PICIK, NGGA KOSISTEN, LACK of DIGNITY, LEMAH SYAHWAT, dan gue rasa dia HOMO deh!

    sudah2.. biarkan dia mencari jati dirinya. Kasian klo ampe kebawa mati ihihihihih

    hush..hush.. sanah.. sanah.. biarkan anjing menggonggong.. *mungkin yg lagi anjing yg menggonggong itu lagih kurapan* perlu salep 88??

    regards,

  96. jimmy wrote on 24. March 2005 at 4:51 pm o'clock                  

    MAAF SEBENERNYA SAYA COBA UNTUK BERBAIK-BAIK BERDAMAI…KERANA SAYA JUGA NGERTI…MALAYSIA JUGA BUKANLAH PERFECT…NOBODY FERFECT RIGHT!…OLEH KERANA ITU SAYA JELASKAN ASAL KETURUNAN SAYA DI ATAS #62 AGAR DAPAT SAYA BUTIKAN BAHAWA KITA SEMUA SERUMPUN!….TETAPI MASALAHNYA ADA DIANTARA KAMU ITU MULUTNYA CELUPAR BANGET…LIAT #62, #63, #64…..

    SAYA JUGA TURUR BERASA MALU KERANA APA YANG SAYA KATAKAN…JUGA BERMAKSUD KEPADA ANAK BANGSA SAYA SENDIRI, SERUMPUN , SEBUDAYA DAN SEAGAMA…

    AKHIR SAYA BERMOHON MAAF JIKA ANDA TERSINGGUNG, DAN ANGGAP LAH KASUS YANG TERJADI ANTARA MALAYSIA DAN INDONESIA ITU….IBARAT GIGI DAN LIDAH…ADA MASA TERGIGIT JUGA….

    MOHON AMPUN DAN MAAF SEKALI LAGI!….

    ((((MALAYSIA BOLEH))))
    (((INDONESIA OKE))))

    DAAAA!….

  97. Ben wrote on 24. March 2005 at 5:43 pm o'clock                  

    yah.. udah kelar?
    segini doang? blon sampe 100 nih .. he he he :D

  98. Pria tertantang wrote on 24. March 2005 at 5:54 pm o'clock                  

    ha..pake minta2 maaf loe skrg..apa dah mentok ama kata2 loe sendiri…lbh baik loe ngaca ama diri loe..klo loe bilang wanita indonesia banyak pelacur…itu sama aja dgn “IBU LOE YG JADI PELACUR”..atau jgn2 ibu loe mantan pelacur disini …:D yg sengaja pindah ke malaysia utk ngilangin image pelacur yg ada di keluarga loe & jd pekerja seks komersil di tanah genting, etc)

    indonesia dgn segala kesenjangan sosial, ketimpangan kesejahteraan tetap bangga tdk dgn malaysia yg sebentar2 minta sedekah dgn moyangnya (inggris) apa itu yg dinamakan negara merdeka…suck ur mouth !!!

    sekali lagi..loe tuh harusnya malu, malu ama diri loe sendiri, malu ama omongan loe, knp yg asli lahir di malaysia aja ga comment yg macam2 kaya loe…knp mesti loe yg jd ANJINGNYA nya malaysia..!!!

    GUE BANGGA utk jd orang indonesia…biar bagaimanapun gw tetap ACI “Aku Cinta Indonesia”, ga kaya loe spt kaum Dajjal yg baru ditawarin kemewahan sedikit udah berubah status….apa loe termasuk MANUSIA LEMAH or MANUSIA BODOH (ost–Ada Band :P )

    ” HI jIM, U lIkE sUCK uR mOTHER aSSHolE ”

    Regards;

    .::rhiez::..

  99. Jimmy wrote on 24. March 2005 at 7:53 pm o'clock                  

    mau di teruskann !…well ok!..fine for me!…hey goblok!…hey tolol!..apa kamu ngga sekolah yah! pria tertantang!…kamu pernah ke Genting Highland!….pernah?….pernah kamu ketemu pelacur disana?…ayoo! pernah!….

    Yah mungkin kamu akan menjawab “yahh pernah”..”Iya ada”…..tetapi asal kamu tau aja…itu semua pelacur terhomat!….satu malam RM 3000…..bersamaan hampir Rp 10 juta….bukan kayak perempuan murahan di Kota2 mu itu hanya ngga sampai RM 100…..Rp200 ribu….udah bisa memberikan service…..

    “DASAR MURAHAN”…….

    Heyy Pria…emang tolol kamu!…tiada pernah kami meminta sedekah dari Inggeris…kamu ini masih tidur kali….itu hanya pada jaman dahulu…jaman konfrantasi!…goblok!…sekarang Malaysia udah pada Maju…tolol!…hasil usaha sendiri tanpa meminta, mengemis dari sesiapa!…

    kepada tio!….ini saya ada satu cerita nih tentang teman saya dijakrta….yah tentang permasalahan korupsi!….

    semasa kami ngobrol2 di cafe di Jakarta saya berkata “di Malaysia korupsi juga banyak, dimana-mana juga masalah korupsi ada, ngga bisa lari tuh, kalo di Malaysia korupsi, rasuah, uang suapan di bilang aung “UNDER TABLE”….terus teman saya bilang ” wahhh di Indonesia agak berbeda pak!….kalo di Malaysia di bilang “UNDER TABLE”….disini “WITH THE TABLE”…..

    HAHAHHAHAHA…LUCU BANGET YAH ORANG2 INDONESIA…HAHAHAH…..

    DASAR GOBLOK!….PUIHHH!…PUIHHHHH!….

    LASTLY KEPADA tio….jangan tersinggung yah!…bukan saya yang bilang…teman saya di Jakarta, orang Indonesia yang bilang…kAtanya..

    ORANG SUNDA EMANG KETURUNAN MURAHAN…PEREMPUAN KETURUNAN SELIR!….

    dalam hati saya berkata….”no wonder murah amat yah!…ngga sampai Ringgit Malaysia 100 udah di bisa booking”….

    “BEGITU MURAH YAH HARGA DIRI WARGA INDONESIA…BANGSA YANG DIKATAKAN BANGSA BESAR…BANGSA YANG AMAT BERBANGGA DENGAN PERJUANGAN KEMERDEKAANNYA”….

    hahhahahhahha,,,,,,”shame on you Indonesian”….

  100. Tukang Kebun wrote on 24. March 2005 at 8:06 pm o'clock                  

    Mengajak Petani Tangerang Menanam Jagung

    DALAM skala yang sangat kecil, orang bisa bercermin pada petani di pedesaan. Seorang petani punya sawah, sapi, dan ayam. Sawahnya ditanami padi dan jagung. Beras hasil panen sebagian digunakan untuk makan sehari-hari, sebagian lagi dijual. Sedangkan jerami dan batang pohon jagung untuk makan ternak, entah itu sapi atau kerbau.

    Dari kehidupan ekonomi petani itu ada sinergi antara pertanian yang di-representasi-kan dengan sawah dan peternakan dengan binatang piaraan, seperti sapi dan kerbau. Keduanya saling menunjang untuk menuju kemakmuran.

    Dalam skala luas, sinergi seperti itu mulai dipraktikkan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tangerang. Dari segi lembaga, semula antara Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan diselenggarakan secara terpisah. Belakangan, dua lembaga itu disatukan agar keduanya saling bersinergi, seperti yang dipraktikkan petani di pedesaan.

    Lengkapnya baca di http://www.kompas.com/kompas-cetak/0503/17/metro/1619723.htm

  101. Siti Nurhaliza wrote on 24. March 2005 at 8:09 pm o'clock                  

    hahahaa..sepertinya keliatan korupsi di RI lebih hebat yah dari Malaysia…..keliatan meraka lebih tamak haloba yah!….kalo di Malaysia dibilang “Under Table”……di Indonesia dibilang “With The Table”….

    heheheh…tamak banget sampai meja2nya sekali….heheheh…funny amat!…heheheh

  102. Anthony Fajri wrote on 24. March 2005 at 8:38 pm o'clock                  

    Ah, malaysia aja ditakutin..
    beraninya cuman nge-eksport tukang bikin bom ke indonesia..
    liat dong indonesia.. punya Roy Suroy dan Anne Ahira.. emang malaysia punya tukang lawak seperti roy suroy ? emang malaysia punya tukang spam (yang anti spammer) tingkat dunia seperti Anne Ahira ?

    Hore… ke seratus…

  103. andika wrote on 24. March 2005 at 8:50 pm o'clock                  

    no 100 bukan?

  104. tioooooo himself wrote on 24. March 2005 at 9:15 pm o'clock                  

    andika: heehehiehiehi anda telat :P
    Fajri : hhuhuhuhuhu telat !
    tukang kebun : silahkan ambil gelasnya di kost :P

  105. gonz wrote on 24. March 2005 at 9:26 pm o'clock                  

    Jim kamu tuh pinter, tapi sayang ya soalnya sebego-begonya orang gak akan terima begitu saja pernyataan bahwa murahan adalah satu tradisi suatu etnis tertentu :)

  106. tioooooo himself wrote on 24. March 2005 at 9:46 pm o'clock                  

    buat jimmy sama temennya sebelahnya yg bernama siti nurhaliza :

    jim mau murah mau mahal tuh pelacur tetep aja dosa *kalo ngomongin dosa sih* , trus bego begonya aja orang malaysia yang mau meniduri pelacur dengan harga mahal, emang apaannya yg beda ? bentuk kelaminya juga sama dll emang dengan harga mahal bentuk kelaminnya horizontal ya ? ahuahuauaahua TOLOL aja udah bayar mahal tetep bentuk kelaminnya sama rasanya sama :P *versi gak ngomongin dosa*
    melacur gak sama jim dengan ngejual harga diri … gak tau yah kalo di malay … disini sih gak :)

    kalo komentar yang orang sunda keturunan selir … tau kan istilah selir? dimalaysiapun _mungkin_ rajanya punya selir … :) yah itung itung kamu ngeledek anak rajamu sendiri jim … dan lagian banyak kok bukan orang sunda doang yg jadi selir … :)
    dan secara agama boleh kan punya istri lebih dari 1 ?

    untuk yg masalah meja itulah dia hebatnya disini … mau korupsi gak tanggung tanggung :P kalo disana kan suka pura pura baek ninggalin sisa meja hohohhohho :D

  107. jimmy wrote on 25. March 2005 at 10:04 am o'clock                  

    dan saya punya satu lagi cerita….ini kisah saya sewaktu maen ke satu daerah di Jawa Barat (Indramayu)….yah daerah yang miskin, mundur tetapi indah dan cantik viewnya!….

    Saya diajak teman saya berhenti minum di warung kopi!…..kebetulan turut sama minum di warung kopi itu beberapa orang pak Polisi ( kalo gak salah saya ada 4 orang)!teman saya bilang meraka itu “High Ranking Police Officer”!….Sesudah beberapa menit berlalu, saya liat pak polisi itu ingin membayar minumannya, dan pemilik warung ngga mo menerimanya katanya ikhlas pak!…..saya liat sungguh hormat orang2 yang didalam warung itu terhadap polisi2 itu….

    Saya jadi tertanya kenapa orang2 kampung disini terlalu menghormati polisi2 itu….kayak orang bikin salah…takuttt banget!….

    Teman saya bilang…..”polisi-polisi di Indonesia ini beda pak! dengan polisi-polisi di Malaysia….”kalo di Indonesia jika seseorang menjadi polisi…bukan hanya seluruh keluarganya turut sama menjadi polisi….sampai ke ayam-ayamnya juga akan menjadi polisi”…..

    Ohhhhh barulah saya ngerti…dan saya tersemyum aja…….lucu sekali yah Indonesia ini!….

    dan satu lagi kisah sewaktu saya bertugas di ke Pulauan Riau….”Saya berangkat ke Pulau Bintan pakai Fast Ferry dari Johor (Malaysia) ke Tg. Pinang (Riau, Indonesia)….kebetulan passport saya udah tamat tempoh/waktu nya….biasanya kan sebelum 6 bulan dari tarikh luput harus ditukar baru….tapi saya lupa…sesampai saja saya dipelabuhan…di pemeriksaan imigrasi, saya terus ngga dikasih masuk oleh officer imigrasi itu….katanya….passport saya udah expired!…terus saya jadi bingung…wah gawat nihh…kebetulan juga saya dijemput oleh teman saya…orang local disana….dia terus masuk ke kantor imigrasi berjumpa saya…dia bertanya ke officer itu, ada apa dan kenapa…meraka terus berkata passport saya udah tamat, udah expired….

    Saya liat teman saya berkata sesuatu sama officer imigrasi itu dan saya liat dia mengeluarkan uang Rp 20 ribu…kerana ada 3 orang officer, dia memberikan Rp 60 ribu…dan kemudian, sambil tersenyum officer Imigrasi itu berkata kepada saya “nanti kalo udah pulang ke Malaysia di ganti yah passportnya!…nah sekarang bapak bisa keluar”…

    wahhhh saya bisa masuk lho ke Indonesia walupunpun passport udah invalid!…teman saya berkata “di Indonesia ini apa pun bisa terjadi….yang penting punya uang….apa pun uang..uang…dan uang….”…

    hehehhe…lucu banget yah Indonesia….

  108. wayan wrote on 25. March 2005 at 2:51 pm o'clock                  

    Maaf OOT.

    Ada semacam pengukur statistik comment nggak yah? semacam MRTG gitu?. Disini tensi nya kadang naik banget, trus mereda kemudian mulai lagi memanas. Tinggian mana grafik yang ijo atau yang biru ?

  109. Rizki wrote on 25. March 2005 at 7:29 pm o'clock                  

    indonesia pasti menaang

  110. DODAM wrote on 25. March 2005 at 7:55 pm o'clock                  

    jimmy 107…maneh boga toko onderdilnya di banceuy…?mobil masih keneh nu bodas nu butut tea…?cageur ilaing kehed…..gues nurustunjung tong loba omong iyeu dewek dodam……maneh mah gawe tumpak wae……..geus tong loba omong jim…konci tah sungut bisi kumaonam…..ari ong weng hok kanu nawon ayeuna…?masih sok ngureuk..?tah sakitu heula ti mamang mah….ulah sok sumput salindung ah

  111. jimmy wrote on 26. March 2005 at 8:06 am o'clock                  

    Hoii DODAM!…kalo bicara pakai bahasa Indonesia!….jangan pakai bahasa daerah!…goblok amat!….Gimana Indonesia mau maju, gimana mau membangun…kerana semua rakyatnya tolol kayak si dodam!…bicara hanya dia seorang yang ngerti!…..

  112. jimmy wrote on 26. March 2005 at 9:27 am o'clock                  

    heyy dodam!…kalo bicara pakai bahasa Indonesia …jangan bicara pakai bahasa daerah (bahasa sunda)…mungkin ada yang ngga ngerti tuh!…

    BDW INI ADA ARTIKEL PERDAGANGAN ANAK2 DIJADIKAN PROSTUSI DISELURUH KOTA2 DI INDONESIA…COBA LAH ANDA BACA….!!..DAN SEKALI LAGI SAYA TANYAKAN!..APAKAH INI YANG DIKATAKAN NEGARA MAJU DAN MEMBANGUN?….

    *Menelusuri Pelacuran ABG di Sejumlah Kota.

    SURABAYA - JAWATIMUR

    Anak ‘Bau Kencur’ di Segi Tiga Emas Surabaya

    GINCUNYA tidak terlalu tebal. Ia sepertinya baru belajar memakai pemerah bibir. Ia berusaha tersenyum sambil memainkan telunjuk kanannya yang ditempel di pipinya, ketika lampu mobil menyorot ke arahnya. Gadis ‘bau kencur’ itu mundur beberapa langkah begitu mobil berhenti di dekatnya. Dan posisinya diganti seorang pria.

    Siapa pria itu. Jangan terlalu cemas, itu adalah ‘negosiator’. Di kawasan yang terkenal dengan sebutan ’segi tiga emas’ Surabaya, yaitu Jl Pemuda, Jl Tais Nasution, dan Jl Simpang Dukuh setiap malam pemandangan seperti itu merupakan hal biasa. Di kawasan itu, setiap hari mulai pukul 18.00 para ABG (anak baru gede) mulai pasang aksi.

    Untuk bisa ‘menggaet’ ABG di Surabaya memang gampang-gampang susah. Untuk yang memakai mobil pribadi, tidak sulit. Dengan, sekali tekan klakson, mereka akan mendekat dan menawarkan diri. Masalah tarif bisa dibicarakan sambil berjalan, kalau tidak cocok, bisa dikembalikan ke tempat di mana mereka mangkal. Atau melakukan tawar-menawar melalui ‘negosiator’ alias germo.

    Tapi, bagi mereka yang tidak memiliki mobil pribadi, dengan taksi saja sudah bisa asalkan jangan berdua. Harus sendiri. Apalagi, memakai sepeda motor, mereka akan menolak secara tegas. Itu yang dialami Media ketika mendekati mereka sambil mengendarai sepeda motor.

    Seorang penjual minuman yang mangkal di Jl Pemuda, langsung memperingatkan. “Kalau mau booking ABG, jangan sekali-kali ada dua pria dalam taksi itu, atau sepeda motor, mereka tidak mau, malah lari,” katanya.

    Pernah ada ABG yang dibawa oleh dua orang, ternyata di tengah jalan seluruh perhiasannya dipreteli, termasuk uangnya. Sejak, kejadian itu mereka sangat hati-hati.

    Media kemudian, seorang diri mencarter taksi sambil menelusuri kawasan ’segi tiga emas’ itu. Saat di Jl Tais Nasution, taksi melaju pela-pelan. Para ABG yang berjejer mulai tampak senyum-senyum, sambil memainkan tulunjuknya yang ditempel di pipi.

    Begitu melihat di dalam taksi hanya satu orang dan mobil berhenti, mereka kemudian melangkah mundur. Dan tampil seorang pria yang berpakaian sangat rapi.

    Pria itu membungkuk ke jendela mobil, “Malam Bos, cari cewek. Tinggal pilih,” kata germo itu sambil menyebutkan nama-nama ABG yang ada dalam ‘genggamannya’.

    Ia menunjuk, “Yang pakai kaus putih, umurnya baru 16 tahun, sedangkan yang kaus hitam umurnya 19 tahun. Tinggal pilih, mana yang suka,” ujar pemuda yang mengaku bernama Teddy.

    “Berapa tarifnya,”tanya Media. “Di kawasan sini sudah biasa, antara Rp 150 ribu sampai Rp 200 ribu. Untuk short time, selama tiga jam. Selebihnya, silahkan bos yang transaksi dengan ceweknya. Yang, jelas kita pasang tarif itu,” katanya.

    Apa boleh ditawar. Tentu saja, bisa, tarif yang dipatok tidak mutlak, tapi bisa ditawar. Asalkan, jangan sampai Rp 100 ribu, pasti tidak akan digubris.

    Transaksi biasanya tidak bisa langsung OK, tapi harus melalui proses. Pada saat itu, GM (panggilan khusus untuk negosiator) memanggil cewek yang dimaksud agar masuk lebih dulu ke dalam mobil. Tujuannya, tidak lain agar konsumen tahu wajah dan panampilannya. “Biasanya di jalan, waktunya sangat sempit, maka ceweknya diperintahkan masuk dulu. Biar, Bos tahu saja,”kata Teddy.

    Jika tidak berkenan, mereka juga tidak kecewa.

    Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Jl Embong Sawo, tidak jauh dari Jl Pemuda, hanya sekitar 50 meter. Di tempat ini, tampak dua ABG duduk di atas sepeda motor, sambil menghisap rokok. Keduanya, tidak langsung mendatangi mobil. Tapi, germo yang menghampiri begitu jendela mobil terbuka. Kalimat pertama yang keluar adalah, “Malam. Cari cewek,” katanya. “Maaf, tinggal dua ABG, lainya sudah di-booking orang. Tapi, saya jamin tidak rewel. Siap, main dalam bentuk apa pun juga,” ujarnya setengah memaksa.

    Di kawasan Jl Embong Sawu ini tarifnya memang agak sedikit mahal dibandingkan dengan ABG di Jl Tais Nasution. Yang membedakan karena di kawasan itu ABG-nya benar-benar masih ‘bau kencur’. Untuk tiga jam, mereka pasang tarif Rp 200 ribu. Memang, bisa ditawar tapi tetap saja tidak boleh di bawah Rp 150 ribu.

    “Jangan disamakan dengan yang lain. Cewek di sini memiliki ketangguhan dalam hal servis,” ujar sang germo. Tanpa menyebut, jenis ketangguhan yang dimaksud.

    Di Jl Simpang Dukuh memang lebih ramai dibandingkan tempat mangkal lainnya karena terdapat diskotek. Selain itu, tidak ada penerangan jalan yang menyebabkan anak-anak baru gede itu tidak malu-malu menawarkan diri kepada ‘konsumen’ yang kebetulan lewat di tempat tersebut. Di kawasan ini, mereka agak jual mahal. Tidak sembarangan mau diajak.

    “Cewek di sini memang jual mahal, Mas. Kalau, orangnya itu tidak bermata sipit, jarang yang mau. Tapi, kalau punya mata sipit dan bermobil, langsung tancap,” kata seorang pedagang yang biasa menjadi tempat mangkal ABG.

    Seperti kawasan lainya, peran germo sangat dominan. Ini tidak lain, karena sikap malu-malu yang ditunjukkan para ABG tersebut. Ketika, Media melewati kawasan itu, sejumlah ABG hanya bergerombol, sepertinya mereka tidak terlalu peduli terhadap ‘tamu’ yang datang.

    “Silakan pilih sendiri. Ini namanya Hana dan ini namanya Yeni. Dua-duanya ABG tulen,” kata germo bernama Sandy. Untuk meyakinkan konsumen, mereka tidak malu-malu menyebut bahwa keduanya bisa diajak ‘karaoke’ istilah oral seks di kalangan ABG.

    Tarifnya tidak jauh beda dengan ABG yang mangkal di kawasan lainya, yakni Rp 150 ribu. Bahkan, kalau pandai menawar bisa turun hanya Rp Rp 125 ribu untuk tiga jam pemakaian. Kalau mau nambah bisa dikalikan sendiri.

    Tapi di kawasan ini harus ekstrahati-hati, germo sering main paksa. Kendati hanya sekadar minta uang rokok, tapi biasanya memanfaatkan ABG dengan menyebutkan bahwa ‘anak asuhnya’ itu punya utang.

    Seperti yang dialami Media, seorang germo mengatakan kepada salah satu ABG, “Han, kamu kan punya utang sama saya Rp 15 ribu, bagaimana kalau Bos ini yang bayar, tidak apa-apa kan,” kata Sandy. Ketika disodorkan uang Rp 20 ribu, germo itu mengatakan, “Terima kasih Bos, silakan nikmati malam minggunya.”.

    Germo di Jl Tais Nasution, paling sedikit memiliki lima ‘anak asuh’, dan paling banyak 20 orang. Mereka selalu membawa foto ‘anak asuh’ dalam berbagai pose.

    Mereka sebagian besar dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Jika ditanya, mereka tidak sungkan-sungkan menyebut nama SLTA tempat mereka sekolah atau menyebutkan nama perguruan tingginya bagi yang mahasiswi.

    ‘Kalau Saya Suka, Gratis pun Jadi’

    “KALAU saya suka, gratis pun jadi,” kata Hana. Gadis manis yang tahun lalu lulus sebuah SLTP di Probolinggo itu akan sangat senang bila bertemu dengan pria ganteng.

    Ukuran ganteng bagi Hana tidak ada standar khusus, misalnya tinggi besar, atletis, berkumis atau lain sebagainya, “Pokoknya ganteng dan saya suka. Oke,” ujarnya sambil tersenyum.

    “Tapi biarpun uangnya satu karung, kalau saya tidak suka, ya saya enggak mau,” katanya.

    Sudah berkali-kali ia tidak mau menerima bayaran dari pria ganteng yang disukai. Yang paling melekat di hatinya, adalah seorang pria ganteng dari Indonesia timur.

    — DIEDIT — tulisan kepanjangan untuk lanjutannya silahkan email jimmy

  113. jimmy wrote on 26. March 2005 at 9:32 am o'clock                  

    berkisar Rp 360 ribu hingga Rp 450 ribu untuk setiap kali kencan.

    Menurut Inge, jaringan penjualan gadis ABG ke Tawan cukup rapi. Pada pedagang gadis lengkap dengan mata-mata dan tukang pukulnya. Mereka umumnya orang Indonesia yang memiliki kebebasan keluar masuk ke negara tetangga itu. Harga seorang wanita, dihargai cukong 4.000 ringgit atau Rp 7,2 juta (satu ringgit Rp 1.800).

    Tapi saat ini Inge sudah lepas dari cengkeraman kombet. Inge melarikan diri dan lolos kembali ke kampung halamannya, ketika para tukang pukul berpesta, menikmati hasil penjualan wanita.

    Selain ditempatkan di hotel-hotel di Tawan, juga ada yang dijual lagi ke cukong di Singapura, Sandakan, dan Kinabalu.

    Menurut pengakuan Inge, memikirkan melarikan diri dari sarang maksiat, muncul saat Inge sedang haid namun dipaksa melayani tamu. Karena Inge menolak, ia lalu dipukuli dan dicaci maki, perlakuan yang sama juga dialami wanita-wanita lainnya.

    Inge belum berani mengungkapkan siapa-siapa oknum yang terlibat dalam penjualan wanita-wanita, dia hanya menjelaskan di antara rekan-rekan wanitanya waktu masih di Tarakan, Tanjung Selor, maupun asal Pulau Jawa, rata-rata terbujuk dengan janji dapat kerja dengan gaji besar. Hal itu dibuktikan si pembawa dengan membelikan pakaian mewah dan pehiasan emas.

    Namun setelah berada di sana, pakaian dan perhiasan dipreteli untuk diambil lagi. Hasil kencan dengan tamu juga diambil. Mereka dilarang kirim surat ke keluarga.

    — DIEDIT — tulisan kepanjangan untuk lanjutannya silahkan email jimmy

  114. jimmy wrote on 26. March 2005 at 9:35 am o'clock                  

    CIREBON JAWA BARAT

    PEONG. Itu sebutan untuk pelacur ABG di Cirebon. Seperti juga di sejumlah kota lainnya, mereka biasanya keluyuran malam di diskotek. Di Kota Udang itu, mereka lebih suka di diskotek di New Land Grand Hotel Cirebon.

    Di antara irama musik yang berdentum keras, seorang gadis mengenakan celana biru ketat, dengan T-shirt warna putih yang juga ketat, sendirian, bergerak lincah mengundang perhatian. ”Kalau Mas berminat, nanti akan saya hubungkan,” bisik seorang pramuria yang berdiri sebelah meja menawarkan jasa (bukan hanya sekali) sambil juga menawari tambahan minuman. Mungkin lantaran dijawab beberapa kali nanti saja, akhirnya sang pramuria ‘nekat’ memanggil sang cewek tadi. ”Kristin,” ujarnya singkat sembari mengulurkan tangan.

    Kristin, cewek ABG berusia 17 tahun, kulit kuning langsat bermata agak sipit mirip amoy, mengaku asal Cirebon. Aroma alkohol menyeruak lewat mulutnya. Sekali-sekali, ia terbatuk, katanya sedang pilek. “Tidak sering, sih, yang pasti kalau malam Minggu saya ke sini,” tuturnya.

    Ia anak ketiga dari empat bersaudara. Merasa frustrasi dengan mantan pacarnya yang setelah ‘menghisap madunya’, pergi entah ke mana. “Aku tak tahu ia kini ada di mana. Buat apa mikiran yang sudah lewat. Bikin pusing.” Sementar anak hasil kumpul kebonya diadopsikan kepada keluarga tak berketurunan yang tinggal di Kuningan. Kadang-kasdang saja Kristin menengok Doni–nama anak berumur 1,5 tahun.

    – DIEDIT — tulisan kepanjangan untuk lanjutannya silahkan email jimmy

  115. Bi[G] wrote on 26. March 2005 at 2:15 pm o'clock                  

    sik asik asik.. rame lagi… :D
    sampe 17tahun.com pindah sini…
    ahuhauwhuahhwuawaw

  116. tioooooo himself wrote on 26. March 2005 at 3:49 pm o'clock                  

    iya Bi[G] si jimmy terlalu cerdas untuk baca komen nomer 59 …
    gak ngerti tuh si jimmy dah keabisan bahan atau gimana … tadinya mau gak gua naekin tuh tulisan si jimmy karena memalukan negaranya sendiri, menunjukan orang2 dari negaranya gak bisa berdebat cuman bisa kopi paste … tapi ah toh gak semua orang malaysia ‘cerdas’ seperti jimmy
    jimmy baiknya lu buat website sendiri deh buat nulis nulis sebanyak yg lu kopi paste di atas … eh btw itu pengalaman lu sendiri apa kopi paste dari web lain ? kalo pengalaman sendiri … hehehe ternyata lu cukup bejad juga yah jim :)

  117. pohenk wrote on 26. March 2005 at 7:02 pm o'clock                  

    ADA APA INI?
    UDAH LAH PERCUMAH COPY PASTE KATA-KATA GA JELAS DOANG SIH…MARI KITA SELESAIKAN DENGAN KEPALA DINGIN DAN GA PAKE CELANA…

    DAMAI AJA UDAH…NGAPAIN SIH RIBUT-RIBUT…

    MENDINGAN JUGA BERBALAS PUKULAN DIBANDING RIBUT-RIBUT SIH…

    I TONJOK YOU PUNYA HIDUNG, YOU TONJOK YOU PUNYA TITID YAH JIM..HAOHAOAHOHA

  118. jimmy wrote on 26. March 2005 at 8:49 pm o'clock                  

    DEBAT TENGKOROK LO!….BACA AJA SEMUA ITU…USAH DITANYA URL NYA APA!…

    …”ITU KISAH BANGSA BESAR YANG LO BANGGA-BANGGA KAN”….

    DAN SILAH BACA YANG INI!….

    Militer Malaysia Jauh Lebih Kuat daripada RI

    JAKARTA (Media): Kekuatan persenjataan militer Malaysia jauh lebih baik dibandingkan dengan Indonesia. Bila diukur secara kualitatif, perbandingan kekuatan mesin perang kedua negara adalah 80:20.

    Informasi itu diperoleh Media dari sebuah sumber resmi di Komisi I DPR berdasarkan penjelasan Dubes RI untuk Malaysia Rusdihardjo dalam rapat kerja dengan Komisi I yang berlangsung tertutup di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, kemarin.

    ”Menurut penjelasan Dubes, persenjataan Malaysia jauh di atas kita. Ya, sekitar 80 berbanding 20-lah,” jelas sumber itu.

    Rapat kerja Komisi I dengan Dubes Rusdihardjo yang dipimpin Ketua Komisi I Theo L Sambuaga itu berlangsung mulai pukul 10.00 WIB. Awalnya, rapat berlangsung terbuka bagi pers.

    Berbagai isu aktual berkaitan dengan hubungan bilateral Indonesia-Malaysia terungkap dalam rapat itu. Sejumlah anggota Komisi I juga meminta Dubes untuk menjelaskan banyak masalah, terutama masalah yang terkait dengan sengketa wilayah Blok Ambalat, TKI ilegal, illegal logging, dan sikap Malaysia terhadap Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

    Hal yang paling banyak disorot anggota Dewan adalah pernyataan maaf Dubes kepada Malaysia berkaitan dengan aksi demonstrasi di Tanah Air atas kasus Ambalat.

    Rusdihardjo pada 14 Maret 2005 menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah dan masyarakat Malaysia. Rusdi juga menyebut aksi demonstrasi di Indonesia terkait Ambalat dilakukan oleh orang-orang yang lapar dan gila.

    Pernyataan itu menyulut kemarahan publik di dalam negeri dan juga parlemen, khususnya anggota Komisi I DPR yang membidangi pertahanan dan luar negeri. Sejumlah aksi dan tuntutan disampaikan atas pernyataan Dubes itu.

    Kepada Komisi I DPR, Rusdi menyatakan tidak pernah menyampaikan permohonan maaf terkait sengketa Ambalat. Permintaan maaf itu semata-mata terkait dengan tindakan demonstran di dalam negeri yang melakukan pembakaran bendera Malaysia.

    ”Saya minta maaf bila apa yang saya lakukan itu tidak diterima baik oleh rakyat Indonesia. Saya lakukan itu karena ingin mendinginkan suasana dan melindungi sekitar 150 ribu orang TKI yang masih berada di negeri itu,” tuturnya.

    Pada bagian akhir, ketika hendak menjawab pertanyaan anggota Dewan tentang gambaran kekuatan persenjataan militer Malaysia dibandingkan dengan Indonesia, Rusdihardjo meminta agar penjelaan itu disampaikan secara tertutup karena menyangkut rahasia kedua negara.

    ”Saya minta agar jawaban mengenai kekuatan persenjataan Malaysia ini disampaikan dalam rapat tertutup,” kata mantan Kapolri di era pemerintahan BJ Habibie itu.

    Permintaan itu dikabulkan oleh pemimpin rapat sehingga wartawan diminta meninggalkan ruang rapat. Rapat tertutup itu berlangsung kurang lebih 25 menit.

    Penjelasan Dubes tentang kekuatan militer Malaysia itu sebagai jawaban atas pertanyaan anggota Dewan Heppy Bone Zulkarnaen, yang meminta klarifikasi atas data bahwa Malaysia mengalokasikan dana lebih dari US$2 miliar untuk pengadaan peralatan perang sampai 2008.(Hil/X-7).

    Cetak Berita Email Berita

    ——————————————————————————–
    Copyright © 2003 Media Indonesia. All rights reserved.
    Partnered with Indonesia Interactive
    Comments and suggestions please email miol@mediaindonesia.co.id
    Berita Lainnya
    Pembahasan APBN-P Ditentukan Bamus
    ——————————————————————————–
    Ketua DPR Diduga Langgar Kode Etik
    ——————————————————————————–
    KPU Nilai Putusan MK Timbulkan Persoalan
    ——————————————————————————–
    Editorial: Terima Kasih MK

  119. tioooooo himself wrote on 27. March 2005 at 4:54 pm o'clock                  

    JIM LAMA LAMA LU NGELUNJAK YAH … DI KASIH HATI MINTA BIJI HOAHOAHO … SAMA KAYAK NEGARA LU !
    URUSAN PERBANDINGAN ITU EMANG KENAPA ?!??!
    DULU JUGA JAMAN BELANDA DAN JEPANG PERBANDINGAN SENJATA 99%:1% TAPI TETEP AJA BISA NGUSIR PENJAJAH!!
    GAK KAYAK NEGARA YANG LU BANGGAIN … KEMERDEKAAN CUMAN DAPET KARENA DIKASIH INGGRIS ! HOAHAHAHOA

  120. jimmy wrote on 28. March 2005 at 7:46 am o'clock                  

    IYA!…MEMANG BENER KEMERDEKAAN MALAYSIA DIKASIH OLEH BRITISH!…MEMANG BENER MALASYIA NEGARA KECIL..POPULATION CUMA 22 JUTA ORANG!…KAMI SADAR ITU!….OLEH KERANA ITU KAMI BERUSAHA UNTUK MEMAJUKAN NEGARA KAMI AGAR DILIAT TINGGI DIMATA DUNIA, …UMPAMA PUJANGGA MELAYU AGAR ….”DUDUK SAMA RENDAH! BERDIRI SAMA TINGGI”….

    DAN LIATLAH BUKTINYA PADA HARI HARI INI!…MALAYSIA TERUS MENBANGUN DAN TERUS BERTAMBAH MAJU!…SEHINGGA/SAMPAI NEGARA YANG NGAKU “NEGARA BESAR”….BANGSA YANG NGAKU “BANGSA BESAR”….BERLOMBA-LOMBA DATANG UNTUK MENGEMIS!…DAN ITULAH KENYATAANYA!….

    YAHHHHH….MUNGKIN NEGARA BESAR! BANGSA BESAR ITU!..MASIH AJA LENA DIBUAI…DIULIT…MIMPI-MIMPI INDAH!…MASIH AJA BERBANGGA DENGAN PERISTIWA2 LAMA…MASIH BERBANGGA DENGAN KEMERDEKAANNYA!…SEHINGGA LUPA!..SEKARANG KITA LAGI JAMAN GLOBALISASI!….YANG DILIAT BUKAN BANGSA BESARNYA!…YANG DILIAT BUKAN PERISTIWA2 LAMA!….TETAPI PENCAPAIAN DAN KEMAJUAN!…

    “COBA LAH ANDA SEMUA BANGSA BESAR PIKIRKAN ITU”

  121. Jimmy wrote on 28. March 2005 at 10:28 am o'clock                  

    KEPADA tio !..URUSAN PERBANDINGAN ITU BUKAN APA2…HANYA SATU PERINGATAN!…KEPADA NEGARA YANG SERING MO “MEGANYANG MALAYSIA”….APABILA TERJADI PERMASALAHAN BESAR ATAU KECIL, TANPA USUL-PERIKSA NEGARAMU! TERUS MO ” MEGANYANG MALAYSIA”…TERUS MEMBAKAR BENDERA MALAYSIA, TERUS DEMO…DAN YANG PALING NGGA MASUK AKAL-PIKIRAN MANUSIA NORMAL, SAYA DENGAR FOTO/POSTER SI “SITI NURHALIZA” JUGA TURUT SAMA DIBAKAR!….HEHEHHE LUCU BUKAN!…IYA LANSUNG NGGA PUNYA KAITAN DENGAN PERMASALAHAN INI…TIDAK RELEVAN!…ITU MEMBUKTIKAN BETAPA TOLOLNYA BANGSA MU!…DEMO MELULU!..TANPA MENGETAHUI PERMASALAHNYA! SAYA JUGA DENGAR CUMAN DIBAYAR RP 10 RIBU SEORANG…UDAH BISA DEMO!….

    DAN SEKALI SAYA INGAT KAN!…ANDA SEMUA DI SITE INI SERING!…TERLENA DENGAN PERISTIWA2 LAMA…SERING MENYATAKAN PERISTIWA “DULU” DAN “DULU”…”DULU INDONESIA MERDEKA” “DULU SEMASA KONFRANTASI”….SEMUANYA DULU DAN DULU…

    “HAI KISANAK “DULU” ADALAH “DULU”…IT’S “HISTORY”…

    SEKALI SAYA INGATKAN!…”IT’S NOT HOW YOU BEGIN….BUT HOW IT’S ENDING”….

  122. the bluberry pie wrote on 28. March 2005 at 11:06 am o'clock                  

    eh eh.. kasian deh Jimmy. Ngga punya blog kalee.. jadi numpang kartasis-an di temnpatnya kang tio bhuahahahha

    Jgn2..

    *membaca prihatin postingannya Jimmy* udah lah guys, ini tuh dah jelas bgt, si Jimmy lemah syahwat dan hiperseks. ckckckckck.. porr you Jimmy. May someone can help you uhuahahahhaha

  123. pohenk wrote on 28. March 2005 at 3:51 pm o'clock                  

    mau dong sama yang hiperseks *lirik2 jimmy*

    jangan-jangan “anunya” kecil ya tapi banyak kaya buah anggur? hoahaohoaohaiaio

  124. zul wrote on 28. March 2005 at 6:32 pm o'clock                  

    Hebat betul hujah jimmy, sampai wak Indon tak terjawab. Bila Malaysia sudah biasa berunding, maka aksinya banyak menggunakan otak. Berbanding wak Indon yang sudah biasa menggunakan kudrat. Sebab itulah dalam isu ambalat, Indon tidak mahu kes ini dibawa ke ICJ (Mahkamah Keadilan Antarabangsa) kerana bangsa Indon tak biasa gunakan otak. Lihat!!!…bila mereka tidak dapat berhujah dengan jimmy, pelbagai kata keji yang dikeluarkan. Lihatlah MRP/DPR yang sibuk bergaduh dan bertumbuk. Inilah akibat sudah biasa menggunakan kudrat tidak menggunakan otak.

  125. tioooooo himself wrote on 28. March 2005 at 8:01 pm o'clock                  

    owww gitu yah zul ?
    hebad yah malaysia …
    keren keren malaysia emang layak jadi pemimpin dunia …
    :)

    tapi dunianya tenyom hhaohahaoho

  126. Pria tertantang wrote on 28. March 2005 at 8:26 pm o'clock                  

    #zul
    “OTAK” apa yg dimaksud..? apa itu bisa dibilang pintar..ente klo menafsirkan sesuatu jgn dlm satu hal..ingat belanda & inggris sakit hati dgn indonesia karna ga dpt wilayah sepeserpun disini, jelas donk mereka akan memenangkan malaysia..karna apa..? karna malaysia adlah negeri yg dibelas kasih oleh majikan (inggris)..apa itu yg ente anggap pake otak..hoahahaha..

    #jim
    ente nyebut soal pelacur kehormatan..?? mana ada istilah pelacur terhormat, GOBLOK bgt bahasa loe..apa tuh kelamin dibuat pake emas buahahah…apa loe bangga dgn sebutan negeri yg penuh pelacur sampe2 “PM” ente bergelar raja homo..yg siap sodomi rakyatnye..jgn2 Keturunan Raja ente juga narik salah satu pelacur utk dijadiin selir..gimana ga malu tuh..hoahahahah

    nih ada kutipan menarik, yg perlu disimak..klo diliat bisa jd info dari loe soal harga pelacur di malaysia cuma bokisan bacot loe doank ..
    ======================================================
    13 TKW yang Dijadikan Pelacur Dipulangkan

    Menurut Kapolres, 13 TKW tersebut menjadi korban calo tenaga kerja. Mereka dijanjikan kerja di Malaysia menjadi pembantu rumah tangga, tapi setelah sampai di Malaysia ternyata dijadikan pelacur.
    Menirukan penuturan salah satu korban, Kapolres menjelaskan, mereka ditawari kerja ke Malaysia oleh tiga orang calo yakni Jimmy asal Kuala lumpur, serta Dohan dan Anjari asal Serawak.
    Mereka kemudian ditampung di sebuah rumah di serawak dengan penjagaan ketat. Segala kebutuhan dipenuhi ketiga calo tersebut dengan syarat tidak boleh keluar.
    April lalu mereka diberangkatkan ke Malaysia melalui Bandara Juanda menuju Makassar. Mereka dibawa ke Tarakan untuk menyeberang ke Malaysia.
    Di Malaysia mereka sudah dijemput calo lainnya, Nani, Indri, Anwar, dan Sape. Kecurigaan mulai timbul karena mereka ditampung di kawasan kumuh dengan penjagaan ketat.
    Ternyata bukan pekerjaan diperoleh, mereka dijadikan sebagai pelacur. Bagi yang masih perawan dijual ke pria hidung belang dengan harga sebesar 1.000 ringgit atau Rp2,6 juta, sedangkan yang tidak perawan tarifnya 25 ringgit. Itu pun masih dibagi 15 ringgit untuk germo dan 10 ringgit untuk wanita tersebut.
    ”Selama sebulan mereka dipaksa melayani pria hidung belang di Malaysia,” kata Kapolres. Karena tidak kuat salah satu ada yang lolos dan melapor ke Konsulat RI di Malaysia.
    =======================================================

    jim2..lama ente gw racunin juga neh…heuheue100x

  127. jimmy wrote on 29. March 2005 at 7:55 am o'clock                  

    Nah sekali lagi anda memberikan komentar bahawa Inggris majikan Malaysia!….heheh…lucu sekali…

    Kerana apa, kerana Malaysia pernah dijajah Inggeris?…anda juga pernah dijajah Belanda bukan?…malah lebih lama berbanding Malaysia….atau pun kerana kemerdekaan Malaysia hasil pemberian…dan kemerdekaan bangsa besarmu hasil perjuangan pakai bambu runcing!…

    Heheheh…tolol sekali kamu!…seperti yang saya bilang anda masih di buai mimpi indah, di ulit mimpi lama, masih berbangga-bangga dengan kenangan lama…sedangkan negara kecil sperti malaysia pada udah maju dan membangun…

    Nah sekarang liatlah negaramu itu!…..dan juga liatlah Malaysia!…perbedaan seperti langit dan bumi!….

    Dan terima kasih kerana artikelnya!…terima kasih kerana memalukan bangsa mu sendiri…itu berarti bukan semua TKI/TKW yang datang ke Malaysia mo bener2 berkerja…yah meraka berkerja juga…tapi kerja yang ngga beneran!..thanks a lot “pria tertangtan”

    dan coba kau baca artikel ini…betapa bangsa mu!….

    ——————————————————————————–
    Sepang & Sentul, Saudara Beda Nasib

    Sirkuit Sepang, Malaysia dan sirkuit Sentul, Indonesia ternyata memiliki banyak kesamaan. Namun mengapa hanya Malaysia yang sukses menggelar GP Formula 1?

    GP Malaysia telah selesai akhir pekan lalu, dan terbukti tim Renault kembali membuat kejutan dengan menjadi juara lewat Fernando Alonso.

    Lepas dari masalah kompetisi Formula 1, GP Malaysia memiliki cerita menarik untuk dibagikan dengan pembaca budiman.

    Tahun ini adalah untuk ketujuh kalinya berturut-turut Sepang menggelar kompetisi Formula1. Namun suasana semarak tetap terlihat dimana-mana. Iklan-iklan GP Malaysia sangat banyak terpampang sejak tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) hingga di sepanjang jalan-jalan kota.

    Banyak sekali hal yang kita temukan dan membuat kita lupa sedang berada di negara orang. Mulai dari tutur bahasa Melayu yang tidak terlalu sulit untuk dimengerti, macetnya jalanan layaknya kota Jakarta hingga orang-orang yang menyeberang jalan seenaknya.

    Ketika berada di sirkuit Sepang, kita baru tersadar tidak sedang berada di Indonesia. Terpampang di depan mata bagaimana negara yang memiliki latar belakang budaya yang tidak jauh beda dengan kita, tetapi mampu melakukan sesuatu yang hanya dilakukan oleh 19 negara di dunia.

    Kenyataan ini membuat kita bertanya-tanya, mengapa Indonesia tidak bisa menggelar F1 seperti Malaysia? Padahal kita punya sirkuit Sentul yang dibangun
    berdasarkan standar FIA, sejak tahun 1993 atau lebih cepat enam tahun dibandingkan Malaysia.

    Latar belakang keberadaan kedua sirkuit ini juga tidak jauh berbeda, karena diprakarsai oleh anak mantan pemimpin tertinggi pemerintahan masing-masing. Sepang oleh Dato Mokhzani Tun Dr Mahatir, sementara Sentul oleh Hutomo Mandala Putra.

    Lantas apa yang menyebabkan nasib kedua sirkuit berbeda? Sepintas alasan yang terlihat sangat jelas yakni peran perusahaan nasional. GP Malaysia sejak awal di
    dukung penuh oleh perusahaan minyak Malaysia, Petronas.

    Nama resmi GP Malaysia pun sebenarnya adalah Petronas Malaysian Grand Prix. Namun bukankah Indonesia juga memiliki perusahaan minyak bernama Pertamina? Tidak hanya perusahaan nasional yang terlibat, Malaysia juga menggunakan pembalapnya sendiri yakni Alex Young sejak musim 2001. Meski hanya selama dua tahun, setidaknya Malaysia telah mencatatkan sejarah sebagai negara Asia Tenggara pertama yang memiliki pembalap F1.

    Kembali lagi ke Indonesia, bukankah kita juga memilikipembalap yang memiliki potensi seperti Ananda Mikola? Prestasi Mikola bahkan masih di atas Alex Yoong saat masih di F3. Namun lagi-lagi, mengapa?

    Indonesia sebenarnya memiliki kesempatan emas saat mendapat kepercayaan FIA menyelenggarakan GP 500cc tahun 1996. Namun kepercayaan tersebut hanya dua tahun
    mampu kita pertahankan. Bukannya meningkat ke GP F1, Sentul malah dihapus dari agenda GP 500cc.

    Sentul tadinya sempat banjir kegiatan internasional seperti Enduro Race, Formula Brabhram dan Asia, Touring, Drag Race hingga Superbaike World Championship. Namun mulai tahun 2000, Sentul bisa dikatakan sepi.

    Pemerintah kita bukannya tidak memiliki perhatian terhadap Sentul. Tahun 2001 dikeluarkan Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No.560/MPP/2001, yang menghimbau industri otomotif seperti Mercedez Benz, Suzuki serta Opel untuk menggunakan Sentul sebagai tempat melakukan test drive. Langkah ini hingga sekarang kelihatannya mampu menutupi biaya perawatan Sentul, tetapi sampai berapa lama?

    Tahun depan India direncanakan akan menjadi tuan rumah baru GP F1. Untuk mengarah ke sana, India telahmempromosikan pembalapnya Narain Karthikeyan yang musim ini bergabung bersama tim Jordan. Semakin sulit dimengerti, mengapa negara yang disebut-sebut lebih miskin dari Indonesia itu mampu melangkah lebih jauh?

    Sebanyak 19 sirkuit yang diagendakan FIA (Federasi Otomotif Internasonal) bersama Bos FOM (Formula One Management) Bernie Ecclestone, merupakan agenda terpadat sepanjang sejarah F1. Tentunya akan sangat sulit bagi negara baru untuk masuk kalender F1 di musim-musim mendatang. Namun demikian tidak ada kata terlambat untuk maju. Jika tidak berusaha, maka selamanya nasib sirkuit kebanggaan kita itu tidak akan pernah sebaik saudaranya, Sepang.

  128. Jimmy wrote on 29. March 2005 at 9:11 am o'clock                  

    Nah …sekarang!..apa lagi yang mau kau banggakan hai saudara diseberang!…setelah banyak bukti2 yang saya kirimkan…bukti2 yang bukan direka2 dan juga bukti2 yang bukan ditulis oleh orang Malaysia, malah ditulis sendiri oleh bangsamu!…liatlah betapa bangsa mu sendiri ,menangisi, menyesali akan apa yang berlaku di Indonesia…

    Ayoo lah apa lagi yang mau kau buktikan!…ayoo lah!…ayoolah ORANG-ORANG LAPER DAN GILA! (cuma mengambil ungkapan dari DUBES Indonesia ke malaysia)…bukti…kebesaran bangsamu!….bangsa yang berjuang pakai bambu runcing!……

  129. Temennya Katob wrote on 29. March 2005 at 1:43 pm o'clock                  

    Believe me or not…terlepas dari segala omongan bodoh seorang Jimmy dan pasangan homonya si Zul (yg gue yakin tidak mewakili malaysia secara keseluruhan…note jg kalo gue ga suka jimmy and bukan ga suka Malaysia) bahwa kita emang bakal kehilangan Ambalat! Kenapa? Kalo perang ngandelin teknologi militer kita pasti kalah! Kecuali kita mau bener2 frontal perang sama Malaysia sampe seluruh rakyat maju perang…50-50 deh kalo gini.
    Terus kalo misalkan lewat jalur diplomasi berat jg (bukan karena Malaysia jago diplomasi…sekali lagi bukan) karena ICJ itu ada di Belanda dan tau kan Shell itu perusahaan mana?

    Jadi ada baiknya kita selesain comment2 ini semua ya? Terutama utk Jimmy…kebodohanmu sudah terbukti di sini…jadi cukup ya? Krn memang ga ada yg bisa loe buktiin lagi…OK?

  130. Refresh Wonkito wrote on 29. March 2005 at 1:49 pm o'clock                  

    Ambalat Itu Indonesia (Harga Mati)

    Sumber gambar: modblog

    Cukup Sipadan-Ligitan!
    Setelah Sipadan-Ligitan diserahkan ke Malaysia pada tanggal 17 Desember 2002 oleh 16 dari 17 hakim Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ) dengan dakwaan Indonesia “tidak” menunju…

  131. wonkito wrote on 29. March 2005 at 2:08 pm o'clock                  

    sipadan-ligitan lepas dari indonesia karena my sudah duluan ngurus dua pulau itu, sedangkan indie dianggap tidak punya keinginan serius… nah kalo blok ambalat, indie sudah lama ekplorasi tapi my mengklaimnya dengan alasan apa lagi sekarang?

    buat jimmy, gw cuman mo bilang “terserah lo mo ngomong apa, seng waras ngalah”

    untuk urusan dalam keluarga hanya anggota keluarga yang boleh ikut campur, kalo ada orang lain yang coba2 turut campur itu namanya kurang ajar… jadi kalo sudah jelas2 bukan orang indie trus turut campur urusan bangsa dan negara ini apalagi sampe mo ikut ngurusin kedaulatannya itu namanya juga KURANG AJAR! wajar dong kalo ANAK NEGERI mencak2 sama KEKURANG AJARAN ini…

  132. pria tertantang wrote on 29. March 2005 at 4:08 pm o'clock                  

    Hi.. Jimmy goblok..ente ga bisa ngerti tuh arti tulisan….”karna malaysia adlah negeri yg dibelas kasih oleh majikan (inggris)” apa perlu gw mention disini..itu berarti negeri loe adalah budak dr inggris bukan sebaliknya…tolol bgt sih loe jauh2 disana ga bisa baca tuh tulisan. ya udah percuma gw ribut2 disini klo cuma ama anjingnya Malaysia, gw butuh orang malaysia nya bukan anjingnya…Ok, that’s it.

  133. jimmy wrote on 29. March 2005 at 4:12 pm o'clock                  

    PADA “WONKITO”….SAYA SETUJU DENGAN KOMENTAR ANDA ITU!…BUKAN MALAYSIA MAU IKUT CAMPUR DALAM PERMASALAHAN DI INDONESIA “WE DON’T CARE BRO!”…

    TETAPI WAJARKAH KITA BERDIAM DIRI!…APABILA RAKYATMU SERING BERTINDAK MELULU,BERTERIAK “GANYANG MALAYSIA” “MEMBAKAR BENDERA DAN SEGALA MACAM PENGHINAAN”….APA KAH ITU BUKAN KURANG-AJAR…DAN SEHARUSNYA DIBERIKAN PENGAJARAN!…..

    OKE! SETUJU KITA HENTIKAN DISINI!…UNTUK YANG TERAKHIR…SAYA PUNYA SATU SOALAN KEPADA ANDA SEMUA!…..”YANG MANA LEBIH BODOH! ORANG BODOH KAH ATAU ORANG-ORANG BODOH YANG MENGEMIS DI NEGARA ORANG BODOH”….

  134. tioooooo himself wrote on 29. March 2005 at 4:57 pm o'clock                  

    .”YANG MANA LEBIH BODOH! ORANG BODOH KAH ATAU ORANG-ORANG BODOH YANG MENGEMIS DI NEGARA ORANG BODOH”….

    SAMA !!!
    KARENA NEGERI TEMPAT MENGEMIS ORANG BODOH MAU MEMPEKERJAKAN ORANG BODOH YANG MENCARI KERJA :)

    – DONE –

    mau diterusin apa udahan sampe disini aja ? udahan aja ya … capek euy bacanya orang marah marah dll …
    mending juga seneng2 dah …

  135. Anonymous wrote on 30. March 2005 at 11:25 am o'clock                  

    suara saja banyak tapi kerja tajuga pandai. curi bunuh rogol ada lah.kalau orang sana kuat kenapa tidak lawan tsunami. kau tau kau kah apa yang kau katakan.

  136. nanda_milala wrote on 01. April 2005 at 10:51 pm o'clock                  

    coba kita renungkan dengan apa yang kita tulis di sini! Apakah kita ini sudah kenal akan tuhan dan agama ? dan kenapa kita harus tidak berpikir dengan manusiawi ya?
    kita semua adalah umatNya tuhan mengadulah kita sama dia dan jangan kita semua main hakim sendiri ?takut akan tuhan ,dengan sendirinya indonesia akn pulih dan menjadi damai.
    bicaralah kita dengan bahasa manusia dan jangan lah kita mau menang sendiri saja . Masih banyak problem indonesia hadapi ,baik cobaan dan musibah , apa kah kita semua buta dan tidak punya hati? memang kami adalah anak bangsa indonesia merantau ke malatysia dan jangan lah kiranya kami ini disepelekan disini . Walaupun sejelek mana kami lihat negara kami ,kami tetap cinta indonesia .
    kalau perang dibilang, apkah kita udah pikir yang kita ucapkan itu sudah puas menurut kita ? so beralih lah kita semua kejalan yang baru ,cari jalan damai .masih banyak rintangan yang kita jalani hari ini dan selamaya. cari lah tuhan supaya indonesia bebas dari belenggu masalah , saya dari keluarga sembiring milala beralamatkan dari tiga binanga merasa ,damai lah lebih baik dari pada perang ,terserah orang bilang apa negara kita jelek , dan dari kejelekan kita itu sama sama kita bangun kembali ,ukir kembali ,terrus berjuang ,mencari damai dan cari akan kasih yesus kristus , takut akan tuhan saya rasa indonesia boleh berubah dan semakin baik seperti kita inginkan.

    jadi ini lah hati dari anak bangsa indonesia tki yang cuma kerja kilang di malaysi cinta akan pengorbanan indonesia.
    terimakasih tuhan damai kan lah hati kami yang penuh rasa sentimensi terhadap kami sesam a manusia .

    negara damai.

  137. Shamshul wrote on 03. April 2005 at 7:06 pm o'clock                  

    Wahai saudaraku di Malaysia dan Indonesia. Saya adala rakyat Malaysia. Kenapa kita semuarakyat Malaysia dan Indonesia) begitu emosional. PErkara Ambalat ini boleh diselesaikan oleh Presiden SBY dan PM Abdullah. Kenapa kita semua hilang pertimbangan?. Janganlah kita membuang masa menghina jiran kita. Setiap ngara ada kelebihan dan kekurangan.Jangan mengata orang kerana perbuatan ini tidak baik. LEbih baik berdiam diri dari bercakap buruk mengenai jiran anda. Berdamailah dan berfikir sebelum bercakap. Salam sejahtera.

  138. jimmy wrote on 04. April 2005 at 2:29 pm o'clock                  

    damai!….bagus soalan itu ditanyakan kepada RI…bukanya Malaysia…setelah rakyat RI berkali-kali menghina Malaysia..memijak-mijak bendera Malaysia, mau me’Ganyang Malaysia” malah sejumlah kota2 di Indonesia udah mengadakan posko2 pendaftaran sukarelawan untuk me’ganyang malaysia”….sekarang anda tanyakan apa mau ber”damai”….

    tetapi akhirnya!…saya ngerti sendiri!…kesimpulanya bahawa…kebanyakan rakyat2 di Indonesia itu BODOH…kurang illmu…kurang pendidikan!…ibarat kerbau yang bisa ditarik

  139. jimmy wrote on 04. April 2005 at 2:36 pm o'clock                  

    damai!….bagus soalan itu ditanyakan kepada RI…bukanya Malaysia…setelah rakyat RI berkali-kali menghina Malaysia..memijak-mijak bendera Malaysia, mau me’Ganyang Malaysia” malah sejumlah kota2 di Indonesia udah mengadakan posko2 pendaftaran sukarelawan untuk me’ganyang malaysia”….sekarang anda tanyakan apa mau ber”damai”….

    tetapi akhirnya!…saya ngerti sendiri!…kesimpulanya bahawa…kebanyakan rakyat2 di Indonesia itu BODOH…kurang illmu…kurang pendidikan!…ibarat kerbau yang bisa ditarik hidungnya kemana-mana…

    yah buktinya! …orang bilang demo!….dia demo!…orang bilang daftar ganyang malaysia…dia daftar!….bakar bendera malaysia…dia bakar!….bakar foto siti nurhaliza…yahhh dia juga bakar!….heheheh….

    terus saya juga jadi terpikir dengan apa yang dikatakan DUBES Republik Indonesia ke Malaysia…”meraka itu orang-orang laper dan gila”……

    dan kepada “nanda milala”…alangkah bagus jikalau semua warga RI berpikiran seperti anda!…mungkin negara anda akan maju!…malah jauh lebih maju dari Malaysia…

    dan alangkah bagus semua orang berpikiran seperti “nanda milala”…nggak mengira bangsa, agama…..satu suara….pasti tidak akan terjadi peristiwa2 berdarah seperti di Ambon dan Maluku.

    “Apakah kita ini sudah kenal akan tuhan dan agama ? dan kenapa kita harus tidak berpikir dengan manusiawi ya?
    kita semua adalah umatNya tuhan mengadulah kita sama dia dan jangan kita semua main hakim sendiri ?takut akan tuhan ,dengan sendirinya indonesia akn pulih dan menjadi damai”….

    UNGKAPAN YANG SEHARUSNYA DI AJUKAN KEPADA BANGSA MU SENDIRI!….BANGSA INDONESIA.

  140. Pria tertantang wrote on 05. April 2005 at 4:57 pm o'clock                  

    jim, loe mo nerusin nih perkara ha..!!!! loe emang cuma banyak omong doank….cuma pintar bersilat lidah…gw challenge loe ditempat lain..klo perlu mo ketemu ama gw ok….itu jg klo loe sbg laki2…sblknya klo cuma omong doank alias bencong & lebih banyak berkoar2 di site ini…gw akan maklumin kondisi loe…

    ok bro…sgitu aja buat loe seorang….

    regards;

    .::pria tertantang::.

  141. Jimmy wrote on 06. April 2005 at 9:44 am o'clock                  

    Saya bukan mencari musuh!…tetapi pepatah-pujangga orang melayu ada berkata “Membujur lalu, melintang patah”…”kalo anda bener2 ingin menjual, saya sedia membeli”….”Kalo takut dihanyut badai, ta’kan berumah ditepi pantai”….

    Aku mengira saudaraku diseberang ini bencong2 semua, yang hanya berani sama bendera,sama fotonya Siti Nurhaliza….ayoo lah saudara ku diseberang!…emang sudah lama ku menantikan saat ini!…saat yang ku tunggu-tunggu!….

    ayoolah…pria tertantang!…tulang empat keratku pun sudah lama tidak ku gerakkan!…ayoolahh!…

  142. Si Bongkok Tanjung Puteri wrote on 06. April 2005 at 9:56 am o'clock                  

    hehehehee!..akhirnya saat yang ku nanti2..datang juga!….aku ingin sekali meliat!…sejauh mana kehebatan bangsa yang dikatakan “bangsa besar” ini…atau hanya “indah kabar dari rupa”…

    ayoo lah Jimmy!…aku dibelakang mu!…ayoo lah!…

  143. Qum2 wrote on 13. April 2005 at 11:33 pm o'clock                  

    Aku dari medan…(sumatera utara)…saya ingin mengklarifikasi pernyataan si jimmy. tidak semua rakyat sumatera utara membenci Jakarta…kamu jangan memberikan sebuah statemen dari emosi pribadimu sendiri. sama seperti perempuan sunda itu murahan, krn tdk semua org sunda itu murahan (pelacur), kl dianalogikan satu perempuan di malaysia adalah pelacur, lalu apakah ibumu juga bisa dikatakan pelacur?
    Terus terang saya sangat tersinggung dengan apa yang dikatakan oleh Jimmy. AND saya menantang Jimmy untuk kita selelaikan masalah ini berdua di tempat netral (singapore). kita selesaikan dengan cara bagaimana terserah nanti…saya kebetulan ke singapore akhir mei nanti. dan SAYA MENANTANG ANDA (Jimmy)…datanglah ke Singapore….
    Ini serius…dan kl anda berani…dan punya NYALI datanglah…jgn lupa hub. saya dulu di 081334457696 atas nama taufiq.
    oke saya tunggu

  144. jimmy wrote on 19. April 2005 at 4:27 pm o'clock                  

    Hahahaha…ada anak Medan mo jadi jagooan!….puihhh!….apa kau pikir aku takut!….Ahhhhh! gak usah kau repot2 ke Singapore segala (bdw kau ke Singapore legal atau illegal, hahahaha…kalo ke malaysia yah masih bisa dong masuk illegal!…kalo singapore jangan main2 lho)…..

    Hoi Qum2!….kau tungguin aku di Medan aja, di Medan Mall kek!, di Istana Maimun kek!….di Lake Toba kek!….gak usah repot2lah ke Singapore segala!……hahahaha…..

    Hahahaaa….Qum2 kamulah yang paling lucu yang pernah saya ketemu di blog ini!…statement peribadi saya!….apa kamu tolol!…..coba baca tuh artikel2 yang saya kirim!……

    Kalo ada yang tersinggung harap maaaf yah!…..hehehehe….orang bilang siapa yang makan cabai dialah yang merasa pedasnya!….hehehehe….

  145. jimmy wrote on 20. April 2005 at 7:13 am o'clock                  

    Hoiii Qum2!…nah sekarang kau rasakan gimana pedihnya! sakitnya hati, apabila negara,tanahair tumpah-darah kita dipermalukan/diperlecehkan oleh orang lain!……begitulah juga rasa hati kami di Malaysia apabila kau membakar bendera2 kami dan yang paling keterlaluan coba untuk me”ganyang” Malaysia buat yang kedua kali!….

    pernah kau di Indonesia meliat kami di Malaysia membakar bendera mu?…..gak pernah bukan!….walau gimana pun sakit hati kami, kemarahan kami, kami bisa berpikir secara logik, secara waras!…..bukan kayak kamu semua “orang-orang lapar dan gila” (ungakapan dubes Indonesia ke Malaysia).

  146. jimmy wrote on 20. April 2005 at 7:26 am o'clock                  

    Hoii Qum2 (anak Medan Sumatra Utara) hahahahahaha…..like I don’t know where’s Medan is!…..hehehehe….kamu bener nih! dari Medan!….kalo bener! Yah lupakan ajalah hasratmu mo menantang ku!….kerana setahu saya anak2 Medan itu bencong2 semua…….hahahaha….

    Yang aku nantikan/tungguin tantangan dari anak2 Palembang!….Saya dengar anak2 Palemban cukuk hebat!….
    hai orang2 Palembang dengarin ini!….

    Aku beli ikan tenggiri….
    Sedikit isi banyak duri….

    Ayoolah! apa kau tunggu lagi….
    Aku sudah ngga sabar menanti….

    hahahahahaha…..hahahahah….

    Hooi Qum2…..kalo bener elo orang Medan…elo jawab soalan ini!…

    APA TANDANYA KOTA BELAWAN?……

    *My encestor is from Sumatra (sumbar) too…remember???.

  147. tioooooo himself wrote on 20. April 2005 at 11:23 am o'clock                  

    jim tuh si qum2 dah ningalin no hp … lu telp aja jim kalo emang berani

  148. jimmy wrote on 20. April 2005 at 2:50 pm o'clock                  

    Hehehe…udah di telpon kok mas tio!…hehehe….tapi gak ada yang ngejawab! …pada kecut kali!….hehe…kan saya udah bilang anak2 medan bencong2 semua!…..

    hahahahha……hahahaha…

  149. zaime wrote on 24. April 2005 at 9:13 am o'clock                  

    asslamualaikum…. kenapa mesti ribut ribut??? kita serumpun seagama…. boleh dibuat diplomasi… kita ibarat sekeluarga…. adakala berselisih faham…. adakah ini yang mahu kita tonjolkan dimata dunia??? perkara sebegini memungkinkan lagi musuh musuh islam bertindak dengan melihat kelemahan kita… bersatu la…. kita adalah rakyat sahaja… jika sukar sekali pun kita yang menangungnya.. bukan ahli politik.. mereka hidup kaya raya… bersatu la… bersatu… amin..

  150. temannyakoma wrote on 26. April 2005 at 5:26 pm o'clock                  

    aduuuuh kenapa seh lagi sibuk ngurusin laut, yang jelas kita berdua mesti berdoa agar para diplomat sanggup mengatasi masalah kita dengan sebaik-2nya, tanpa merusak pihak satu sama lain, udah deh,,kang jimmy juga jangan ngomong seolah2 indonesia itu di bawah garism kalau pun toh jangan begitulah, kita smua sama hanya rumah yang lain.:)

  151. tam-tam wrote on 26. April 2005 at 8:02 pm o'clock                  

    coba donk!!!!tahu rasanya merdeka sendiri
    dari pada perang meributkan sumber minyak lebih baik loe(malaysia) piss aja dech sama Indonesia,kalo G’gue bomber loe sampai akar-akarnya kakek buyut loe^:)^

  152. jimmy wrote on 27. April 2005 at 9:29 am o'clock                  

    Zaime!…kau tanya naper ribut2!….rasanya solan tue kau tanya kat bangsa indon nie!…meraka yang ribut2!…bakar bendera (not the 1st. time) demo! ganyang2!….ditambah lagi dengan media meraka yang pembohong!…

    Ohhhh….anda sadar yah yang kita sama! sebelum kau bakar bendera! sebelum kau teriakan “ganyang Malaysia” apakah kau sadar yang kita sama!….hah apakah kau sadar!…

    tam-tam!…another loser!….mo bomber Malaysia huh!…..HAHAHAHAHAHAHAHA!….WAT A JOKE!….PELAWAK KAU INI!…..SEPERTINYA NEGARA MU DULUAN YANG DIBOMBER OLEH MALAYSIA…..DI BOMBER OLEH PROF. AZHARI DAN MAT TOP!…

    HAHAHAHAHAHAHAH……SHAME ON YOU INDONESIAN!….YOU NOTHIN BUT A LOSER!….

    >:p

  153. jimmy wrote on 28. April 2005 at 7:17 am o'clock                  

    (((GANYANG INDONESIA! SELAMATKAN INUL DRATISTA)))
    ((((hehehehe….Goyang terus bang)))):p

  154. tioooooo himself wrote on 28. April 2005 at 10:45 am o'clock                  

    jimmy tukeran dah inul sama siti mau gak ?
    kapan mau telp gua lu jim ? =))

  155. jimmy wrote on 28. April 2005 at 4:04 pm o'clock                  

    emang elo kenal sama si Inul!….kalo mo tukeran bisa aja!…as I said last time ‘Siti is bitch anyway’….hehehehe

    guwe malah jadi heran sih!…kenapa yah orang Indonesia tergila-gila sama tuh Siti!…Body?…cantik lagi body nenek guwe! Face? so so aja!….terus dimana hebatnya!…

    Allo brader! TIO apa kata tukeran gini! elo ambil tuh Siti….Malaysia ambil itu Ambalat….hehehehe…apa kata lo?

  156. mazlan wrote on 28. April 2005 at 6:10 pm o'clock                  

    Salam Bahagian untuk kalian di Indonesia.
    sEBELUM MENGULAS PANJANG, minta maaf jika pendangan dan kata-kata ini mencalarkan lagi naluri kalian. Saya dari Malaysia.
    Kita adalah serumpun Malaysia dan Indonesia. Buat apa sampai mau perang, kan itu perkara yang sangat bodoh. Jangan pula pihak RI nak cari pasal menghangatkan lagi suasana. Tahu tak kalau perang apa jadi:
    1. Banyak saudara mara kedua belah pihak tak kira Indonesia atau Malaysia akan mati. Ini kerana ramaikan rakyat Indonesia ini bekerja di Malaysia. Anda serang yang mati sapa. Goblok mestilah juga rakyat anda yang berada di Malaysia ini. Coba fikir ada betul? Tau tak pe…
    2. Pengangguran banyak di Indonesia. Sapa bertambah rugi. Kalau perang jgn harap lagilah rakyat Indon yang menganggur tu nak dapat kerja lagi di Malaysia ini. Boleh ke RI nak hapuskan kemiskinan dan pengangguran yang makin berleluasa.Fikirkan….
    3. Ingat sejahat-jahat dan sehina manusia adalah berperang bukannya dengan jalan Allah. Janganlah kamu kalian bermusuh antara satu sama lain dimuka bumi ini. Petanda awal yang Allah tunjukkan baru-baru ini adalah bencana Tsunami. Acheh adalah di bawah RI,,fikir berapa ribu yang terkorban.Ini adalah peringatan Allah pada kita umat manusia yang sementara di bumi Allah ini. Jangan jadi fikiran Zaman Jepun. Sikit-sikit perang… Fikirlah woi wahai manusia yang tak berotak.

    :-?:-?:-?:-?:-":-w

  157. tioooooo himself wrote on 28. April 2005 at 7:48 pm o'clock                  

    #155 .. jimmy … gua gak tergila gila sama siti kok :P siti kali yg tergila gila sama gua heheheheeh tanya deh sama dia :-"
    wah jim ambalat bukan punya gua … kalo punya gua sih dah jadi orang kaya dah gua =d> hehehehehe

    #156 namanya juga perang … pasti dua duanya rugi lah …kecuali perang lidah sama cewe … dua duanya untung … sama sama enak :P

  158. jimmy wrote on 29. April 2005 at 7:58 am o'clock                  

    kacian deh lo! tio!….’I thought you are different’ rupa-rupanya elo juga sama kayak ‘orang-orang laper dan gila itu’….jangan marah donk! tio! saya pakai bahsa ‘orang-orang laper dan gila’ itu!…bukan saya yang bilang gitu!….bangsa mu sendiri!….tau siapa kan?…

    anyway!….kalo saya ketemu si SITI ntar saya bilang sama dia! minta dia tinggal dan tuker kerakyatan jadi warga Indonesia!….Jakarta is her second home! anyway!….hehehe…

    :-j

  159. tioooooo himself wrote on 29. April 2005 at 11:15 am o'clock                  

    #158 wah sapa yg marah jim … gua pikir tiap orang punya pendapat sendiri kok o:-)
    ntar kalo gua ketemu inul gua bilang aja inul suruh pindah jadi warga malay sekalian suruh ngebor ambalat :))
    jadi kapan lu ke jakarta atau bandung mari kita “perang” di paintball =))

  160. jimmy wrote on 29. April 2005 at 2:02 pm o'clock                  

    hehehe…gue sering kok bolak-balik! KL/Jakarta, KL/Bandung!….Tio elu dimana Jakarta apa Bandung?…

    p/s-gue kangen ama ’sayur asem’ orang sunda sih!!….hehehe…

    b-)

  161. tioooooo himself wrote on 29. April 2005 at 2:58 pm o'clock                  

    gua di jakarta… tapi rumah di bandung .. mau nyamper kemana jimmy?
    bawain oleh2 yaaaaaa… >-)
    sekalian traktir-traktir yaa… :-j

  162. Beck wrote on 29. April 2005 at 6:51 pm o'clock                  

    FYI.

    Ekonomi Malaysia bergantung dari 2 bidang utama : minyak dan industri elektronik. Untuk minyak, Malaysia exportir LNG terbesar, sumbernya dari proyek LNG Tiga di Miri alias Sarawak, dari state yang diambilnya dari Indonesia. Malaysia punya cadangan minyak 4 milyar barrel untuk 22 juta rakyatnya, sementara Indonesia 5 milyar barrel untuk 220 juta orang. Tapi itu tidak menghalangi Malaysia untuk mencoba menyolong Ambalat, bukti keserakahan tak ada batasnya. Bak orang kaya masih merebut opak yang hendak dimakan si kecil.

    Penopang kedua adalah industri elektronik, lebih dari 60% diexport ke negeri Paman Sam. Katanya Malaysia negara Islam, tapi sebenarnya tak hentinya menjilat pantat Amerika untuk mempertahankan investasi. Kemarin berdekatan peristiwa 911, sejumlah perusahaan hengkang dari Penang. Maha Firaun sampai buru2 ke sana untuk membujuk Amerika termasuk berfoto2 di ground zero dengan Giuliani. Menyebut2 911 sebagai tragedi Malaysia juga, padahal biasanya Maha Zalim sangat rajin kritik2 Amrik, ngancam2 mau bikin EAEC (kaukus ekonomi asia timur) segala macam sebagai kamuflase.

    Malaysia tak bisa hidup kalau tidak menetek dari Indonesia. Untuk mempertahankan posisinya sebagai exportir sawit no.1, perusahaan2 mereka mengakuisisi perkebunan2 yang dililit krisis sejak 1998. Guthrie, Kulim, Sime Darby dll bergerilya mencari lahan baru yang lebih murah sementara kebun2 mereka di peninsular mengering.

    Tenaga Nasional yang menggunakan basis utama coal juga sibuk bergerilya membeli perusahaan2 coal dengan menyuap Pemda yang korup. Bukan main kejamnya, memperalat manusia2 sialan yang kebetulan punya kuasa. Malaysia ngga punya hutan tapi kini dikenali sebagai exportir kayu terbesar dari ASEAN. Para cukong2 kayu menampung kayu curian dari hutan2 Kalimantan, menyebabkan kerusakan ekosistem, lahan gambut, menimbulkan banjir dan luapan lumpur sungai. Sudah begitu mereka berbicara bak Robin Hood penolong rakyat Indonesia, dasar anjing2 busuk, padahal rakyat tetap miskin sementara mereka menikmati riba berlipat2 ganda. Hasil garongan itu kini menjadi mebel2 luks di Ikea, Harrods, dll.

    Melayu Malaysia bukan main malasnya, mana mau mereka kerja kasar ? Maunya hidup disantun negara, disediakan pendidikan gratis dan murah, disediakan pekerjaan yang tak pakai keringat. Disekolahkan lalu dijadikan Direktur perusahaan. Untuk kerja kasar mereka andalkan orang2 Indonesia. Supaya murah mereka sengaja biakkan TKI2 gelap. Lubang2 tikus tidak dijaga, perbatasan terbuka lebar, TKI2 disambut dan dipekerjakan dengan murah, tanpa jaminan sosial, tanpa asuransi, tanpa bayar pajak. Sengaja mereka manfaatkan orang2 gelap ini yang bisa dipersapi, diperkuda, air mata dan darah yang membangun semua proyek mercu-suar Maha Zalim : KLIA, F1 Sepang, PLUS Highway, Petronas, Putrajaya dst dst.

    Proyek2 tolol dan merugi. Benar2 idiot ! Salah satu tower ditempati Petronas, dari budak ofis sampai cleaning service udah dijejalin, masih saja space berlebih2an. Tower satu lagi occupancynya di bawah 30%. Tiap hari lampu dinyalain, ngga apa2 Tenaga mampu bayar.

    KLIA untuk break-even butuh 16 juta penumpang setahun, tapi sudah 3 tahun ngga impas2. Cita2 jadi Regional Hub tak pernah kesampaian. Akhirnya Subang ditutup, domestik dipaksain ke Sepang semua. Bayangin, bisa naik Air Asia 16 ringgit saja ke Penang, tapi harus naik bus 25 ringgit ke airport dulu. Dengan cara kamuflase kantong kiri kantong kanan begitupun akhirnya belum juga break even.

    MAS itu apaan, katanya survey Skytrax menempatkan mereka sebagai the best world cabin staff. Huahaha… media mencatat, pramugari MAS paling sering kena pelecehan seksual dari penumpang, tahun lalu saja ada 3x headlines begitu. Mungkin mereka emang ‘over-ramah’, kalau ngga percaya lihat saja VCD ‘kehidupan pramugara yang melampaui’. Hutang MAS di tangan Tajudin Ramly itu lho salah satu Daim Boys saja 6 milyar Ringgit, weleh2… problemnya Garuda jadi kecil. Bangkrutlah MAS kalau ngga diselamatkan Daim waktu itu yang berongkos ketendangnya dia dari kabinet.

    F1 Sepang, sampai tahun ini setiap tahunnya merugi $ 3 juta, ooohhh… untuk muasin nafsu vision 2020 untuk gagah2an. Tapi manajer2 tolol Melayu jelas bukan Bernie Ecclestone.

    Setelah TKI2 diperas tenaganya, mulai banyak timbul ekses sosial dari banyaknya orang gelap yang tidak jelas statusnya. Orang2 ini tidak diakui legal, gimana mereka punya akses hukum kecuali nyelesaiin masalahnya dengan hukum rimba dan tawuran ? Makanya di PM baru bermuka lembek ini dapat tekanan kiri-kanan untuk habisi illegals. Media2 tiap hari memuat berbagai versi mereka akan keganasan ‘Indon Illegals’, menambah panas suasana. Tahu sajalah, Nirmala Bonat yang disiksa majikan bangsat saja mereka gambarkan sebagai pembokat gila yang suka merebus air sampai mendidih lalu menyirami diri sendiri dan nyiksa diri sampai ngga kayak manusia lagi.

    Maka mereka langsung menggebah TKI2 gelap ini keluar, tak peduli tua muda, pria wanita, orok apa manula, pokoknya gebah ! Usir ! Tak peduli di seberang, Indonesia sanggup ngga ketimpahan serentak ribuan manusia, puluhan ribu, ratusan ribu. Pokoknya usir ! Tendang keluar ! Pergi kalian ! Maka orang2 bertumpuk kayak ikan asin di Nunukan, Entikong dll tanpa makanan, obat2an, sanitasi. Manula dan bayi meninggal, perempuan2 rawan dilecehkan dan diperkosa. Bajingan Badawi dan Najib, pembunuh secara tidak langsung manusia2 TKI itu !

    Apa tidak BANGSA BANGSAT Malaysia itu ? Apa artinya saudara serumpun ?!

    Malaysia boleh kirim jet dan rudal ke Jakarta. Saya sarankan saudara2 di Kalimantan yang sudah training waktu Sanggau Ledo dan Sambas, agar segera nyeberang ke Sarawak dan Sabah. Sate orang2 Malaysia, gantung kepalanya di tiang, taruh di atas gentong dengan bibir dikasih rokok, bantai, biar mereka ciut nyalinya. Nyali ayam yang tak pernah bertarung, yang merdekanyapun hadiah penjajahnya.

    Kenapa musti takut, toh kita bangsa barbar, regional thug, seperti tuduhan Malaysiakini dan Profesor Azmi nan brilliant. Howell bilang ‘a hungry man is an angry man’, encik, we have nothing to fear anymore…

  163. jimmy wrote on 30. April 2005 at 8:00 am o'clock                  

    HAHAHAHA!…good comment Beck!…kritikan yang bagus!…..anda umpama partai pembangkang di Malaysia!…PAS (Partai Islam SeMalaysia)…..hehehehe…yang tahunya hanya mengkritik!….bikin Twin Tower salah!….bikin F-1 rugi!…bikin Sepang International Airport gak untung! pembikinan Putrajaya mengabiskan uang rakyat! dan segala macam lagi!

    Tapi itulah! kritikan dan komentar hanya tinggal kritikan!….Malah tahun demi tahun! satu demi satu daerah yang yang dikuasainya diambil oleh partai yang memerintah!…dan pengaruh partai pembangkang semakin berkurangan!

    Beck!…saya salute sama kamu! pengetahuan mu dalam politik di Malaysia cukup bagus!…..memang bener seperti yang anda katakan! Maha Zalim, Maha Firaun!…(Mahathir nickname! buat meraka yang gak tahu)….hehehehe…tapi itulah! hakikatnya anda seperti yang lain juga tetap aja loser!…tetap aja kayak si “Anwar Ibrahim’…..

    Kesimpulanya dan hakikatnya! Malaysia dari hari ke hari tetap bertambah maju dan membangun!….terimakasih kepada para TKI yang tolol!….gara gak bisa menghitung uang sampai ditipu oleh majikan2 yang pinter2….hehehehe…

    Saya juga heran! kenapa anda yang beriya dan beremosi! dengan politik di Malaysia!….saya oke aja!….malah baru2 ini Pak SBY datang ke Malaysia dan ke Putrjaya! dia bilang Putrajaya adalah “Kota yang TERINDAH diantara kota2 yang beriklim tropika’…..and of coz dibangun oleh TKI juga!….hehehehe…

    malah Pak SBY mahu Malaysia membuat “blueprint” pembangunan Aceh, kayak pembangunan Putrajaya!…

    anyway thanks a lot beck for your comment, bur sincerely it’s never gonna change anything!…….

  164. jimmy wrote on 30. April 2005 at 8:07 am o'clock                  

    udah beck! cool it bro!….saya juga udah penin nih dengan komentar saudara2 semua!…mo santai2 ahhhh!….

    anyway mas tio!…..tanggal 1th. May’05 malam minggu ini ada konsernya si Inul sih di Kuala Lumpur!…..akhirnya nyampai juga dia KL!…walaupun banyak kritikan dan tantangan dari pihak tertentu (dari PAS) khususnya!….

    ayooo!….kita ngebor Kuala Lumpur!……goyang sampai pagi!…hehehehe…..:x

  165. Ly Nha wrote on 30. April 2005 at 12:51 pm o'clock                  

    Dear, Jimmy

    I think you are the unique one whether from your point of view or your style in expressig emotion.

    If you can manage your ESQ power, you can be the great one in your country.

    That’s . See u. Best Regard from your “anchestor’s soul”.

    Sincerely
    Ly Nha

    :):):)

  166. Ly Nha wrote on 30. April 2005 at 1:06 pm o'clock                  

    Dear Jimmy and All Friends!

    All of you look like the great people. But sometimes, your ways in telling idea seem to be no educated one, (Sorry, included to Brother Jimmy.

    The big and developed countries are signed by the personality of their people beside the ability. The personality can be seen from you all in using languge. “Your language shows your country”.

    So, even you use the English or Indonesia or Malay one, your country is not the great one, until you realize that u’ve already destroy with ur bad personality before ur country is boomed by others.

    Lets use this site and chance to develop our self, our society, our country, our ASEAN area, without having narrow minded thing, except u are enjoying in it.

    Let’s wait and see, with the good friendship, the world of South East Asia can be in peace.

    Have a nice having broad minded thing for you all, friend!

    :)

  167. Ly Nha wrote on 30. April 2005 at 1:15 pm o'clock                  

    Dear, All Friends

    If you all think that you are the good or brilliant one and live in big and developed country, what are better alternatives in overcoming “Ambalat Case”. Please tell your point of view with the logical reason and balance it with your hear and mental quality.

    If you are gentle, publish each of ur writing in mass media about the solution. Don’t only use other’s writing which can colonize your mind self even your sisterhood and brotheood.

    I am optimistic that basically all of you are the educated one, so you can understand this writing by yourself.

    Ly Nha

  168. rahim wrote on 30. April 2005 at 8:30 pm o'clock                  

    mmmm…..
    assalamu alaikum wr.wb..
    salam sejahtera buat mr. jimmi di malaysia..(maaf saya yakin anda bukan muslim)
    saya kagum atas komentar anda…. terus terang saya salut..
    anda benar (menurut anda bukan kami).. kami(Indonesia)kalah dibanding negara anda sekarang… tapi soal kebangsaan dan kecintaan bangsa kami tolong jangan anda pertanyakan…
    kami walau sekarang hancur sekarang (itu menurut anda).. tapi kami tidak kehilangan identitas kami sebagai bangsa Indonesia.
    …. soal perang ???ehh secara pribadi sangat setuju untuk melawan negara anda…??//
    tuan Jimmi di Kuala Lumpur….hehehe
    era reformasi di Indonesia baru berjalan 7thn tuan (semoga anda tau tentang politik Indonesia).. kita tunggu bagaimana tahun-tahun kedepan..,,,Ingat saudaraku bila bangsaku ini maju… tolong tarik kata-katamu… aku bersumpah seandainya bisa,…. aku mau bertemu langsung dengan anda setidaknya ingin melihat anda seperti apa???sih… kalo bisa aku ingi sekali mengayang kamu…setidaknya buat kamu sadar…
    buat saudaraku yang berkomentar FYI,,.. aku suka komentarmu..
    juga mbak Ly Nha,,,.. semoga kebangkitan bangsa Indonesia bisa lebih cepat…..

  169. Beck wrote on 01. May 2005 at 12:58 pm o'clock                  

    Waktu operasi ‘Nasihat’, aku melihat di TV, ada raid TKI ilegal di jl. Chow Kit, pakai anjing segala macam. Perempuan berjilbab yang tertangkap, menangis sambil memohon2 minta ampun ’saya hanya mau bekerja’, hampir bersimpuh di kaki petugas Malaysia.

    Tak sangka di zaman modern ini aku mesti melihat pemandangan jahanam begini ! Seperti gambar2 perbudakan dan penjajahan yang aku lihat waktu kecil di buku sejarah.

    Beberapa malam lalu aku pulang kantor naik taksi. Saya dan supir taksi ngobrol macam2 soal dugaan korupsi KPU sampai ke soal Malaysia dll. Pak sopir bertanya : ‘benar ngga sih, zaman dulu kita berjuang melawan Belanda atau itu hanya tipuan penulis sejarah. Bahwa bangsa kita bangsa pelaut, tapi kok sekarang laut dan kepulauan kita dijarah dan direbut asing ? Bahwa kita melawan Belanda putih dengan bambu runcing, tapi sekarang Belanda2 item yang lalim tidak pernah dilawan ?’

    I am very sorry, Miss Ly Nha, world is not for the educated ones. Education is inclusive and merely technicalities, moral and ethics excluded. Behind tuxes are rotten souls. Peace is just an utopia, unless defined by those who hold power. Wake up and don’t be naive. Whatever may, do not worry, you can still shop in KLCC or study in Sunway College if you HAVE Ringgits.

    Indonesia banyak PR, tapi jika sedang jatuh mesti dihina dan kedaulatannya diinjak maka diam bukan jawaban. Diplomasi di dunia ini dijalankan dengan kekuatan lobby dan kefasihan bahasa Inggris. Porto Allegre mencatat kematian orang kecil ditekan kekuatan ekonomi. Maha Firaun sangat fasih berbicara ini, tapi justru dia pintar menekan sesamanya puak Melayu.

    Waktu clash dengan Singapore, media2 tiny dot in Asia (menurut Habibie) membuat analisis bahwa jika terjadi perang, Malaysia akan takluk dalam 4 hari. Malaysia marah, tapi kini mereka berkelakuan serupa terhadap Indonesia.

    Merah darahku, putih hatiku tak mengenal kamuflase dan niat tersembunyi yang jahanam. Bahasa Inggrisku jelek, koneksi internasionalku tak ada. Sama seperti Pak Rozak yang uzur, bekas pejuang di Yogyakarta yang mengantar buku bekas dengan sepeda agar anak-anak bisa membaca; tanpa tank, meriam dan senapan mesin aku akan pertahankan tanah air ini dari Belanda2 item, yang di depan pintu maupun di negeri seberang.

  170. Beck wrote on 01. May 2005 at 2:18 pm o'clock                  

    Aku pernah ke Jepang dan menengok illegals di sana. Mereka hidup berjejal2 di apartemen sempit. Apartemen 3 kamar seluas 65m2 bisa ditempati 15-20 orang.

    Mereka2 ini tidur di rak/lemari baju tiga tingkat yang dijadikan tempat tidur. Untuk tempat selebar separuh ranjang single (kurang dari 50cm) bisa ditiduri sepasang suami-istri. Kalau malam, ranjang berderak, oh sedihnya orang2 single di kiri-kanan, atas-bawahnya…

    Tapi mereka2 ini ngga segan2 membeli segalamacam gadgets. Ada yang punya handphone terbaru, laptops, MP3, digital camera yang super tipis dst dst. Begitulah hiburan mereka sehari2 selepas penat bekerja. Mengapa tidak takut beli ? Karena jika dirazia, barang2 itu tetap menjadi milik mereka.

    Razia oleh polisi Jepang terkenal ramah. Kalau ketangkap, mereka boleh berkemas2 semua barangnya, tidak ada yang disita. Lalu dibawa ke detention camp yang lebih bagus dari kandang ayam tempat mereka bersembunyi selama ini. Makanya, kalau ilegal2 ini kepingin pulang ke Indonesia, mereka tinggal membiarkan diri ditangkap.

    Ilegal2 ini datang dari berbagai bangsa, ada Indonesia, Philipina, China, Indochina, ada Malaysia juga. Ada orang Batak, juga ada orang Madura. Mereka tidak bikin masalah di sana, juga diperlakukan manusiawi oleh aparat Jepang. Aparat tahu mereka di situ cari duit dan murni cari duit. Resiko efiseinsi dari industrialisasi adalah butuh cheap labor, dan itu bisa didapat dari ilegal. Maka tahu sama tahulah.

    Sungguh bedanya dengan Malaysia yang dikuasai sesama puak Melayu ini. Kerjanya menekan ilegal, polis hobbynya memeras mereka dan minta setoran. Pembunuhan warga lokal terhadap ilegal tak pernah diusut, dihalalkan saja. Detention center begitu buruknya kondisi nutrisi dan sanitasinya. Misalnya kematian 71 orang yang ditahan di Semenyih akibat kurang makan tak pernah diusut. Petugas kerjanya mengasari mereka dengan memukul2kan tongkat seperti terhadap anjing. Apa boleh buat, bangsa bodoh ini hanya mampu melawan dengan membuat rusuh; lalu media2 Malaysia nan pandai berbahasa Inggris memberitakan ke seluruh dunia keganasan orang Indonesia tanpa menyebut kebusukan mereka sendiri.

    Pengusaha2 sengaja menunda pembayaran gaji sampai ada rencana pengusiran, lalu menolak membayarkan gaji atau ingkar membayar sesuai dijanjikan, dan mendorong TKI pulang tanpa punya apa2. Setelah tertangkap, TKI2 diperas dan dipeloroti miliknya oleh petugas2 Malaysia. Kalaupun ada yang masih bisa disembunyikan di balik pakaian dalam nantinya akan disikat bersih petugas perbatasan Indonesia.

    Ternyata Jepang sipit yang sangat barbar pada PD II tak ada apa2nya dibandingkan Jepang tidak sipit masa kini.

  171. jimmy wrote on 03. May 2005 at 12:02 pm o'clock                  

    Good! good! very good!…this blog gettin hot and hotter!..hehehe…Congratulation mas Tio!…your blog really worth for money!…hehehehe….

    Ohhhh! I see!…I see!….rupanya si “Beck’ ini pernah atau masih study di Malaysia!…”Sunway Collage” yah?….am I right?….jika gitu anda pasti dari golongan orang2 berada! maksud saya orang2 kaya gitu!…iya kan! hehehehe….

    But!…that not important!…let just forget bout it!it!….kaya atau miskin cuman masalah kecil tuh!….hehehe…yang kaya bertambah kaya! yang miskin bertambah miskin!…hehehe…

    Yo! Beck! thanks a lot bout the information!…yah tentang TKI di Malaysia!…tentang layanan polisi! tentang pemerasan polisi! tentang pemerasan majikan2 di Malaysia terhadap TKI…..BUT…..saya pikir anda terlupa atau sengaja terlupa tentang satu hal!…..coba anda kabarkan atau nyatakan!…..masalah2 yang dihadapi oleh Malaysian Gorventment,…maksud saya masalah2 kriminal!….yang semakin menjadi-jadi, semakin berleluasa di kota2 di seluruh Malaysia!….coba kabarkan kepada semua disini siapa yang sering terlibat dalam masalah kriminal2 di Malaysia!…anda pernah tinggal di Malaysia bukan?…pasti tau dan maklum!….

    Bukan saya mau memihak kepada sesiapa!…oleh kerana meningkatnya masalah kriminal ini maka pemerintah Malaysia!…mengarahkan semua PENDATANG TANPA IZIN pulang ke negara asal! dan kembali dengan dokumen yang lengkap, agar senang di awasi.

    dan ‘Beck’ jika anda pikir anda bisa mendapatkan layanan yang lebih bagus di Jepang!….yah udah! antar aja semua TKI ke Jepang!….hehehehe…

    dan “Beck” anda juga seperti media2 di Indonesia! hanya memberikan kabar keburukan Malaysia!…kejelekan Malaysia!….anda dan media anda gak pernah kan memberikan kabaran tentang kejayaan orang2 Indonesia di Malaysia di Kuala Lumpur khususnya!…yang saya pasti anda juga maklum tentang hal ini!…

    anda menyebutkan Chow-Kit Road!….bangsa apa yang banyak menjalan kan business disana!…dari yang kecil sampai yang besar!…dari warung sampai ke gedung!…bagsa apa?…

    malah meraka pada yang udah ramai menjadi rakyat warga Mlaysia (PR)…permenent resident!…..

  172. jimmy wrote on 03. May 2005 at 1:36 pm o'clock                  

    sekali lagi saya nyatakan! Beck! dan media2 di Indonesia coba kabarkan dan siarkan permasalahan sosial dan kriminal yang dilakukan oleh pendatang tanpa ijin (dari Indonesia khususnya) dan untuk keseimbangan siarkan dan kabarkan juga kejayaan-kejayaan yang dikecapi pendatang ini di Malaysia, jangan cuman hanya menyiarkan dan memberikan kuburukan yang dilakukan oleh Malaysia….

    jadi udahlah beck!…gak ada penghujungnya hujah ini!…kalo saya nyatakan keburukan dan masalah yang ditimbulkan oleh pendatang2 di Malaysia, sampai besok saya nulis pun gak akan abis! begitu juga sebaliknya! kalo saya nulis tentang keberjayaan warga Indonesia di Malaysia juga sampai besok juga gak bakalan abis!….

    Keberjayaan warga Indonesia di Malaysia terlalu banyak!…makanya gak heranlah orang2 Indonesia berlomba mau ke Malaysia legal! atau illegal!….berlomba-lomba mau mendapatkan pekerjaan! walaupun meraka tau mereka akan diperas! ditipu majikan dan segala macam lagi!….

    hehehehe…by da way siapa yah ini Ly Nha?…..”I think you are the unique one whether from your point of view or your style in expressig emotion.

    If you can manage your ESQ power, you can be the great one in your country.”……

    hahahahahaha…. DO YA THINK SO! I CAN BE THE GREAT ONE IN MY COUNTRY! no lah Ly Nha!…..saya bukan siapa2….saya unpama ribuan bintang kecil dilangit biru!….hanya orang biasa!…orang kecil gitu!…apa lagi kalo mo dibandingkan sama itu Maha Firaun (Mahathir)…hehehehe…

    DAN KEPADA SAUDARA RAHIM! (DENGAN NADA YANG GAK MARAH)….ENAK AJA KAU MENYATAKAN SAYA BUKAM MUSLIM!….HOW DO YOU KNOW!…HEY SAUDARA RAHIM! KAU BACA KOMENTAR YANG DARI NOMOR SATU SAMPAI AKHIR!…KAU AKAN TAU ASAL-USUL SAYA!…OKE!…BACA DULU YAH!…hehehhe….
    and!…kalo mau menyelesaikan masalah ini secara peribadi! yah saya tunggu anda di Kuala Lumpur!…hehehe….atau anda mau saya ke kemana? dimana kotamu?…Jakarta?…Surabaya?…Medan?….hehehe….don’t worry!…I know all bout your country!…and maybe I know your country better than you!…hehehehe…(MAKANYA SAYA MOHON ANDA BACA KOMENTAR INI DARI NOMOR SATU SAMPAI AKHIR)..

    and ‘Beck’….kalo anda dan warga Indonesia yang lain!…kalo banyak uang! orang2 berada! kaya raya!..for your information! kalo mau study di college2 yang elit di Malaysia!….Sunway bukan tempatnya!….hehehehe….murahan! belum cukup mahal!…hehehe….and ‘beck’ kalo mo shopping yang mahal2 …GUCCI kek!…ARMANI kek!…..jangan di KLCC…di Petaling Street aja!…..hehehehe….

    terakhir! buat saudara Rahim tunggu aja yah kedatangan saya ke Jakarta!…katanya mo ngeliat saya!….hehehe…atau kalo anda disekitar Sumatra Barat!….ketemu saja saya di mana2 aja kota di SUMBAR!….kerana setiap bulan saya akan ke SUMBAR!…ziarah keluarga!…..masih ada pertalian darah disana!…hehehehe…yahhhh ‘urang awak’….

    hey! Mas TIO mana ’sayur asem’nya!..katanya mo dikirim!….pengen sekali mo makan ’sayur asem’ orang sunda!….hehehehe….

    PS: I JUST MISS BANDUNG!….hehehehe…

    >-)

  173. jimmy wrote on 03. May 2005 at 1:58 pm o'clock                  

    So ‘Beck’ dan kepada siapa saja!…udah ahh!…saya udah capek mo komentar!…dan ‘beck’ anda telat!…bugusnya ada datang awal-awal sedara dulu udah joint blog Mas tio ini!…waktu saya masih panas dan semangat!….sekarang udah capek!….terima kasih pada si INUL yang bikin konser di KL!….saya goyang sampai pagi!…

    and kalo anda masih mo komentar ketemu saja saya di KL atau jakarta kita minum kopi bareng di “Coffee Bean”….

    hehehehe…kantor cabang perusahaan saya ada tuh di sekitar Menara Imperium Jl. HR Rasuna Said…..’just gimme an e-mail!…..hehehehe….

  174. tioooooo himself wrote on 03. May 2005 at 5:00 pm o'clock                  

    jim blog gua sih gak menghasilkan duit ah …. hehehehe malah skrg untuk topic yg ini udah bukan kayak blog dah kayak forum :D
    jimmy gua tunggu lu di jakarta heheeheheh
    bawain barang barang bagus yah dari malay !
    kapan mau kesini gua juga di deket deket situ (rasuna said)
    mau “sayur asem” yang gimana jim ? =p~

  175. Beck wrote on 03. May 2005 at 7:14 pm o'clock                  

    Sekolah2 Malaysia tak ada mutulah, Jim. Keponakan2 saya banyak yang ke sana, pulang2 bahasa Inggris masih linggis.

    Gara-gara policy privileges, private institution kagak diijinkan memberikan degree (hanya state university yang boleh) –> baru sekarang ada yang diberi izin yaitu TAR. Maka College2 di Malaysia hanya menjajakan degree dari third class uni dari UK & Australia, dengan pengajar lokal yang pas2an.

    Kolej Sunway jualan degree dari AWU, hoaaa.. itu uni apaan kelasnya di pinggiran kota Sydney. Lalu HELP mengasong degree dari Charles Sturt yang orang Oz pun tak mau !

    Tak mutu pendidikan di Malaysia tuh ! Tapi berani jualan, berani klaim jor2an sampai Indonesia sini, maka banyak orang tua yang ketipu hehehe… Mereka pikir anak mereka akan pandai cakap Inggris di Malaysia, padahal anak Malaysia saja kesusahan. Maka yang ngga laku masuk NUS, Nanyang, Sydney-U dll ya ke Kolej Sunway, Kolej Metropolitan dan universitas2 shophouses Malaysia lainnya.

    Jika ingin sekolah di Malaysia, please go for branch campuses : Nottingham, Monash, Curtin.

    Sunway College, KLCC, Vincci, those are favourite of Indon’ shoppers.

    By the way, saya pernah tinggal di Malaysia 5 tahun, work for British consulting firm, office di Sultan Ismail. Weekend saya sering ikut NGO ke kantung2 TKI di Kajang, Seremban. Kadang2 ketemu petugas Migrant Care, Tenaganita dll.

    You Malaysian boleh berpikir media campaign kalian benar, pernahkah mencoba dengarkan the other side’s story? Lagipula jika kalian memendam 1 juta illegal, what do you expect ? Orang2 ini tak punya akses hukum, dan rentan ditindas. Malaysia sendiri menanam bom waktu, dipikir KLCC, Sepang dll dibangun oleh apa ? Apa tak ada ongkosnya ?

    Saat bayar ongkos policy kalian sendiri yang tolol, mengapa kalian gebah anak2 bayi dan manula yang tak berdosa dalam jumlah ribuan, puluhan ribu ke perbatasan yang tak ada sanitasi, nutrisi, biar mereka mati ramai2, hah ?!

    Mereka itu manusia bukan haiwan, hai Badawi, Najib.

    Untuk Jepang, susahnya adalah apply visa. Normally, mereka akan apply visa turis, lalu memilih untuk tidak balik dan dapat kerja di sana, tinggal di kantung2 illegal.

    Saya kurang suka Coffee Bean. I prefer to brew my own coffee, usually at night when I looked on KL night view from my apartment’s window. I like the silhouette of shark-fin of Telekom’ building.

    Now I reside in Jakarta. Good to know you, too.

  176. jimmy wrote on 04. May 2005 at 2:25 pm o'clock                  

    Yupp…good 2 know you 2 beck!…no wonderlah anda arif banget tentang Malaysia dan Kuala lumpur!…rupa-rupanya pernah kerja dan tinggal di sana…hehehe….good for you beck!…

    anda bisa katakan apa2 aja tentang sekolah (college) di Malaysia, gak ada mutulah, apalah!….hehehehe…kerana semua college yang anda nyatakan adalah private college!…SUNWAY COLLEGE! HELP INSTITUTE! METROPOLITAN COLLEGE! semua itu college untuk golongan berada! gak semua orang mampu antar anaknya sekolah disana!…yah mungkin juga ada degree nya bisa di beli!….hehehe…

    Iya nya berbeda dengan Universitas-Universitas , Malaysian Ministry of Education….universitas pemerintah!….yang banyak melahirkan tokoh2, para cendiakawan dan cerdik-pandai!…. satu contohnya adalah University Of Malaya (UM)…..the 1st. University in Malaysia!….even LEE KUAN YEW (pengasas Singapore) adalah bekas pelajar universitas ini!…termasuk saya juga!…..heheehe….

    hehehe…beck!…masalahnya orang2 indonesia gak bisa catch-up English Language adalah kerana lidah elo itu!…yang kasar! yang keras!…susah untuk dilentur!….hehehehe…dan pembetulan! bukannya bahasa Inggris!….tetapi Bahasa ENGLISH!…..hehehehe…

    dan satu lagi pembetulan (correction) para TKI itu tidak ke Japan (jepang)…bukan kerana susah mo apply visa! beck….sebenernya adalah kerana jepang itu jauh dari Indonesia! kalo dekat dan bisa berenang aja seperti Indonesia & Malaysia….pada udah penuh tuh Tokyo dengan PATI (Pendatang Tanpa Ijin Indonesia)…..hehehehe…

    udahlah beck! anda juga seperti media anda yang hanya menyiarkan keburukan! kejelekan Malaysia dalam menangani permasalahan pendatang2 tanpa ijin!…anda dan media anda gak pernah menyiarkan kesulitan yang dihadapi oleh pemerintah Malaysia….kesulitan yang ditimbulkan oleh para pendatang! masalah sosial! masalah kriminal!….

    DAN YANG PALING LUCUNYA! GAK PERNAH MEDIA2 INDONESIA MENYIARKAN KEBERJAAAN WARGA2 INDONESIA DI MALAYSIA!…

    kerana masalah TKI ini bisa dianggap masih baru!….kemasukan orang2 Indonesia di Malaysia udah lama! mungkin 15-20 tahun yang lalu!….meraka yang datang pada waktu itu sekarang pada udah berjaya dan kaya, mungkin lebih kaya dari penduduk asal/local!….beck! anda pernah ke daerah Seri Gombak…..ada satu perkampungan yang hampir kesemuanya adalah orang Indonesia yang berdagang ke Malaysia 15-20 tahun yang lalu!….sekarang udah bisa beli tanah dari pendududuk local ( harga tanah ratusan ribu ringgit)…..udah beli tanah bikin rumah kayak banglo!…..kesimpulannya! pendududuk tempatan/local bukan lagi tuan tanah!….sebalik pendatang udah jadi tuan tanah (landlord)….hhehehehehe….

    Ehhhh mas Tio!…di sekitar Rasuna said juga yah?….wah senang gitu!….kita bisa ngopi bareng!….hehehe…ntar kalo saya tugasan ke Jakarta, saya kan akan contach Mas Tio!…mau dibawain apa!….apa yang ada di KL ini, juga ada di Jakarta!…Tempe!.pecel lele! bakso! lontong!…semua sama kan! hehehehe….

    cuma yang gak ada “sayur asem” orang sunda!….

    p/s: I JUST MISS BANDUNG!… hehehhehe…;)

  177. Beck wrote on 04. May 2005 at 6:18 pm o'clock                  

    What do you think ? I read ‘The Star’ and ‘Berita Harian’ for 5 years !!

    Jangan dikira media2 Indonesia seperti Kompas, Suara Pembaruan, Jakarta Post tak pernah menyiarkan kesuksesan pendatang2 Indonesia di Malaysia. Media di Indonesialah yang tak habis2 menyiarkan KEHEBATAN Indonesia, tak bedalah dengan presidennya kemarin.

    Hampir setiap hari ‘Malaysia Truly Asia’ nongol di TV. Apa arus turis Indonesia ke Malaysia bisa sekencang ini, jika tiap hari media2 Indonesia menjelek2kan Malaysia ?

    Tapi yang saya baca di front page Malaysian papers adalah soal illegal Indon, soal Indon maid, etc etc… Apa mereka coba uraikan kejadian sebenarnya di Seremban mengapa TKI memberontak ? Apa mereka uraikan apa kelakuan petugas waktu uprising di Kajang ? Apa mereka ada jelaskan mengenai puluhan orang yang mati kurang makan di Semenyih detention camp ? Apa mereka ada ceritakan 3 orang TKI yang dibunuh di estat oleh polis Malaysia barusan ini ?

    Nope.

    Indon maid tries to poison employer. Indon maid ran away with cash. Indon maid kidnapped employer’s son. Suminah dan dipukuli Kaur sampai limpanya pecah tak pernah diceritakan. Kartika yang kepalanya dibenturkan ke tembok sampai gegar otak tak disebut. Sementara Nirmala Bonat yang disiksa Yim Pek Ha sampai tak mirip manusia, malah dituduh gila. Email beredar tulisan orang Malaysia congrats itu maid katanya beruntung pura2 gila dapat sumbangan RM 220,000 dari generous Malaysian.

    Hanya saja akhir2 ini dengan pengusiran TKI, we got a show bagaimana cewe berjilbab memohon2 ampun pada petugas Malaysia. We read news bagaimana TKI2 illegal yang dipulangkan mati dalam jumlah ratusan di penampungan. And we read about your SNOB Deputy PM dan Foreign Minister, tiap hari pamer arogansi setelah secara sepihak mengklaim Ambalat.

    It is just TOO MUCH.

    UM bolehlah. Menurut rating Asiaweek, UM’ ranking di bawah University of Indonesia before 1998 crisis. But gradually UM naik sementara UI slide behind.

    Dulu orang2 Malaysia banyak bersekolah di Indonesia. Sekarang anak2 Indonesia yang berduit, tapi tak mampu tembus ke top uni di Oz/UK/US; masuk Kolej Sunway and the likes, then graduate with lousy English and zero skills.

    Bye dulu, see u later.

  178. jimmy wrote on 05. May 2005 at 7:34 am o'clock                  

    hehehe….sekali lagi komentar yang bagus beck!….

    Yahhh…bener juga kata anda beck!…saya juga dengar kabaran para TKI memberontak! ada yang yang mati di detention camp dan saya juga maklum dengan perlakuan para petugas yang agak kasar terutama anggota RELA!….

    Tetapi saya kira pemerintah Malaysia juga udah sering kali berlembut pada para TKI illegal ini! di kasih pengampunan! di sedia tempat penampungan (detention camp) malah di antar pulang!….rasanya tiada satu pun negara di dunia ini mengampunkan para warga asing yang masuk secara illegal! hanya Malaysia aja!…

    makanya pemerintah Malaysia mau para iilegal TKI itu pulang dulu dan masuk lagi dengan dukumen yang lengkap!…nah! kan lebih senang!…uang gak diperas! jika berlaku apa2 penipuan oleh majikan dll…kan lebih senang untuk dibawa ke pengadilan!….Pemerintah Indonesia dan Malaysia juga bisa beroleh keuntungan juga kan hasil dari pengurusan dokumen2 visa, passport dll….kalo dulu yang kenyang hanya agent gelap itu…

    so! kesimpulanya datanglah mencari rejeki ke Malaysia! tetapi datanglah secara legal!…..jika anda datang secara iilegal banyak sekali keburukannya!…..di perlakukan umpama hewan oleh petugas2,,yah gak kisahlah cewe pake jilbab kek! gak pake jilbab kek!….KERANA YANG PASTINYA ANDA TELAH MELANGGAR HUKUM SESEBUAH NEGARA!…..

    and Beck if you don’t mind! gimana pula soal masalah kriminal yang semakin meningkat, terutamanya masalah kriminal yang dilakukan oleh pendatang2 dari Indonesia!…boleh anda ceritakan disini….kalo anda udah 5 tahun membaca “the star” “berita harian’ pasti maklum dengan hal ini bukan?….hehehe…

    makasih juga kerana komentarnya tentang UM (University of Malaya) yah mungkin setaraf University of Indonesia (UI) juga…

    Memang bener dulu orang Malaysia banyak yang belajar/sekolah di Indonesia!…makanya Indonesia dan Malaysia itu punya hubungan yang dekat!…umpama abang dan adik!….tetapi apabila si adik pada udah maju dan pinter gak lagi semesra dulu!….dan si abang yang menganggap diri lebih tua lebih lama makan garam….tatkala adik masih merangkak, abang pada udah berlari….si abang terus bersikap sombong!…dikit2 mo ganyang! dikit2 mo ganyang!….hehehehe…

  179. Beck wrote on 06. May 2005 at 10:34 am o'clock                  

    Finally, a voice of rationality. Unfortunately, his sober opinion is not commonly shared by many Malaysians.

    —-

    Let’s put our house in order first

    It is time to take action against employers and agents who recruit undocumented migrant workers
    by Joachim F Xavier
    Aliran Monthly Vol 25 (2005): Issue 1

    Someone once said that the truth always hurts. Recently, Indonesian Manpower and Transmigration Minister Fahmi Idris accused Malaysia of not protecting undocumented migrant workers from unscrupulous employers who took advantage
    of the Malaysian Government’s relentless drive to send undocumented workers packing. Fahmi went further to accuse Malaysia of being lenient on employers but hard on workers, of being biased in its enforcement of the law.

    Unfortunately, these accusations did not go down well with Malaysians. We reacted indignantly and in a typically Malaysian style – just deny!

    Newspapers were full of statements chiding the minister for his strong words. Politicians did the usual, scrambling to deny these statements before even finding out if there was any truth in them. Ordinary Malaysians felt Indonesia was being ungrateful. After all, Malaysia has been such a good
    neighbour. We provided the Indonesians with job opportunities and a better life. We extended the amnesty period three times and even took a softer approach with Ops Nasihat. We also claimed we were the first to arrive in
    Aceh after the tsunami struck Indonesia, lending them our assistance wherever possible. We are good and caring people, you see!

    Caring Malaysians?

    But are we? Did we provide jobs to the Indonesians because we truly cared for their welfare or was it because we wanted to expand our economy using cheap labour – documented or otherwise? Did we extend the amnesty period
    because we truly cared for the migrant workers or was it because we were worried about a possible implementation disaster if the crackdown went full force without the participation of the Police?

    Or was it because the Home Affairs Ministry had finally come to terms that the possibility of corruption within its ranks could lead to potential abuse of power and diplomatic embarrassment? Or was it because thef Police had
    questioned the lack of coordination within the police? Or did we extend the amnesty because we would look bad if we sent migrant workers home when they had no houses to go home to? Did we care for ourselves or for the migrant
    workers?

    It is high time we called a spade a spade. The truth is we have treated migrant workers without any care and concern for them. We were too concerned about our own selfish wants and desires. It was all about our economy, our businesses, our wealth, our health and our society. It was never about the migrant workers and - if our current responses are anything to go by - it will never be about their well being. Even now, the Home Ministry is working
    hard to get these workers back to Malaysia legally so that our economy won’t suffer.

    Facing the raw truth

    For so many years now, we have given migrant workers a raw deal. We only wanted their labour – nothing else. This is evident in the many ways Malaysia has turned a blind eye to all the atrocities the workers have endured here as a result of the biased administration of the law, which does
    not protect the workers but instead victimizes them.

    We did not bother to ensure they received just wages; instead, we allowed these workers to be milked to the hilt — up to 12 hours a day in many cases — under atrocious conditions. We did not bother to ensure employers provided
    workers with decent living conditions; instead, we ensured that many houses would be built with their sweat and tears and occasionally with their lives — for the comfort of Malaysians. We did not bother to ensure that the
    justice system would adequately protect migrant workers whose services had been arbitrarily terminated; instead, we maintained our pro-business attitude to ensure that Malaysian employers maximised profits on the back of
    cheap labour.

    We did not ensure that cheated workers were allowed to remain in the country to exercise their legal rights to resolve their grievances in court; instead, we said nothing when our politicians made empty promises and rhetorical claims that migrant workers’ rights have always been protected.

    We did not bother when the enforcers of the law in some cases took advantage of the poor and weak position of migrant workers; instead, we closed an eye to the bullying and harassment of migrant workers.

    We have turned a blind eye for far too long. And now when a foreign government has finally decided to defend their people’s rights, we jump up indignantly, cry foul and feel that it is actually we who have been treated unfairly! How blind have we become? We perhaps need to examine our motives
    and admit that they have not been as noble as we often make them out to be.

    Ad-hoc responses

    So, what is all the fuss about? What’s wrong with wanting to deport undocumented workers back to their countries? Isn’t that something that every country should do to preserve law and order? Of course - any sane person would agree with that. The issue is not the deportation of migrant
    workers, but rather the manner in which we have chosen to deal with these very pressing issues that has cast a cloud on our motives and integrity as a caring nation.

    Has the Malaysian Government - specifically, the Home Affairs Ministry and Human Resources Ministry - taken the time to sit down and find out the real reasons why there are so many undocumented migrant workers in this country?
    Or have they been too busy dealing with issues on an ad-hoc basis. If Home Affairs Minister Azmi Khalid or Human Resources Minister Fong Chan Onn were both dealing with termite infestations in their homes, an ad-hoc approach
    would be sufficient.

    But this is a national issue. It involves people and their future. We are dealing with human beings who have dreams, hopes and needs. One would have thought that after years of unsuccessfully trying to stem the influx of
    undocumented migrant workers, the Government would have abandoned its ad-hoc approach and tackled this issue firmly but humanely at its source.

    Primary issues - errant employers and inadequate law enforcement

    Migrant workers will always be attracted to Malaysia because we have plenty of work opportunities here. Who creates these work opportunities? Employers, of course.

    Unfortunately this is where the crux of the problem lies – the primary cause. Although a majority of Malaysian employers are law-abiding citizens, there are also an equally large number of employers who will not hesitate to
    hire undocumented workers. It is cheaper - no agent’s fee or government levy to pay. It is a lot faster - minus the bureaucratic hassle of both sending and receiving countries and definitely a lot more convenient - when you
    don’t need the workers, just discard them into the streets. Such employers are creating ample employment market for undocumented migrant workers.

    To ordinary people in neigbouring countries who struggle to feed their families, the juicy carrot of employment in Malaysia is just too hard to resist. They therefore risk everything to come here and take up the offer, which in their minds, is a lot better than starving back home or worse, seeing their family members die of hunger. To these individuals, no law which promises whipping and detention is going to stop them from coming to Malaysia. To them only the law of life and death applies.

    As long as there is a demand, there will be supply. But what if we kill the demand? What if potential undocumented workers begin to see that they won’t have a job when they arrive on our shores? What if word got around in their
    villages that there are hardly any Malaysian employers who would give jobs to anyone without valid documentation? Would these workers still come or would they encourage their friends to come? I think not - for no right
    minded worker would part with RM5,000-10,000 (illegal agent’s fee) when he knows that he is not going to receive more in return. But is this the case now in Malaysia?

    In Malaysia, migrant workers can waltz in and be assured that there are numerous employers who would happily offer them jobs. It does not matter if the wage is bad for that’s a lot better than no wage at all. And why is this so? Why do unscrupulous employers not hesitate one moment to employ
    undocumented migrant workers? Because, the Government, in many cases, closes an eye. Although the law is very clear that such employers would be punished severely, the enforcement of this law has been utterly pathetic. Even the
    Home Minister has lamented that very few employers have been charged in court for hiring undocumented workers.

    But, until he translates his words into enforcement, it is mere political rhetoric. Employers are fully aware that they can get away with it. They know that only workers are hunted down and not employers. They also know that even if the law does catch up with them, corruption could very well
    save them for another round of exploitation and abuse of workers. It is as simple as that.

    What about greedy agents? They sit right in the middle of the demand and supply chain. Some of them go as far as transporting the workers into the country, greasing the palms of the occasional enforcement officers they meet
    along the way, and then dumping the workers on our shores without as much as a referral of a potential employer. The agents then disappear into thin air and so too the dreams of the newly arrived migrant workers. These agents too
    are aware of the feeble law enforcement culture in Malaysia and are laughing - laughing all the way to the bank.

    What good is a law if it is not enforced? It is not worth the paper it is written on. If a government has been callous in the enforcement of the law, it has by and large allowed the perpetuation of such illegal activities and
    it becomes an accomplice to such activities. If a government becomes party to such activities, then the nation must brace itself for the damaging consequences.

    Secondary issues

    With such activities happening right under our noses, why are we surprised when a host of secondary issues arise as a result of the presence of over a million undocumented migrant workers? Why are we upset when our resources
    are stretched to the maximum trying to track them down or when our detention centres and jails are bursting at their seams? Why are we upset when social issue problems crop up?

    Why do we get upset when these workers insist on their wages or when a minister of a foreign country takes Malaysians to task for not being fair and objective in handling our affairs? And why do we get upset that
    diplomatic ties are strained when the status quo is openly questioned? Isn’t all these our own doing? Did we not bring this upon ourselves when we were so utterly callous and indifferent when the primary issues kept surfacing,
    staring at us in the face, screaming for attention?

    The truth hurts

    We got upset because we got hurt. We got hurt because the truth was spoken – and it always hurts, especially when we know it. Unfortunately it took a top ranking official of a neighbouring country to boldly jolt us out of our
    complacency. Various NGOs in Malaysia and internationally have for a long time highlighted these issues through various channels but often, it was met with indifference.

    I personally have written to the Home Affairs Ministry and Human Resources Ministry, appealing to them to allow a group of Indian workers who had brought their employer to court to be permitted to stay (and hear their case
    until the case was resolved). No reply was received – not even an acknowledgement. It was only after we staged a sit-in in Putrajaya that the government looked into our plight. Such indifference has led Malaysia to its present state. Our image has been tarnished and we have become the laughing
    stock of the region.

    But all is not lost. If the Government abandons its ad-hoc approach in addressing secondary issues and instead channels its energies into tackling the primary issues, Malaysia would get somewhere - hopefully with its
    credibility intact.

    Enforce the law on employers…

    The Government must enforce the law on employers. The law is clear. The Immigration Acts, 1959/63 (Am. Act A1154) promises a maximum fine of RM50,000 or a five-year jail term for hiring undocumented migrant workers.

    Such enforcement must be given wide publicity so that all employers in the country will have no doubt that the Malaysian Government will come down hard on employers who so much as attempt to hire undocumented workers. This
    enforcement must be all-year-round and unrelenting just as the Government is unrelenting in dealing with undocumented migrant workers. The public should be encouraged to report errant companies. Workers caught in the process must
    be paid their dues but thereafter deported to their countries of origin.

    Enforce the law!

    The Government must clean up its house by wiping out rampant corruption among law enforcers. Today it isbelieved that some law enforcement officers solicit bribes from migrant workers. It is also believed that errant
    employers are ‘protected’ from possible action by some compromised law enforcement officers who refuse to investigate when reports are made.

    And what about recruitment agencies who bring in workers illegally? Until and unless the Government is able to tackle these problems, it would be too ambitious to hope that it would be able to fairly enforce the law on migrant
    workers or employers. The issue of corruption has been a huge black mark in the Malaysian scene and I fear more international exposure and embarrassment is at risk if the government continues to mete out further self-righteous
    ‘operasi’ that do not take into account its own glaring and unacceptable weaknesses.

    Is the Government aware that there are many illegal agents as well? Has there been any talk about these agents who amount to nothing more than conscience-less people involved in human trafficking? Will there be a crackdown on agents as well? They have become an integral part of the supply
    and demand chain, bringing in workers irrespective of whether there are jobs available or not - much to the detriment of the hopelessly trusting migrant workers.

    Treat others as we would have others treat us

    NGOs have had long grassroots experiences in this field. Unlike our dear Ministers who sit at heavy-oak tables in tinted-tiled palatial buildings, NGOs zig-zag the country meeting and talking to migrant workers in jungles,
    kongsis and construction sites. They get their hands and feet dirty but they also get the scoops that most Ministers will never hear in their lifetime.

    And unless the Government lends a ear to these organisations, they will never get even close to understanding the hearts and minds of migrant workers and why they do what they do. Without such understanding, trying to solve the issue of undocumented migrant workers is akin to trying to shoot an arrow in a pitch dark environment. It will never hit its target but could
    instead fly astray and hurt someone else!

    Finally, let us not cringe under Indonesia’s strong reaction. Its time we humble ourselves and admit that the injustices have been blatant and that we have failed miserably. Claims that Indonesia is biting the hand that feed it are at best immature and unduly defensive. Our humanitarian response to Indonesia does not absolve us of the responsibility to ensure that we treat migrant workers justly and fairly. In fact, if Malaysia is bold enough to
    claim that it is a compassionate and caring nation, it has only served notice on itself to conduct all its affairs in such a manner at all times and not only when it is convenient or glamorous to do so.

    It is said that the maturity of a nation can be judged by the way it treats it weakest and poorest members of its society. If such a judgment was ever pronounced on us, I wonder how Malaysia would fare.

    Joachim F Xavier is the migrants’ ministry officer at the Penang Office for Human Development

  180. Beck wrote on 06. May 2005 at 10:53 am o'clock                  

    We never feel jealous over Malaysia’ vast development. We congrat you, we salute you, we praise you in paper, we even break our piggybank to visit your country and spend our hard-earned money in the likes of KLCC, Sunway Lagoon, Bukit Bintang !

    It’s Malaysian arrogance in crack-down Indonesian illegals who have slaved to build your bragged landmarks we find hard to tolerate.

    It’s Malaysia’ greedyness to claim a small block of resources from a nation just hit by disaster when they have so money we couldn’t stomach anymore.

    Meself won’t mind to personally ganyang your snobbish, disdainful Deputy PM and Foreign Minister.

  181. jimmy wrote on 06. May 2005 at 4:55 pm o'clock                  

    Yo! Beck cool it man!…hehehe….good comment!…after all the hard work! typing! thinking!… I was wonderin bro! do you talking to me!…or you are talking to everybody!….hehehe…yahh!…coz I’m afraid they can’t understand! wat the hell you just talking about!….hehehe….if get wat I mean!! hehehehe….

    no heart feeling huh Beck!!…bdw!…kapan lagi mo ke KL Beck!……hehehehe….

    ps: It’s look like you really hate our deputy PM huh!…..I can understand why!…I don’t like that man either!…hehehe…ohhh one more thing!…..HARI INI PAK JUSUF KALLA DATANG KE MALAYSIA! KABARNYA DIA PUNYA ACARA ISTIMEWA DI JOHOR (MALAYSIA) KETEMU DENGAN WARGA-WARGA BUGIS!….

  182. zoul wrote on 11. May 2005 at 2:12 am o'clock                  

    takde ape2 yg ingin aku komen kat sini…cuma aku harap m’sia dan i’sia..jgn bergaduh.negara ku dan negaramu serumpun,sebangsa,agama majoritas islam…bangsa melayu m’sia/jawa/minang/acheh/dll bergaduh sesama sendiri..sedangkan bangsa pendatang/cina hanya tersenyum mencari kekayaan di negara kita semua..fikirkanlah sebaik2nya…;)

  183. Wulan wrote on 11. May 2005 at 12:06 pm o'clock                  

    Malaysia apa sich yang dibanggain?! Cuma punya petronas aja belagu banget sich!! Indonesia tuch ga bodoh! Yang pinter tuch lebih banyak daripada orang2x di Malaysia cuma karena penduduknya banyak aja, jadi yang kurang pinter jg banyak. Makanya, jgn sok tau dech!! Buat Jimmy muka lo kaya mi! jelekan lo daripada mi!! :"> Dasar ayam kampung beraninya di kandang doang! Kalo ada perang emangnya lo Berani?! paling cuma ngomonk doank! Eh, hari gini ngomonk doank! Basiiiii!!!! Mendingan nenen dulu dech ke mama! hahahaha,,

  184. jimmy wrote on 12. May 2005 at 10:14 am o'clock                  

    Apa sih yang Malaysia banggain! cuma yang ada petronas udah berlagu!…..waduh seorang lagi loser!….hehehe….saya udah capek dong menjawab pertanyaan seperti ini….wulan! coba lo baca komentar ini dari mula sampai abis!…terutamnya komentar #57 dan #127…yang ditulis sendiri oleh orang Indonesia…..

    “Indonesia tuch ga bodoh! Yang pinter tuch lebih banyak daripada orang2x di Malaysia cuma karena penduduknya banyak aja, jadi yang kurang pinter jg banyak”

    KAYAKNYA SI WULAN INI TERMASUK DALAM GOLONGAN YANG KURANG PINTER!……KALO ORANG KURANG PINTER! ARTINYA ORANG YANG TOLOL!…HEHEHEHE….

    :d

  185. Algojo wrote on 15. May 2005 at 7:51 pm o'clock                  

    :)>-
    Aku pernah ke Indonesia dari Jakarta sampai diCeribon.Berhenti di Inderamayu.View beutiful but banyak Janda nee.Perempuan Murahan banyak nee untuk sesuap nasi nee.Di Batam lagi banyak perempuan murahan nee.Aku sukA sam Negeri Indon sebab stock puki and pantat murah.Kalau di Thailand ada masalah comunication.Perempuan Indon Batam banyak jadi Perempuan simpanan untuk Singaporean…heheh dah tua apek lagi…
    Orang lapar memang suka perang sebab nak mati senang.
    Apa erti merdeka jika anak bangsa banyak merempat banyak jadi Pelacur.
    Gimana mau salute sama kamu.( Indon )
    Orang Indon tau nya nunjuk perasaan.Timor-Timur tak mampu mau lawan lagi mau sama Malaysia.Hey come on freind now is the era of Majapahit use many sakti.
    Siapa bilang bangsa Malaysia serumpun sama kamu.Kamu aje yang fikir gitu..Bagi aku bangsa tidak layak dudk sama tinggi dengan kami.Bilang penduduk muslim teramai di dunia sedangkan agama Islam di sana amalan macam Rojak mamak kat Malaysia.
    Kalau engak ngobrol besar bukan orang Indon..

    :d:d:d:d Beli Su 4 biji udah mau perang sama orang..Itu Su pamerak bergerak AU-TNI :x

  186. Algojo wrote on 15. May 2005 at 7:58 pm o'clock                  

    :d Kepada puki Indon yang Muda lagi ketat bila mau masuk Malaysia untuk service.
    :((Kamu adalah bangsa yang mensia-siakan kemerdekaan.
    :-"Sadarlah bangsa Indonesia Udah dijajah skrg dulu Belanda sekarang Amerika ( IMF )pemimpin kamu hanya mampu ngobrol sama rakyat aje.Kalau di dunia kata-kata kamu sekarang tak diterima sebab kamu bangsa yang terjajah skrg.:(

  187. juz want piz wrote on 16. May 2005 at 6:28 pm o'clock                  

    saya harap anda sekalian jangan terlalu dibawa emosi hanya karena soal begini, pembuat website ini membuatnya bukan untuk saling MENGHUJAT! saya harap anda2 semua tidak melakukan povokasi seperti itu, tetapi jika siap masuk neraka, silahkan!!!

    for u all!!!
    kita berperang hanya satu pulau, tapi korban akan banyak berjatuhan!

  188. Marilyn Manson wrote on 16. May 2005 at 11:16 pm o'clock                  

    Indonesia adalah Surga.
    Ada uang, semua beres.
    Nikmat sekali, tidak ada duanya.

    :)>-:)>-:)>-

  189. jimmy wrote on 17. May 2005 at 3:07 pm o'clock                  

    Mas Tio! what happen to you blog!….hehehe:(

  190. tio wrote on 17. May 2005 at 10:14 pm o'clock                  

    hah ? blognya sehat sehat aja jim … cuman ganti tampilan doang :D

  191. Sir Lee Par wrote on 20. May 2005 at 1:02 am o'clock                  

    Yang saya nampak di sini, komen dari Jimmy
    saja dah cukup untuk balas segala tohmahan
    dari seluruh warga Indonesia. Pemerhatian
    saya antara komentar Jimmy dan komentar warga
    Indonesia adalah pada nisbah 1 lawan 30.

    Tak apalah Jimmy, orang Malaysia hantar kau
    sebagai wakil pun dah cukup…Itu menunjukkan
    tahap pemikiran antara kita dan mereka berbeza.:d

  192. sri baduga maharaja wrote on 20. May 2005 at 1:45 pm o'clock                  

    Orang malaysia yang bijak, jangan kalian berbanggaan dengan kekuatan yang ada, adakah kalian berpikir awak akan cuba untuk mengatur kekuatan perang, tapi awak akan cuba menjadi musuh dalam selimut untuk malaysia.

  193. obeng wrote on 20. May 2005 at 11:05 pm o'clock                  

    8-|8-|8-|8-|8-|8-|

    apaan sich ini ???

  194. jimmy wrote on 24. May 2005 at 11:48 am o'clock                  

    #191-Thanks alot Sir Lee Par…..actually dah penat dah (capek kalo orang Indonesia bilang)…..dari comment # 1 sampai 100 lebih!…..lantak dia orang lah!….
    yang pastinya Malaysia dapat satu lagik pulau!….hehehe…

    dan peta Malaysia akan berubah!….hehehehe

  195. tio wrote on 24. May 2005 at 3:19 pm o'clock                  

    dapet pulau apaan jim ?
    ambalat kan bukan pulau :)>-

  196. jimmy wrote on 24. May 2005 at 4:43 pm o'clock                  

    ehhh Iya….Ambalat bukan pulau!….dapet perairan baru!…yang kaya dengan minyak!..hehhehe…jangan marah yah mas Tio…canda kok!…hehehe:d

  197. tio wrote on 24. May 2005 at 6:52 pm o'clock                  

    jimmy mana katanya mau datengin gua ke jakarta …. gua dah siap siap nih mau ditraktir makan makan , minum minum dan ’sayur asem’

  198. ariya wrote on 25. May 2005 at 7:45 pm o'clock                  

    k*nt*l ama kau negara dan warga malaysia

  199. jimmy wrote on 27. May 2005 at 3:24 pm o'clock                  

    waduh sabar dong mas! hehehehe…gak lari gunung dikejar!…hehehe;)

  200. Sir Lee Par wrote on 30. May 2005 at 4:23 pm o'clock                  

    Tahap pemikiran antara bodoh dan pandai di dalam
    berperang diukur dengan sejauh mana tahap diplomasi,
    fakta kekuatan musuh dan kemampuan diri sendiri.

    Jangan cuba nak memecut laju jika masih tidak tahu
    lurus dan bengkoknya jalan yang nak dilalui.

    Indonesia…, pergi belajar dulu… baru perang !

  201. RikiMaru wrote on 30. May 2005 at 9:24 pm o'clock                  

    :d:d:d:d nampaknya negara indonesia mambuat beberapa persediaan untuk peperangan…. beberapa ujian telah di jalan kan…… test…test..test
    malaysia bagaimana sudah buat persediaan???
    baru baru ini tni membuat ujian bahan letupan mereka di selewasi di mana 22 telah tewas…
    sebelum ini pun tni sudah buat beberapa fire drill supaya kalau perang nanti rakyat indon tidak panik… jadi buat latihan bakar bakaran gereja….
    nah tni juga sudah buat latihan perang ala komando dengan
    hanya mengunakan golok latihan ini di ada kan di sampit di mana 4000 tewas dalam latihan itu..
    manakala tni pula buat latihan tembak sasaran di di acheh berlatih dengan gam gitu lo….
    latihan Rambo 3 oleh tni di ada kan di tanjong periok

    nahhh malaysia udah kamu bersedia……:((:((:((

  202. best of malaysia wrote on 01. June 2005 at 12:37 pm o'clock                  

    hahaha …memang indonesia dapat kemerdekaan dengan titih keringat sediri….tapi itu sejarah….40 tahun dahulu…merdeka dah lama ,kemajuan di tahap yang tak boleh dibanggakan….indonesia merdeka dulu tapi sampai sekarang maluku,sulawesi,acheh masih bertenlingkah ..indon bunuh indon…..memang itu cara indonesia selesaikan masalah,,,asal gaduh kita bunuh…Malaysia mencapai kemerdekaan hasil dari perbincagan ..tak bazir duit.tak ramai mati…sebab aorang malaysia ada otak yang boleh digunakancuba tengok perbezaan kemajuan bagai langit dan bumi…seolah olah kmi merdeka 20 tahun lebih cepat dari indonesia….rakyat malaysiatak perlu merempat,menagih ,lari dari negara sendiri untuk bekerja…kami berdikari ..usaha sendiri,,,jangan hanya belagak sebab merdeka dahulu….tapi pengisian dalam kemerdekaan itu penting….merdeka tapi pemikiran masih kolot dan kolot buat apa ,,,,di pandang rendah di hina buat apa…..ekonomi hancur…….kembalila ke alam nyata:((\:d/:(:(:(:(:d:d\:d/\:d/:x

  203. nasgorkam wrote on 02. June 2005 at 10:06 am o'clock                  

    heee hehehe gw baca sampe abis :)
    seneng gw bacanya
    ternyata banyak orang yg care ama negara ya
    heheheh

  204. jimmy wrote on 02. June 2005 at 10:31 am o'clock                  

    “DAH TAK LARAT NAK KOMEN DAH”
    BAHASA INDONESIANYA!
    “GW UDAH CAPEK MO KOMENTAR”:-w

  205. demang lebar daun wrote on 02. June 2005 at 2:16 pm o'clock                  

    astaga…mengapalah anda semua gagal mengawal perasaan dan gagal menggunakan fikiran masa berdiskusi…mengapa perlu menghina sesama sendiri…sebelum melakukan perkara yang tidak baik ingatkan ibu kita…dia menanggung derita selama 9 bulan 9 hari (kelazimannya)sebelum melahirkan kita di dunia ini…dia pasti sentiasa mendoakan kpd tuhan agar anaknya menjadi org yang berguna kepada agama, bangsa dan negara…adakah ibu-ibu kita akan merasa bangga melihat anaknya yang kurang sopan, kasar, angkuh dan semua sifat yang hina di sisi tuhan…kalau anda merasakan ibu anda/kita berbangga dgn sifat ‘jelek’ anak2nya maka teruskanlah…atau kalau anda mempunyai keinsafan maka eloklah anda semua memohon maaf dari sdr2 serumpun ini..kita tidak tahu bila kita akan dijemput oleh tuhan utk ke alam lain (mati)..munkin sesaat nanti, malam iniatau esok…ingatlah dosa kita dengan tuhan, tuhan bisa ampunkan tetapi dosa manusia bersama manusia tuhan tidak ampunkan selagi manusia itu tidak mengampunkannya…renung-renungkan lah wahai sdr ku semua…

  206. Algojo wrote on 03. June 2005 at 10:11 pm o'clock                  

    :dNegara yang udah di jajah ekonominya masih mau perang???
    Kalau perang o.k jugak.Bahan tawanan udah banyak disini.Mungkin malaysia boleh belajar dari Jepun mcm mana nak impelement sex slaves during WW2 or FROM SERBIA etnik cleansing.

    Haahahaa WAR!WAR ! WAR!.

    :xHidup Malaysia we fight to whom love to die.

  207. MARINIR wrote on 03. June 2005 at 10:42 pm o'clock                  

    SDR JIMMY DI MALAYSIA
    INGATLAH BAHWA SEMUA UCAPAN, PIKIRAN, DAN PERBUATAN ANDA YANG SOMBONG ITU AKAN DICATAT OLEH ALLAH SWT. KESOMBONGAN ITU HANYALAH HAK DAN MILIK ALLAH SWT SEMATA.
    JAGALAH MULUT, HATI DAN OTAK ANDA APABILA ANDA ADALAH ORANG YANG BERAGAMA.
    BILA ANDA TIDAK MENYADARINYA JUGA SEMOGA LAKNAT DAN AZAB ALLAH SWT DIDUNIA DAN DIAKHIRAT AKAN DITIMPAKAN KEPADA ANDA KARENA KESOMBONGAN ANDA.
    KAMI ORANG DAN BANGSA INDONESIA BUKAN TAKUT DENGAN KEMEGAHAN, KEMAJUAN DAN GEMERLAPNYA MALAYSIA, KARENA KAMI HANYA TAKUT KEPADA AZAB ALLAH SWT.
    KAMI UMAT ISLAM DI INDONESIA SAAT INI LEBIH TERTARIK UNTUK MEMPERBAIKI DIRI DARIPADA MENYOMBONGKAN DIRI, KARENA KITA HIDUP DIDUNIA HANYALAH SEMENTARA !
    KEKAYAAN, KEPANDAIAN, KEJAYAAN DIDUNIA BUKANLAH BEKAL KITA SAAT MATI NANTI UNTUK MENGHADAP ALLAH SWT !!! JADI TAK ADA YANG PERLU KITA SOMBONGKAN DENGAN SEMUA ITU.
    UNTUK BANGSAKU INDONESIA YANG TERCINTA, MARI KITA TUNJUKKAN KEPADA SDR. JIMMY DAN SELURUH WARGA MALAYSIA BAHWA UMAT ISLAM DI INDONESIA HANYA TAKUT KEPADA ALLAH SWT, DAN TIADA TAKUT KEPADA SELAIN ALLAH SWT.
    SEBAIKNYA PEMBICARAAN YANG SALING MENGHUJAT DALAM FORUM INI DISUDAHI, KARENA INI BERTENTANGAN DENGAN SUNNAH RASULULLAH MUHAMMAD SAW DAN FIRMAN ALLAH SWT !!! KECUALI KALAU ANDA SEKALIAN INGIN MENDAPATKAN LAKNAT DAN AZAB ALLAH SWT, NAUDZUBILLAH….
    JAGALAH MULUT, JAGALAH HATI, JAGALAH OTAK YANG TELAH DIBERIKAN ALLAH SWT HANYA UNTUK KEBAIKAN BUKAN KEMAKSIATAN DAN KEDZALIMAN.
    SEMOGA KITA SEMUA ADALAH TERMASUK ORANG-ORANG YANG BERIMAN YANG SENANTIASA MENDAPATKAN HIDAYAH DAN AMPUNANNYA, AMIN YA RABBAL ALAMIEN.

  208. Zulfikar wrote on 03. June 2005 at 11:14 pm o'clock                  

    Allahu Akbar, Maha Besar Allah !!!
    Semoga tidak ada lagi orang yang menurutkan hawa nafsunya untuk ribut dan saling menghujat, karena itu adalah perbuatan yang sia-sia yang hanya akan mendatangkan DOSA, LAKNAT serta ADZAB ALLAH SWT.
    Bila anda semua adalah orang yang beragama dan beriman dengan baik maka tunjukkanlah dalam pembicaraan dan perbuatan anda semua, takutlah kita semua dengan Hukum Allah, janganlah berbuat segala sesuatu yang sia-sia.
    Hanyah orang yang bodoh dan tidak beriman yang mengikuti hawa nafsu Setan, itulah orang yang merugi di dunia dan akhirat nanti.
    Silaturahmi dan Ukhuwah Islamiyah adalah lebih baik daripada perdebatan atau peperangan.
    Ingatlah saudaraku semua, amar makruf nahi mungkar, laksanakanlah apa yang diperintahkan Allah SWT dan tinggalkanlah semua yang dilarang Allah SWT, Insya Allah kita semua akan bahagia dan selamat dunia fil akhirat!
    Wassalam.

  209. enemyofbush wrote on 06. June 2005 at 4:47 pm o'clock                  

    kami bukannya tidak pandai, akan tetapi kami tidak ingin menyombongkan diri/takabur. semua yang terjadi di dunia ini adalah karunia Allah SWT semata.

    kita manusia wajib mensyukurinya.

    Jangan kau bangga dengan apa yang ada di dunia. karna semua itu akan musnah pada akhirnya nanti.

    100% Indonesia
    ===============
    *ENEMYOFBUSH*

  210. Amirulaqsha wrote on 08. June 2005 at 9:19 am o'clock                  

    Assalamaualaikum semua..
    Kesedihan nyata terhadap semua saudara sebangsa dan seagama ku bergaduh dan memaki sesama sendiri. Kerana semangat kebangsaan dan kerana perebutan tanah dan harta. Adakah anda semua sedar bahawa pertarungan yang kalian adakan ini tiada membawa apa-apa keuntungan. Jika berlaku peperangan di antara dua saudara sebangsa yang terunggul di dunia ini ,adakah kita yakin kemenangan itu akan di restui ALLAH.Sudah pasti sesiapa yang terlibat dalam peperangan yang sedih ini akan di tempatkan ALLAH di neraka. Peperangan yang tiada alasan untuk shariah adalah haram dan sia-sia, ingatlah saudara sebangsa dan seagamamu.
    Sedih dan pilu sungguh hatiku ini melihat jika ini berlaku. Doa ku agar ALLAH sentiasa menyelamatkan bangsa indonesia dan malaysia yang serumpun ini dari kacau bilau dan peperangan. Ingatlah kita merupakan satu-satunya bangsa yang menerima Islam seperti mana sahabat Nabi Kita MUHAMMAD menerimanya dahulu, dengan rela dan kesyukuran islam masuk kedalam jiwa bangsa melayu nusantara. Kita adalah bangsa yang amat bertuah, ingatlah ALLAH adalah pemberi segalanya , dia juga boleh menaraiknya begitu saja.

  211. jimmy wrote on 08. June 2005 at 4:23 pm o'clock                  

    bagus lah kalo gitu Indonesia!…huheheeh….udah maless nihh!:-"

  212. banzai wrote on 08. June 2005 at 7:24 pm o'clock                  

    rakyat malaysia kenapa kamu bergaduh sama PET kamu…kita kan majikan mereka… tambah pula mereka sangat taat sama kita… liat lah kalau mereka kena hantar balik pasti akan datang kembali ke malaysia…. itu lah pET kita yang sebenarnya… so rakyat malaysia jangan lah marah marah dengan PET kita…

  213. jimmy wrote on 13. June 2005 at 8:20 am o'clock                  

    Kok “PET” sihhh!..lagi kejam nih orang Brunei!…wehehehe…

    bdw “ORANG BRUNEI” apa kabar?…..ada juga ker ngambil “PET” dari Indonesia? wuhehehehe (ketawanya Mr. Krabs)….:d

  214. SIR LEE PAR wrote on 16. June 2005 at 1:52 pm o'clock                  

    Jimmy,

    Aku dah gatal tangan ni…kat mana lagi blog-blog panas ?
    Sini tak mencabarlah…hehehe:d

  215. jimmy wrote on 17. June 2005 at 9:46 am o'clock                  

    kat sini dah sejuk Sir Lee! masa baru2 dulu panas lah!:-"

  216. Ross Penn wrote on 17. June 2005 at 11:18 am o'clock                  

    Wahai Si Indon,

    Selalu muhasabah diri sendiri dan mencari kesilapan, kelemahan, kebodohan, kealpaan diri sendiri sebelum mendabik dada dan menunjuk pandai dan mahu mengajak orang lain mengadu kekuatan untuk berperang. Jangan jadi mangsa yang tamak dan selalu mengikut nafsu amarah di dalam membuat keputusan. Nanti negara sendiri yang binasa. Lihat Timur Timor, Ambon, Sulawesi, Acheh, Kalimantan betapa kemusnahan dan perpecahan berlaku berleluasa di dalam negara anda. Manakala mahasiswa anda terjerit-jerit meminta pembaharuan yang mereka sendiri tidak pasti. Sedangkan pada masa yang sama sistem pemerintahan kerajaan terus dibelenggu rasuah yang tidak sedikitpun berkurangan dan keruntuhan moral dikalangan rakyat semakin tenat. Ini semua bukan rekaan kami orang Malaysia, tetapi pengakuan dan keluhan oleh bangsa anda sendiri.

    Dan jika dilihat di dalam perspektif Islam dan Jihad, jelas sekali jika semua di atas diambil kira, bangsa Indonesia telah mencemarkan nama baik umat dan agama islam itu sendiri dan perang jihad boleh diisytiharkan ke atas anda bagi menghalang islam terus diremehkan dan dihina oleh orang-orang yang mengaku dirinya islam tetapi pada masa yang sama menghina islam.

    Malaysia, mengambil pendirian tidak mencampuri urusan negara lain. Tetapi rakyat Islam di Malaysia akan sedia berperang jika jihad disytiharkan. Kami lebih mampu dan mungkin menjadi lebih ganas dari apa yang anda bayangkan. Kerana kami negara yang lebih maju, bersatu, berdisplin dan bertamadun daripada anda. Lihat sahaja bagaimana negara maju dan bertamadun (US, UK, Peranchis, Jepun, etc.)menghancurkan negara dan bangsa yang mundur (Serbia, Bosnia, Afghan, Columbia, etc.)

    Adakah kamu ingin menjadi hancur seperti bangsa dan negara yang mundur itu?

  217. SIR LEE PAR wrote on 18. June 2005 at 10:30 am o'clock                  

    Boleh tahan POWER jugak kau ni ya Jimmy,
    Habis semua orang…kau sumbat dalam freezer…
    Hehehehe

    Secara rasmi aku tolong letakkan bendera
    MALAYSIA kat sini…(Macam Penjajah)…Tengok
    dulu berapa hari boleh tahan…hehehehe

  218. tio wrote on 20. June 2005 at 11:51 am o'clock                  

    penjajahan biji lu :(|) ngomong aja belom becus lu!

  219. SIR LEE PAR wrote on 20. June 2005 at 12:38 pm o'clock                  

    Canda aja Mr. Boss…jangan marah !! Hehehe:)>-

  220. SIR LEE PAR wrote on 20. June 2005 at 2:51 pm o'clock                  

    …..Tapi kalau mahu berpanas-panasan dan berbicara
    sinis lagi, saya bisa diatur….NO PROBELOMMO….
    Tak rugi…kami di Malaysia kan bangsa kecil…

    “KALAU KAMI KALAH, ITU TANDANYA KAMI KALAH KERANA ‘DIBULI’,
    KALAU KAMI MENANG, ITU TANDANYA BANGSA BESAR ITU ‘BODOH’”

    Macam mana Mas TIO…ayuh sajalah, ngak rugi apa-apa sih…

    SALAM PERKENALAN; SIR LEE PAR, malaysia

    ;)

  221. jimmy wrote on 20. June 2005 at 3:43 pm o'clock                  

    Waduh! sang punya blog udah marah lho!…sabar! sabar dong mas Tio!..huehehe…ntar saya ke Jakarta kita ngopi bareng yah!……:>

    Sir Lee! dah lah! yuk kita santai2 huehehe…;)

  222. tio wrote on 20. June 2005 at 6:55 pm o'clock                  

    hehehehe
    sir lee par halo salam kenal juga , kalo mau panas panasan silahkan saja boss , gua sih dah males >:p

    jimmy mana nih janjinya mau traktir gua ;)

  223. SIR LEE PAR wrote on 21. June 2005 at 2:09 am o'clock                  

    Tak nak panas-panas lah, canda saja…!! Saja-saja saya
    mahu TEST POWER…Mahu tahu orang Indonesia udah sejuk
    atau belum..hehehe…Tak mengapa, kali ini saya
    kasi MENANG PERCUMA saja pada Mas Tio…Lain kali pun
    saya boleh kasi Menang lagi…sampai puas hati mas…hehehe

    However, Nice Blog….JIMMY, jangan lupa belanja BOSS kita ni TEH TARIK…

    :d:d:d:)>- PEACE BRO!!

  224. jimmy wrote on 21. June 2005 at 3:31 pm o'clock                  

    Yupp Peace!…sabar dong mas! huhehehe…masalahnya itu saya bukan cuman ke Jakarta ajah!…banyak kota2 lain yg harus saya pergi!…ntar kalo saya ke Jakarta, kita ngopi2 yah!:d

  225. Raja wrote on 21. June 2005 at 6:55 pm o'clock                  

    Begini saja, kita damai saja, Malaysia, Indonesia, Singapura, Brunei, dan lainnya. Kita bersatu, jadi sebuah negara, lalu yang pinter nolong yang bodo, yang bodo nyumbang tenaga buat ide si pinter yang bermanfaat. Yang Kaya bantuin yang miskin, bagilah duit. Yang miskin bantu yang kaya dengan usahanya. Kalau sudah sepakat, mari kita pilih presidennya. Dengan tidak mengurangi rasa hormat, saya bersedia menjadi presiden kalian, cukup satu periode saja. Walau berat, saya siap menjalaninya, ini sebuah amanat. Bagaimana? Setuju? Huehehehekk…..
    (lu orang pada buang waktu, dengerin musik ajah….)

  226. kuding_king wrote on 22. June 2005 at 10:04 am o'clock                  

    sebaiknya kita rakyat biasa janganlah ribut2 biarkan pemimpin kita tg duduk berunding…

    UTK INDON:
    kamu bakar bendera,maki hamun,apa yg kamu dapat? kalau ambalat tu malaysia dapat atau indon dapat pemimpin kamu tetap “DAPAT SESUATU”

    UTK M’SIA:
    relaks…biarkan mereka terjun dengan labu labunya..

    for jimmy;keep writing… :d

  227. jimmy wrote on 22. June 2005 at 1:48 pm o'clock                  

    aduhhhh asikkkk!…semakin seru nih blog!…huhehehe

  228. SIR LEE PAR wrote on 22. June 2005 at 3:39 pm o'clock                  

    Raja, kamu nih bising-bising ajah…, Kasi sama aku itu
    cord lagu PETERPAN !! - Aku fikir lebih enak baca blog
    ini sambil-sambil main gitar….Asyik gitu…hehehehe

    Jimmy, aku ingat kalau aku tahan dalam blog-blog macam ni, mesti tahun depan bahasa Indonesia aku bagus macam kau…hehehe :d:d

  229. jimmy wrote on 23. June 2005 at 7:12 am o'clock                  

    Sir Lee ngefan sama PeterPan yah? huehehehe….kalo saya ngefan berat sama Ikke Nurjanah!….iyah donk!saya tuh penggemar “dangdut”…huhehehehe….apalagi si Ikke yg manis…huhehehehe….

    Masih terngiang ditelingaku
    Bisik cintamu
    Betapa lembut dan mesranya
    Aku terlena

    Tiada terasa air mataku
    Basahi pipi
    Aku terharu dan terbuai
    Aku terlena……terlenaaaaaa…..ku terlena……….

    Reff:
    Sungguh aku bahagia
    Benih cinta yang kau tanam
    Bersemi indah di hati…….

    Air mata bahagia
    Jangan menjadi duka
    Bersama kita selamanya
    Ku terlena…..dalam buai…….asmaraaaaaaaaa……..

    :">:">:">

  230. SIR LEE PAR wrote on 23. June 2005 at 8:46 am o'clock                  

    Ya bang…gelek, gelek jangan tak gelekkkk…

    Aku pun baru lepas balik Karaoke dengan Boss,
    Ceh!! Dia pun macam kau Jimmy, kaki Dangdut…!!!

    Hehehehe

  231. Tukang Kebun wrote on 23. June 2005 at 3:46 pm o'clock                  

    yo…ke KL yuk ah? semua biaya katanya ditanggung ama jimmy kekeke

  232. kuding_king wrote on 23. June 2005 at 4:13 pm o'clock                  

    waduhhh… aahhh… mas jimmy asyik sekali asmaraaaaaa mu
    indon sekalian..mana hujah hujah kalian…:)>-

  233. kuding_king wrote on 23. June 2005 at 4:18 pm o'clock                  

    http://www.thesleepingsatellite.com/home.html coba klik ini url terus dengarin lagunya… bagus skali

  234. jimmy wrote on 24. June 2005 at 9:43 am o'clock                  

    xixixixi!!….mo ke KL?…yah hayo!…tentang biaya jangan kawatir!….bdw si Inul bikin konser lagi di Genting Highland…tanggal 25th. June…..aduhhh goyang lagi sihhhh!…xixixixixi….:x

  235. SIR LEE PAR wrote on 24. June 2005 at 10:05 am o'clock                  

    Hahaha…Inul bikin ‘gerudi’ lagi…, habis
    runtuhlah Bukit Genting tuh…hehehe:((

  236. mijan wrote on 27. June 2005 at 2:07 am o'clock                  

    Tak faham mengapa rakyat Indonesia mahu berperang dengan Malaysia,sedangkan kita adalah satu bangsa yang serumpum.
    Adakah anda lupa sewaktu Indonesia Kebakaran Hutan Malaysia
    menghantar Anggota Bomba untuk menolong anda,sewaktu Tsunami melanda Malaysialah orang pertama yang datang membantu.Lupakah anda bahawa rakyat Indonesia saudara-saudara kamu ramai yang mencari rezeki diMalaysia dan menghatar wang hasil dari bekerja di Malaysia.Biarlah Malaysia yang bangunkan Ambalat kerana kemampuan Malaysia
    lebih bagus dari kerajaan Indonesia,belum tentu kerajaan Indonesia bisa bangunkan Ambalat dan belum tentu hasil dari Ambalat itu sampai ke tangan rakyat Indonesia,sebaliknya jika Malaysia yang bangunkan pasti rakyat Indonesia juga yang diambil bekerja >lihat saja di Sipadan pekerjanya chaletnya ramai dari Indonesia nah!!!cuba kamu fikirkan ianya kan bagus.Lagipun buat apa berperang dengan negara yang banyak membantu kamu,adalah penting untuk rakyat Indonesia faham bahawa jika terjadi apa-apa bencana kepada Indonesia pastinya negara pertama yang menolong adalah Malaysia walaupun Indonesia diserang oleh Australia Malaysialah yang akan membantu kamu,dan kami rakyat Malaysia
    pasti akan menurut perintah kerajaan kami jika kerajaan kami memerintakan rakyat Malaysia agar menolong Indonesia jika diserang kami rakyat Malaysia dengan seiklas hati akan menolong kamu.!!!!!

  237. SIR LEE PAR wrote on 30. June 2005 at 3:47 pm o'clock                  

    Yes…aku akan tolong selamatkan Inul untuk Jimmy….
    Hehehehe:d

  238. Lae Togar wrote on 01. July 2005 at 1:08 am o'clock                  

    Koq masih ributin ambalat seh.. itu kan milik NKRI, trus Mercusuar yang dibangun tuh (jg udah didaftarkan di International Maritim Organization (IMO).

  239. jimmy wrote on 01. July 2005 at 7:16 am o'clock                  

    makasih Sir Lee!…kamu lah temen gue yg sejati…huehehehe…goyang donk ahhh!:">

  240. SIR LEE PAR wrote on 02. July 2005 at 1:36 pm o'clock                  

    Hehehe…kami juga sudah tahu Indonesia sudah bina
    rumah api di atas batu karang di Ambalat itu…Kalo
    mahu lagi terjamin bina sekali pentas untuk konsert
    Inul sih….Aku dan Jimmy mahu goyang sama-sama di sana,
    Boleh yaaa…mahu gerudi sampai lupa dunia…

    heheheheheeeeeee….:x

  241. new comer wrote on 04. July 2005 at 3:41 pm o'clock                  

    saya sudah membaca komen #1 sampai habis.. tetapi kog ga ada ending nya?:d
    buat jimmy saya salute luar biasa untuk ketekunan mu memberikan komentar dan perlawanan. tapi baiknya lagi anda mendekatkan diri kepada yang di Atas.. semakin mengerikan anda sepertinya..
    terima kasih untuk semua komennya..
    tetapi cobalah sesekali berkaca kepada kami org indon, jangan makan kacang lalu hanya langsung membuang kulitnya:)>-

  242. new comer wrote on 04. July 2005 at 3:46 pm o'clock                  

    saya juga di jakarta ko
    jadi penasaran ingin jumpa jimmy;));))

  243. feel damn good wrote on 05. July 2005 at 9:23 am o'clock                  

    aih,aih, mas jimmy galak dey..
    please dey, uda nyata2 itu ambalat punya kita,mo coba2 maling ya…

  244. new comer wrote on 05. July 2005 at 9:46 am o'clock                  

    ko ga ada koment-komment lagi:-\:-\

  245. wong_urip wrote on 05. July 2005 at 10:25 am o'clock                  

    wahai treman-treman sebangsa setanah air!!! jangan habiskan energi untuk menanggapi celotehan orang-orang yang ga jelas!!! semua komentar uda pada ngawur!!! betul kata new comer kalo diterusin ga da abis2nya, n aku yakin bakalan ga da isinya. skalian aja jadi abrolan cabul malay-indon. seru tuh!!!

  246. SIR LEE PAR wrote on 05. July 2005 at 2:15 pm o'clock                  

    Apa? Nak isi yaa…boleh aja…
    Isilah perut dengan sate…!!!
    hehehehe

    Orang Malaysia udah tahu awal…
    Ini semua buang masa…!!

    Saya saja kepingin jumpa PETERPAN, tapi nggak
    ada peluang…jumpa sama kalian saja lah…

  247. wong_urip wrote on 05. July 2005 at 2:59 pm o'clock                  

    Wahai bangsa-bangsa yang mangaku serumpun. Taukah kau, siapa indonesia itu?? Jika diumpamakan indonesia adalah raksasa tidur. Terbuai dengan kekayaannya dan kejayaan masa lalu. Tapi sadarkah kalian jika raksasa ini terbangun?? Kalian negara-negara kecil akan menyesal karena telah mengusiknya, dibalik kelemahan rakyat indonesia didalamnya terdapat kekuatan yang kamu sendiri tidak akan pernah membayangkannya. Kami lapar, kami kurang berpendidikan, tapi di dalam hati kami telah tertanam jiwa kebangsaan yang kuat. Kami melupakan rasa lapar, rasa sakit untuk dapat mempertahankan indonesia.

    Wahai manusia kerdil, kamu selama ini melihat kami hanya dari permukaan, tidak semua saudara-saudaraku memiliki nasionalisme tipis seperti yang kamu ungkapkan. Kami memiliki beratus juta rakyat yang didalamnya tertanam jiwa nasionalisme yang membara. Ga da salahnya mengagungkan masa lalu to??, karena masa lalu kami yang membentuk jiwa kami. Setidaknya kami bisa terbakar semangat jika mengenang masa lalu, semangat untuk bangkit membangun.

    SEMANGAT INDONESIA!!!!>:/

  248. kei wrote on 05. July 2005 at 3:08 pm o'clock                  

    ahahaha.. baru baca nih..
    jimmy.. jimmy.. katanya malaysia lebih maju dari indonesia?
    tapi dari yang saya lihat tak ada lagi kepandaian kamu selain ngomong hal-hal tak berguna, seks, dan lain sebaginya.. wah wah gawat..!! maju = seks? sakit..!!

  249. jimmy wrote on 05. July 2005 at 3:22 pm o'clock                  

    huehehehe….kok semua jadi penasaran mo ketemu saya! kalo bener ketemu mo diapakan saya! mo dikroyok! huehehe….
    New Comer!….kalo ada jodoh ehhhh salah! rejeki! kita bisa ketemu di Jakarta….selalulah mampir ke blog ini…oke!…

    tapi paling senang ketemu saya kalo anda sering SUMBAR!..kerana “denai urang awak, selalu pulang ke kampuang

  250. Jimmy wrote on 05. July 2005 at 10:35 pm o'clock                  

    hahahahaha!…”wahai bangsa-bangsa yg ngaku serumpun”….SIAPA YANG NGAKU SERUMPUN (gw udah mula marah kembali nih)….HAH SIAPA YG NGAKU SERUMPUN?….apa lo pikir kami di Malaysia makan ‘DAUN’…..SERUMPUN! SERUMPUN!….

    Iyah bener sekali RI umpama raksaksa yg lagi tidur!…yah mungkin tidur buat selamanya…huehehehehe…dan Malaysia cuman semut!…tapi SEMUT MERAH!….yg bisa mebikin sang RAKSASA cuman tinggal tulang/rangka…..

    Iya gak salah mengenang masa lalu/masa silam..kisah2 perjuangan! kisah2 nasionalisme!…..cuman sekarang sepertinya semangat nasionalisme mu Indonesia hanya tinggal kenangan!….ITU TERBUKTI KOK!….(ahhhh udah males nih mo komentar)……

    RAKSASA itu satu demi satu kehilangan wilayah! satu demi satu anggota tubuh nya coba mengasingkan diri…tangan mo merdeka! kaki mo merdeka! kepala dirampas tetangga!….
    ahhhhh! rambut-rambut juga mo ikut merdeka!…(si rambut bilang “kalo tangan bisa merdeka! mengapa rambut tidak bisa”…..”selama ini kita menjadi anggota tubuh sang raksasa apa untungnya!…”…..kita tetap sama! malah bertambah miskin”….

    huehehehe…gak mustahil suatu hari nanti apabila sang raksasa terjaga dari tidurnya…barulah dia sadar! yang tinggal hanya sekeping hati (dimana tempat tinggalnya manusia2 koruptor)….tubuh badannya lain abis pada merdeka! atau dirampas tetangga…..yah hilanglah sudah tempat dimana selama sang raksasa menghisap madunya…yang selama ini menjadi budak suruhannya….

    kasihan deh lo raksasa……huehehehehe….

    :p:p:p

  251. new comer wrote on 06. July 2005 at 9:01 am o'clock                  

    jimmy, elo gampang marah ya?? cepet sakit jantung lho.. kalau ga serumpun terus apa donk???
    jimmy, roda berputar selalu, kadang2 di satu titik dia akan berada di atas, tapi dia juga kemabli kebawah..
    mungkin kami bangsa indonesia yang mau kalian (semut merah) gigitin sedang berada dalam masa pemulihan, tapi kami mencoba membangun kembali bangsa dan negara kami yang di mata kalian ’sudah rusak’ ini.
    saya yakin kami bisa bangkit…
    harusnya kita semua saling gandengan tangan dan menghargai hak2 dan kewajiban bangsa lain… saya rasa wajar saja kalau ada beberapa di antara kami yang panas hati melihat perbuatan kalian,

    ambalat mau di ambil dengan kalian orang malaysia yang menggunakan dalih ‘licik’ yaitu peta malaysia 1979, yang wilayahnya kalian buat sendiri..

    kayu2 di kalimantan kalian rampas= dengan prestasi
    ‘malaysia penghekspor kayu olahan no 3 di dunia’= padahal hutan kalian tidak ada yang rusak!! bukankah itu jadi tanda tanya… kalian tau apabila hal ini sudah menjadi pusat perhatian dunia, bersiap-siaplah untuk memberikan alasan ‘licik’ selanjutnya.

    okay… itu untuk menanggapi koment kamu sebelumnya..
    mungkin ada kesempatan saya dan teman-teman akan berkunjung ke university Malaya, dan ingin melihat apakah mahasiswa si sana memiliki idealisme dan hati melihat ‘perkembangan’ bangsanya sendiri, dan apa sebenarnya respon mereka terhadap pergolakan my-indon ini. ataukah mereka memiliki pendapat yang sama dengan kau???

    we’ll see…
    /:)/:)

  252. new comer wrote on 06. July 2005 at 9:12 am o'clock                  

    /:)/:)
    :-ss:-ss
    ^:)^^:)^
    =))=))
    :-":-"
    [-x~o)~o)

  253. kei wrote on 06. July 2005 at 9:51 am o'clock                  

    hmm.. hai jimmy.. mungkin yang kamu bilang ada benarnya.. tapi kamu tahu tidak indonesia itu negara besar? dengan luas yang besar dan jumlah penduduk yang besar pula.. coba kamu sebutkan, dari beratus-ratus negara di dunia ini, berapa yang luas dan jumlah penduduknya lebih besar dari indonesia? masih bisa dihitung dengan jari..

    mengurus negara besar tentu tidak segampang mengurus negara malaysia mu yang tidak seberapa besarnya itu.. ibaratnya orang tua, mengurus 2 orang anak tentu tidak sama dengan mengurus 10 orang anak.. ya kira-kira begtitulah..

  254. SIR LEE PAR wrote on 06. July 2005 at 11:24 am o'clock                  

    Hei Indonesia, aku beri Jimmy peluang jawab dulu ahh…
    Aku pasti masuk campur kalo kalian terlalu menghina kami nanti…!! Selepas itu baru kamu tahu siapa pula aku…

    Berbicara macam tahu semua perkara…tapi sebenarnya ramai Indonesia tidak tahu di mana Ambalat. Buktikan pada aku di mana Ambalat dengan map yang negara kalian ada…rujuk tahun produk map itu, bila??

    Aku pun sudah makin serius nih…

  255. SIR LEE PAR wrote on 06. July 2005 at 11:28 am o'clock                  

    Jangan ingat orang Malaysia cuma tahu canda-canda dan santai saja….Kami pun tahu berperang juga…

  256. tio wrote on 06. July 2005 at 1:33 pm o'clock                  

    silahkan lah dilanjut panas panasannya :-" :-w

  257. kei wrote on 06. July 2005 at 3:24 pm o'clock                  

    hmm..
    coba kalian simak websites berikut ini..

    http://www.bulungan.go.id/beritadetail.php?ID=82

  258. Tukang Kebun wrote on 06. July 2005 at 3:54 pm o'clock                  

    huahuahuua ternyata masih pada lanjut ya tob? ;))

  259. Atuak ang koah Jimn wrote on 06. July 2005 at 7:51 pm o'clock                  

    jim waang ko lai ngaratio jo baso minang!!!!baa kok bisa sampai baitu waang ka atuak ang!!!alah tuuu indak ado gunonyo waang cando tu do!!!!!kok lai ngarati baleh!!!!!
    oh yo lai bisa ang cari tau situs urang-urang minang nan ado di malaysia!!!!lah yo alah tu jan bacakak yo lai!!!!!!

  260. jimmy wrote on 07. July 2005 at 7:21 am o'clock                  

    huhehehehe…New Comer! bukan serumpun! SEPOHON huhehehehe..
    :d
    …..saya juga sebenernya kurang ngerti dan gak ambil pusing tentang itu Ambalat!….actually “I just don’t give a damm”…samada Malaysia yang punya ato RI yg punya….cuman apa yg saya gak senang perbuatan rakyat RI itu membakar bendera kami! mo menganyang Malaysia buat yg kedua kali! mendirikan posko pendaftran ganyang Malaysia…
    …..ehhh New Comer….anda punya kenalan di University Malaya?….kamu study di mana?…

    kepada Kei #253….bener sekali, ngurusin negara besar dan rakyat seramai 200 juta lebih bukanlah perkara gampang! ….untuk yg satu ini saya salute sama RI….tapi negara besar! rakyat besar!…negara besar seharus lebih kaya dengan penghasilan2 bumi! apa lagi dengan rakyat yang ramai! berarti lebih tenaga kerja…tetapi sayang hasil bumi banyak, tetapi indak tau ilang kemana?….yah mungkin juga dicuri negara tetangga!….huehehehe…..tetapi si pencuri gak mungkinlah bisa mencuri kalo gak punya ‘contach’ ato bantuan dari negara itu sendiri bukan….

    waduh! ado urang awak! huhehehehe….neh situs urang awak di Nagari Sambilan (Malaysia):
    http://www.rajakitans.gov.my/
    http://www.tourismnegerisembilan.com/

    ….takanang denai kampuang na jauh di mato! :((

    ato anda bisa surf ke homepage saya….
    tuneman.multiply.com

    …banyak kisah tentang orang minang di Malaysia….

  261. wong_urip wrote on 07. July 2005 at 8:55 am o'clock                  

    Wah mo nanggepin #250
    …HAH SIAPA YG NGAKU SERUMPUN?…
    #96…SAYA JELASKAN ASAL KETURUNAN SAYA DI ATAS AGAR DAPAT SAYA BUTIKAN BAHAWA KITA SEMUA SERUMPUN!…
    itu sapa yang nulis ya?? :-"

    Kepala raksasa dirampas tetangga??si semut merah??ayolah ngimpi di siang bolong? paling semut merah cuma bisa nyabut (ngrampas) bulu kaki. tapi walo gitu udah cukup bikin raksasa bangun.
    Coba lo cabut bulu kaki temen lo!
    marah ga?ato malah digampar??b-(

  262. jimmy wrote on 07. July 2005 at 1:05 pm o'clock                  

    #261…huehehehe…bukan serumpun! sepohon githu lo!..huehehe;)

  263. wong_urip wrote on 07. July 2005 at 3:35 pm o'clock                  

    sepohon?? mang monyet:(|)
    :d

  264. kei wrote on 08. July 2005 at 8:06 am o'clock                  
  265. jimmy wrote on 08. July 2005 at 8:06 am o'clock                  

    Iya! dua-duanya emang monyet kok:-"

  266. new comer wrote on 08. July 2005 at 8:28 am o'clock                  

    peace yo..:)>-
    sbnernya semua ga ada yang sempurna, iya ga sih??
    cuma kita harus belajar berpikir dengan kepala dingin dech sekarang:d:d
    :-":-"

  267. wong_urip wrote on 08. July 2005 at 9:22 am o'clock                  

    Huehehe…peace yo jg!!!
    Pada dasarnya indonesia cinta damai:x>:d<

    Lagian sesama monyet dilarang saling menghina to?? :))

  268. mmmBbeeeeekkkkk wrote on 08. July 2005 at 10:13 am o'clock                  

    kambing lho

  269. kei wrote on 08. July 2005 at 12:58 pm o'clock                  

    wah wah kok jadi kebun binatang.. :-w

  270. new comer wrote on 08. July 2005 at 1:23 pm o'clock                  

    jim gw mo minta pendapat elo donk ttg putrajaya dan cyberjaya.. mnrt elo sbg org malaysia!! jujur yah… thanks
    tenang deh gw ga bermaksud jelek kog..

  271. jimmy wrote on 08. July 2005 at 2:58 pm o'clock                  

    huhehehe….YO! PEACE BRO!…$-)

  272. jimmy wrote on 08. July 2005 at 3:26 pm o'clock                  

    Tentang Putrajaya?….pertamanya ingin saya kabarkan disini Putrajaya adalah satu daerah/pusat pemerintahan Malaysia yg terbaru…disana terdapat banyak kantor2 pemerintah contohnya Kantor PM Malaysia, kantor Foreign Affair, kantor Imigrasi dll…dulunya semua kantor2 ini bertaburan di seluruh kota Kuala Lumpur. Putrajaya sangat indah dan menarik dengan ciri-ciri seni bina Islam…..iyah pada mula ramai juga yang gak setuju dengan pembinaan putrajaya ini, kerana ia memerlukan biaya yang amat besar. Baru2 ini Pak SBY telah datang ke Putraja dan bersetuju untuk membangun Aceh mengikut ‘Blue Print’ Putrajaya…Insyaallah, semoga ini akan bener2 terjadi. Mungkin juga terdirinya Putrajaya adalah hasil pekerja dari RI juga (TKI) tanpa mereka mungkin agak sukar Putrajaya untuk dibangunkan.

    Tentang Cyberjaya pula…..Ia sebenernya adalah satu proyek pemerintah itu membina satu kawasan/daerah “Multi Media Super Corridor” (MSC) persis “Silicon Valley” di USA.

    daerah Cyberjaya ini besar/Luas….KLIA, PUTRAJAYA, CYBERJAYA dll….termasuk dalam (MSC)….

    apa lagi yah!…..:-?

    pokoknya kalo maen2 ke Kuala Lumpur harus dong datang ke PutraJaya!….kalo gak datang! berarti gak lengkap tuh wisatanya ke Malaysia…..huehehehe….
    /:)

  273. jimmy wrote on 08. July 2005 at 3:43 pm o'clock                  

    ohhh yah! saya masih teringat sewaktu kunjungan Pak SBY ke Putrajaya, dia sempat berkata….. “Putrajaya adalah kota terindah di dunia yang berhawa Tropika”…..

    so kalo berwisata ke KL jangan lupa mampir ke Putrajaya…:d

  274. TanZZzz wrote on 09. July 2005 at 11:43 pm o'clock                  

    Malaysia adalah anak kecil yang bandel, udah belajar di indonesia, ilmunya malah dipake buat ngambil wilayah indonesia.

    Apa orang Indonesianya juga bodo, ya…????
    ngga tau yang jelas malaysia kurang ajar “air susu dibalas dengan air tuba”
    Hati - hati ya buat Malaysia jangan sampe membangunin singa tidur, orang tua kita bilang juga berbahaya[-x

  275. Rikimaru wrote on 10. July 2005 at 12:16 pm o'clock                  

    wei!!!! rakyat malaysia jangan coba bangunin singa ompong yang sakit tenat….nanti kalau dia bangun terus aja dia ke rumah sakit… goblok juga rakyat indonesia ni ya…..yang ribut mau perang itu indonesia… yang ribut mau ganyang tu indonesia… malaysia masih tenang2.. baru dia tu mengaku masih tidur ceh!!!! singa konon… bila lagi indonesia mau declare perang.. sampai sekarang belum berperang juga… malaysia udah langgar kapal perang kamu pun kamu masih tidak mau perang … cehh omong aja!!!!

  276. Jimmy wrote on 10. July 2005 at 1:24 pm o'clock                  

    hueheheh……yah gitulah sifat Manusia! udah pinter! udah bijak! sering melupakan asal-usulnya! huehehehe….tapi bukan semua orang Malaysia gitu sich!…..

    Apa orang Indonesia juga bodo:-" yah anda jawab sendirilah!….

  277. SIR LEE PAR wrote on 11. July 2005 at 10:38 am o'clock                  

    Hahaha….aku tahu Jimmy…ko masih ‘raja’ kat sini…!!!
    Aku baca blog ni pun sambil goyang kaki atas meja…Tengah tunggu berapa ramai Indon lagi yang akan ko belasah…Seronok betul…!!

    Heheheh…Blog lain yang ko bagi hari tu tak mencabar lah…, Ada lagi ke?

  278. jimmy wrote on 11. July 2005 at 1:14 pm o'clock                  

    huehehehe nak yang mencabar lagi?…Sir Lee citer nie pon dah sejuk!….nampaknya blog2 nie jer lah!….tunggu lah kalo2 Pak Lah nak klaim wilayah2 yg lain plak! huehehehe….kerja kiter nie asik klaim wilayah orang jer! huehehehe;)

  279. tio wrote on 11. July 2005 at 2:04 pm o'clock                  

    #276 bodo itu relatif … pinter itu relatif … kalo kurang ajar itu dah mutlak :D

    #277 mau goyang2 kaki … mau apaan juga terserah sih lee :P , mau sambil telanjang juga terserah sih hhahahaha

    #278 “kerja kiter nie asik klaim wilayah orang jer!” iyah sih emang demennya ngambil wilayah orang … sama pilipin juga rame ya

  280. SIR LEE PAR wrote on 11. July 2005 at 3:09 pm o'clock                  

    Mas Tio…, telanjang tak bagus donk…Nanti angin masuk badan cepat kembung…cepat “gemuk”…hehehehe

    Yang penting hati mesti happy…Lagi kalo gemuk, kalo disuruh goyang dangdut…, hahaha huduh rupanya!! :d:d

  281. jimmy wrote on 11. July 2005 at 3:22 pm o'clock                  

    hueheheh…waleh Mas Tio…nyindir neh!….huehehe..
    >:p

    ohhh yah pada temen2 diseberang silakan visit saya di URL ini:

    http://tuneman.multiply.com/

  282. kuding_king wrote on 12. July 2005 at 4:18 pm o'clock                  

    kenapa ya udah dingin ini blog,:((

  283. SIR LEE PAR wrote on 13. July 2005 at 12:36 pm o'clock                  

    Hahahaha….

    Baguslah sudah dingin…aman…
    boleh ‘bikin anak’ tenang-tenang…!!!

    Kalo panas nggak bagus, kena pasang air-cond…
    Di Indonesia, elektrik dijana oleh minyak, Lagi
    pula harga minyak udah naik - subsidi pula sudah
    mahu hapus….Wah, nampaknya PERTAMINA kena cari-carian
    laut baru dan urang lagi - bikin rumah api baru…kasi buat ‘landmark’ baru dengan papan tanda - “AWAS MALAYSIA! MINYAK DI BAWAH LAUT INI KAMI PUNYA…kamu curi kami tembak!!”

    Hehehe…itulah dunia…:)>-

  284. new comer wrote on 13. July 2005 at 1:59 pm o'clock                  

    rikimaru… rikimaru…. u should use your brain before you made a statement…x( x(
    Btw i’ve said peace yo..

    eh tio lucu juga yah loe, hihi

    jim thanx info nya.. sbnrnya yang gw tau yah sama ama yang elo bilang, selain itu ada pendapat lebih dalem lagi ga? thx..

  285. SIR LEE PAR wrote on 13. July 2005 at 2:28 pm o'clock                  

    New Comer,

    Kamu mahu detail Putrajaya? Apa yang dibilang Jimmy itu sebenarnya udah cukup…tapi sebab kamu mahu tahu ‘from other point of view’ - aku kasih sikit…nanti Jimmy tambah yang lain…

    1. Putrajaya dibina berdasarkan konsep ‘GARDEN CITY” @ Bandar dalam Taman.

    2. Terdapat beberapa bahagian di dalamnya dipecah mengikut nama “Precint # (nombor2)” mengikut kategori tanah seperti komersial, pentadbiran, dan kediaman.

    3. Precints2 ini berkonsep kejiranan - “Neighbourhood Centre” yang lengkap dengan kemudahan dan institusi.

    4. Design - Berkonsep Rounded Circulation - Jalannya mengelilingi pusat bandar secara berlapis-lapis.

    5. Fungsi utama - pusat pentadbiran kerajaan persekutuan. Kalau mahu shopping - The Best still in KL.

    6. Salah satu tujuan pembinaan Putrajaya - Mengurangkan kesesakan di KL dengan memindah kesemua kantor-kantor kerajaan. Fungsi KL yang tinggal cuma Commercial Centre. Lagi satu…mengadakan new linkage antara KLIA-CYBERJAYA-PUTRAJAYA-KL : Menjadikan KL lebih besar kelak.

    Cukup…?

  286. wong_urip wrote on 13. July 2005 at 3:48 pm o'clock                  

    Udah dingin ya?? mo yang hangat2 kuku~o)???;)

    #275..
    woi orang brunei jangan jadi provokator ya!! wong ga ada perang ko malah protes..woi mas!! bersyukur dunk ga jadi perang.. Ato karena damainya negerimu jadi pengen tontonan yang seru lagi gratisan gitu??
    nanging sing rugi sinten mas???

    Tambahan lagi.. jangan asal ngomong indonesia goblog, sebenernya siapa yang goblok?? wong indonesia yang kemalingan wajar ribut kaya’ kebakaran jenggot, emosi meledak wajar kalo disulut. siapa yang kehilangan, siapa yang kedapatan. simpadan ligitan ilang mo tambah ambalat?? NO NO NO [-x

  287. Mr.Nunusaku wrote on 14. July 2005 at 6:09 am o'clock                  

    Bangsa yang lapar tentu rindu untuk perang,…itulah Indonesia.Katanya negara Indonesia adalah negara Kaya,…tetapi hanya didalam mimpi He,…He…kasian masih banyak yang tinggal berteduh dibawah jembatan. Di negara Malaysia saya tidak pernah melihat rakyatnya tidur dibawa jembatan,….tetapi di Indonesia khususnya wong Jowa,..wah..banyak yang tidur dibawah jembatan.Anak yang lahir saja dibuang dibawa jembatan,….urusan rakyat saja tidak becus,,,apalagi mau perang dengan Malaysia ???jangan mimpi maaas wong Jowa !

  288. jimmy wrote on 14. July 2005 at 1:15 pm o'clock                  

    nah itu info yg lebih detail!…..Sir Lee emang expert, dia kan ahli di bidang “Civil Engineering”….huehehehe….:d

    dan kalo mo lebih detail “Mas Sir Lee” gak keberatan kok temanin anda semua puter2 sekitar “Putrajaya”….gak githu Mas Lee….ato Aa Lee…

    ;)

  289. wong_urip wrote on 15. July 2005 at 8:39 am o'clock                  

    Wei!!!
    ada tamu bangsa penjajah niy…x(

    Huhh…brani2nya menghina bangsa yang slama 350taon kamu isap sumber dayanya. kamu pikir kamu sekarang bisa bertengger di negerimu karena keringat siapa????
    Keringat para pekerja rodi yang leluhurmu siksa dan jajah kemerdekaan, hidupnya, semuanya!!!
    Dasar tak tau terimakasih!!!

    Woi Mr. Nunusaku kamu itu orang mana? asli indonesia ato belanda??

    NB: Di Indonesia ga ada wong JOWA!!! buka kamus ato encarta dulu, cari kata yang bener!!!
    Mas???

  290. SIR LEE PAR wrote on 15. July 2005 at 10:11 am o'clock                  

    Civil Engineering…? Salah tuh Jimmy…aku ini bidangnya “CIVIL MANUFACTURING” - Buat anak…hehehe!!

    Psst…aku tipu aje tuh..!!!
    :d

  291. new comer wrote on 15. July 2005 at 12:09 pm o'clock                  

    sir lee.. kamu bidang civil yah? kebetulan aku di urban dan regional planning.. yah masih mendalami juga lah..

    thanx sir!! buat infonya

  292. new comer wrote on 15. July 2005 at 2:09 pm o'clock                  

    yeah.. bentar lagi ampe 300

    yuhuu..:d

  293. SIR LEE PAR wrote on 15. July 2005 at 5:50 pm o'clock                  

    Oooo…Budak Town Planning kamu ini ya, new comer? Patutlah kamu minat sama Putrajaya in detail….Bagus, aku dengar kamu mahu ke UM. Di Malaysia, the best Town Planning product datang dari Universiti Teknologi Mara (UiTM) dan Universiti Teknologi Malaysia (UTM). Produk Degree dari Universiti lain masih belum diiktiraf sepenuhnya (Termasuk UM) oleh Malaysian Institute of Planner untuk jadi Professional.

    Please stay long Mr. New Comer…aku emang minat town planning…aku juga sering di blog Imansyah dan Kafe dago.

  294. jimmy wrote on 16. July 2005 at 7:31 am o'clock                  

    siapa yah yg ke 3008-|

  295. one shot wrote on 16. July 2005 at 2:22 pm o'clock                  

    gua indo supporter
    jimmy dari malaysia! bacot lagi kau!!
    indonesia berhubungan baik dengan Australia.. Mr.Howard aja bangga temenan sama indonesia karna negara muslim terbesar gt dan tau aja Australia dan America biar pun mau unggul2an tapi soal perang mereka saling bantu terutama di iraq kemaren. jadi hati2 aja kalian.. jangan sok2 hebat pernang..kalo mau cepet kiamat ya lengkap lah perang dunia ke 3. anyway stop talking shit Jimmy. u full of shit man..

  296. one shot wrote on 16. July 2005 at 2:32 pm o'clock                  

    gua indo supporter
    jimmy dari malaysia!!
    kalo emang bener kata kamu ngga ada perempuan yg menjual seks untuk hidup di indonesia. emang gimana di malaysia?
    pikirin negara mu.. perempuan2 berjilbab palsu.. perempuan2 berjilbab malaysia paling gampang dipake ngeseks.. mayoritas berjilbab kan? ya pikir aja sendiri ngapain mau jual pake hidup.. gratis aja.. kan? yg penting daripada pake jilbab ga ada kebutuhan apa2 aja paling gampangan.. pikir lo. bikin malu tuh negaramu.. apalagi buat nama islam.. kalau mau tau gimana? i’ve seen pictures.. forwarding email of those gir’s having a blow job.. also from internet.. make up!! making love.. wearing hijab(jilbab). and also.. lots of stories from my arab n indo friends who study in malaysia told me a disgusting fact about them too.. im not muslim.. but i respect muslim.. its embarassing 4 me.. what about all muslim outta?

  297. SIR LEE PAR wrote on 18. July 2005 at 10:43 am o'clock                  

    Hmm…One Shot, saya nggak ngerti apa kamu cakap. Boleh kasi jelaskan ato kalau boleh coba buat sedikit perbandingan Muslim mana yang baik dan buruk…ato negara mana yang lebih bagus…

    Saya fikir bagus topik bicara ini…;)

  298. dc wrote on 18. July 2005 at 11:37 am o'clock                  

    huh..dulu aku respek orang2 indon nih..skang.. ilang dah respek tuh. bengang aku, mak aku punye handbag penah kene ragut ngan mat indon nih..depan-depan mate tgk dier lari bawak handbag tuh.. Student indon pon samer.. especially pribumi nih.. awal2 punya la baik, tapi bile jumpa gang tros lupe same member.. Dah lak tu..datang kat negara orang, kutuk2 negara orang masa kaki dia still berpijak dekat tanah negara tuh.. Sial btol!!! aku marah giler!

  299. awan wrote on 18. July 2005 at 11:51 am o'clock                  

    wah wah wah masih ada komentar sampe tanggal segini toh? tio, ini pasti postingan dengan komentar terbanyak dan terlama ya? :P

  300. new comer wrote on 18. July 2005 at 2:28 pm o'clock                  

    sir lee par i am not a ‘Mr’ hehe i’m a girl…

    BTW di UTM pendiri town planning adalah professor2 dari tempat aku kuliah lho… sbnrnya baru tau juga waktu dosen/prof aku cerita tentang town planning di UTM dan mgkn head di sana masih beliau2..

    kenapa kami akan ke UM karna ada respon awal dari sana, hanya saja belum secara resmi…

    sbnrnya saya salut dengan town planning di malay yang konon dulu belajar dari tempat kuliah saya ini, hehe…

    ok.. let’s see, is that good? saya juga ga akan biarin planning di indonesia seperti ini terus yah mngk saja 5 atau 10 tahun lagi kami bisa lebih maju dari malay:-":d

    :)>-:)>-

  301. jimmy wrote on 18. July 2005 at 3:48 pm o'clock                  

    waduh! ada yg dari “Down Under” nich! huehehehe…gimana yah situasi disana! damm I just miss da “Gold Coast” sunshine!…huehehe…

    #296 anda supporter Indonesia! good for ya man!…saya juga supporter Indonesia kok! huehehehe….biarin Sir Lee ajah yg kasih komentar!… saya udah capek!…mo santai2 ajah!….

    #299 “The More The Merrier” gak gitu Mas Tio!

    #300 “New Comer” is a gurl!…huehehe udah ku duga kok!…kerana kalo cowo! pasti komentarnya gak selembut gitu! ….waduh sayang sekali sih! saya udah lama selesai kuliah di UM…kalo gak biza ketemu!;)

  302. tio wrote on 18. July 2005 at 3:51 pm o'clock                  

    #299 iyah nih paling lama dan terbanyak … dari panas anget dingin panas lagi sampe bosen :P

    #301 heheheh tuh si new comer kasih hadiah jim … jadi ke 300 dia hahahha

  303. SIR LEE PAR wrote on 18. July 2005 at 4:44 pm o'clock                  

    #300. Lhoo…Miss New Comer…girl rupanya…

    Hehehe…, patutlah saya rasa mesti bersopan dengan kamu…Seperti ada sensitiviti gitu…Nampaknya skill ngorat aku masih ada nih Jimmy…hehehe, jangan jeles!!

    Planning di Malaysia bagus…? Dari mana kamu dengar ini?
    Salah tu…, sebenarnya TERBAGUS!! Hehehe

    Pokok pangkalnya, kamu nilai sendiri dengan mata sendiri lah…bagus ato tidak!

    #301. Jimmy, aku tengah pasang jerat dengan budak One Shot tu, ko tengok (Kalau boleh jangan tengok saja) aku nak buat apa dengan dia nanti…;)

  304. new comer wrote on 19. July 2005 at 8:36 am o'clock                  

    hehehe….
    ternyata aku yang ke 300:d:d

  305. jimmy wrote on 19. July 2005 at 2:57 pm o'clock                  

    #302…hadiah!..iya nich! mo kasih hadiah apa yah? huehehe

  306. Jimmy wrote on 19. July 2005 at 7:02 pm o'clock                  

    :"> “New Comer” mo hadiah apa sich??…
    huehehe…..

  307. new comer wrote on 20. July 2005 at 9:26 am o'clock                  

    apa yah……:-?
    …..8-|….;))

  308. SIR LEE PAR wrote on 20. July 2005 at 11:23 am o'clock                  

    Ala Jimmy, ko belanja aje nasi lemak dengan teh tarik kat Bangsar masa si New Comer datang UM nanti…dekat aje tuh!

    Lepas tu, ko bawak dia pergi Kerinchi…mana tahu ada sedara dia kat situ…hehehe;)

  309. wong_urip wrote on 20. July 2005 at 3:27 pm o'clock                  

    udahan ya…:-w
    jadi,kesimpulannya apa ya??:-b
    :-"
    lalalala….
    damai damai damai…
    :d:d:d:d:d

  310. jimmy wrote on 21. July 2005 at 9:06 am o'clock                  

    ….okelah! kalo New Comer datang saya bawa makan “Nasi Lemak Special” (Nasi Uduk kalo di RI)….Sir Lee juga harus datang!…..kita semua ramai2 ngopi bareng!…huehehehe:d

  311. bobon wrote on 21. July 2005 at 9:27 am o'clock                  

    jimmy,gue tau lo nyebut orang indonesia dengan sebutan indon,sama aja ngerendahin kita,lo gak lebih dari anjing kurap tai monyet babi,bahkan gue yakin mamak lo pasti menyesal telah melahirkan anjing bukan manusia,
    DESTROY MALAYSHIT…..

  312. new comer wrote on 21. July 2005 at 10:14 am o'clock                  

    good idea….
    :d:d

  313. jimmy wrote on 21. July 2005 at 1:03 pm o'clock                  

    #311…buat bobon anda telat! udah males nih!…huehehe…sayah cuman mo santai2 ajah!….let Sir Lee settle this guy! huehehe:-"

  314. masip wrote on 21. July 2005 at 2:47 pm o'clock                  

    jimmy kok bahasanya kayak bahasa indonesia ya ? gak ada kalimat2 yg mirip bahasa melayu.

    gw ajdi curiga nih….. jangan jangan die orang indonesia juga….

  315. jimmy wrote on 21. July 2005 at 3:44 pm o'clock                  

    #314-Masip anda juga telat! soalan ini pernah ditanyakan kepada saya sebelum ini! udah saya berikan jawabannya kok! (coba baca dari permulaan)Saya tuh sering ke RI, punya sanak-saudara (keluarga) di Sumbar dan saya pernah tinggal dan bertugas di sekitar Jakarta (sekitar Jabotabek)…..

    anyway! Bahasa Indonesia itu aslinya dari bahasa apa sich!…huehehehe…./:)

  316. SIR LEE PAR wrote on 21. July 2005 at 4:14 pm o'clock                  

    #313

    Hahaha….Jimmy, tak usah dilayan Bobon itu, budak ini ‘nyawanya pendek’…tak lama nanti hilanglah dia dari blog ini…(Termasuklah si Australian itu..!)Samalah seperti Babun (sejenis monyet) di Kalimantan - juga sudah pupus!!

    Babun, sama saja…kalian juga bilang ‘Malaysia’ - dengan sebutan ringkas ‘Malas’ ajah…Jadi, bila orang Malaysia udah malas, kerana itulah nama Indonesia itu dipendekkan ke nama INDON…

    Takkan kerana itu pun kamu nak nangis..?? Pergi minum susu dulu ahh…!!

  317. jimmy wrote on 21. July 2005 at 4:47 pm o'clock                  

    #314..anda juga telat! persoalan ini udah saya jawab!…huehehe…
    btw….bahasa Indonesia Indonesia itu aslinya dari bahasa apa sich?

  318. kuding_king wrote on 23. July 2005 at 1:15 pm o'clock                  

    peace..:)>-hari ni hari sabtu kita jalan jalan usah gaduh gaduh pak;
    kalau org indon bilang jalan jalan makan angin apa ya jimmy?
    ajarin gue he he he….

  319. Jimmy wrote on 23. July 2005 at 11:50 pm o'clock                  

    puter-puter! ….tapi jangan makan angin donk!..huehehehe:d

  320. Jimmy wrote on 23. July 2005 at 11:55 pm o'clock                  

    masih teringat! sewaktu saya di Jkarta!…hari sabtu! malem munggi gini! sering maen2 ke puncak! enak sekali! huhehehehe….:>

  321. shahida wrote on 24. July 2005 at 9:40 am o'clock                  

    well sy lihat dicni indonesia mmg mahu ganyang malaysia cuba anda lihat negara anda sendiri banyak yang datang di malaysia untuk mencari pekerjaan ini kerana negara anda miskin tersangat miskin.negara anda banyak meminjam dari imf tidak lama lagi negara anda bakal dilelong kerana tidak mampu untuk membayar hutang.tapi ada hati mahu gamyamg malaysia.tengok diri sendiri dulu la..

  322. bobon wrote on 25. July 2005 at 9:16 am o'clock                  

    buat #316 gue masih ada kok wee ;)

  323. kuding_king wrote on 25. July 2005 at 10:02 am o'clock                  

    hari senin datang lagi….kita kerja lagi.
    kata jimmy jangan asyik PUTER PUTER nanti pening he he he he
    marah?:d

  324. jimmy wrote on 25. July 2005 at 10:05 am o'clock                  

    #321 Shahida …dari jauh nich datangnya! jangan marahlah!…kita kat disini semua dah cool gurl! so santai2 ajahlah (kalo orang Indonesia bilang)….btw di State ngapain sich kuliah ato bertugas? (wah saya kok ngomong kayak orang indonesia)…huehehe….ehhh Shida di State study yek?….kat mana?…:d

  325. SIR LEE PAR wrote on 25. July 2005 at 10:58 am o'clock                  

    Buat Bobon,

    Hehehe…gue pun masih ada…sihat-sihat ajah..:d

    Jadi, mahu apa…? Mahu minum teh tarik di KL, biar aku belanja…ayuh!!

    Shahida, kamu juga mahu minum teh tarik sama saya…?:)>-

  326. tio wrote on 25. July 2005 at 11:32 am o'clock                  

    lah gua gak pernah ditawarin ? payah nih ah :))

  327. SIR LEE PAR wrote on 25. July 2005 at 12:23 pm o'clock                  

    Hehehe…yelah, yelah….

    Mas Tio juga…:d

  328. jimmy wrote on 26. July 2005 at 7:15 am o'clock                  

    iya tuh Mas Tio! yang jauh diajak! kok sayah yg deket gak di ajak!….huehehehe..:((

  329. SIR LEE PAR wrote on 26. July 2005 at 8:38 am o'clock                  

    Hahahaha….

    Yolah…, Jimmy, ekau pun den ajok juo..!!
    Susah-susah sangat…, semua sekali datang aja ke KL…aku belanja teh tarik!!!:-j

  330. Kita Serumpun wrote on 26. July 2005 at 12:46 pm o'clock                  

    Wahai RI and MY!!! kepada jagoan² kedua negara. sabar, sememangnya pergaduhan kalian ini yang di impikan oleh kuasa jahat dunia (amerika syarikat). Indo ialah negara yang mempunyai umat islam teramai di dunia. MY ialah negara islam yang disegani dunia, kedua² saling memerlukan. Jadi kalau RI ama MY yang seharusnya seperti kakak adik berentap (gadoh)sudah tentu Islam akan lemah di sekitar kita (asia tenggara). Ingat, Israel Asia (s’pore) sudah mula menunjukkan belangnya. Telekomunikasi Indo sudah digenggam oleh S’pore, sudah tentu perancangan Indo akan di ketahui oleh S’pore dengan sangat mudah. Nah, batam ingin dibeli oleh S’pore, mengapa kamu ngga mau marah? Ekonomi Indo sudah dirampok ama cina-cina, mengapa ngga mau marah? Di MY juga, melayu sudah mula hilang kuasa ekonomi, mengapa MY ngga mau marah? justeru itu, buang semangat benci sesama kita, berganding bahu MY ama RI untuk kesejahteraan orang kita. BERSATU!!!!

  331. SIR LEE PAR wrote on 26. July 2005 at 4:45 pm o'clock                  

    #330 Lhoo…”Kita Serumpun”…,

    Masalahnya kamu itu….apa pula yang kamu mahu marah-marah…?? Udah sejuk semuanya…!!

    Marilah kamu BERSATU sama semua jagoan di sini….KITA MINUM TEH TARIK!!!

    HEHEHE…:d:d

  332. bobon wrote on 26. July 2005 at 5:45 pm o'clock                  

    buat #330,iya juga siy,sebenernya kalo kita tarung yang tepok tangan orang bule penjajah ekonomi sial amerika sana ya,tapi mo gimana lagi,gue masih pake produk amerika,nih bisa online,backbonenya dimana lagi kalo bukan di amerika,indonesia mang negara dengan jumlah islam terbesar di dunia,kenapa juga ya harus tarung ma malaysia yang notabene islamic life juga disanah,pernyataan gue yang sebelumnya berani gue tarik karena mang bener juga tuh kata Serumpun #330,kenapa sih kita harus jelek2in ngancur2in sesama bangsa,gue yakin kalo lo islam lo pasti sodara gue dan sesame sodare kagak boleh dan kagak mungkin kelahi,palingan juga kita harus bahu membahu niy ngelawan penjajah ekonomi dengan menjadi negara yang mandiri,ya mungkin lingkup negara kegedean setidaknya dimulai dari diri kita sendiri,kemudian kita sebagai umat islam,ya jelek atau bagus indonesia adalah tempat gue lahir,tempat gue makan tapi iya masa kita mo tempur siy,sebenernya kalo mo jujur gue lebih banyak ngeliat ruginya lagi kalo seandainya perang itu terjadi,kenapa kita gak perang lawan israel ajah,kita bomb mereka,yang dah jelas2 mereka membunuh sodara2 kita di palestina,kenapa kita mesti berantem,gimana orang israel pada gak ketawa2 ngeliat kita,maybe my words mean nothing to you guys cause i’m not hope that you’ll understand or not…….GANYANG ISRAELLLL

  333. bobon wrote on 26. July 2005 at 5:47 pm o'clock                  

    buat #325 kalo mau minum teh poci ajah,lebih enak bro n sueger tenan

  334. Embohkah wrote on 26. July 2005 at 7:40 pm o'clock                  

    Gue kok Pingin nyekolahin anak di Malay ya…

  335. new comer wrote on 27. July 2005 at 12:05 pm o'clock                  

    hai2… jim / sir.. nasi lemak di sna sama nasi uduk di indo sama ga?
    jim kangen jalan2 di puncak yah..
    btw bandung dah banyak perubahan lho…

  336. Grunyam wrote on 27. July 2005 at 3:28 pm o'clock                  

    wahai malaysia!!!!
    mari kita ber SAM SOE ria

  337. jimmy wrote on 27. July 2005 at 5:38 pm o'clock                  

    #334…mo nyekolahin anak ato mo melahirkan anak di Malaysia?…maaf kurang jeles! huhehehehe:d
    #335….yupp nasi uduk/nasi lemak itu kurang lebih sama dech!…Iya sich saya dengar di puncak/Bandung gak seperti dulu2nya, kabarnya gak lagi sedingin dulu! udah agak panas!…yah mungkin terlalu banyak industri….b-(

  338. tio wrote on 27. July 2005 at 5:59 pm o'clock                  

    permisi permisi …. bagi komentator baru kalo yg komentarnya kena moderate sabar yah … saya lagi cuti 2 mingguan dah mulai jumat, mau ke malay ketemu jimmy sama lee par tapi gak punya duit paspor expired :((

  339. SIR LEE PAR wrote on 27. July 2005 at 9:16 pm o'clock                  

    Hahaha…Bobon, sudah jadi ustaz kamu yaa?? Hah, macam itu lah donk…gaduh-gaduh ini cuma menambahkan kebodohan saja…!! Bikin anak lebih bagus sich…macam aku, hehehe!!

    Emboh, kalau mahu menyekolahin anak di Malaysia…itu bagus juga, cuma kalian kena pastikan bukannya di sekolah yang sama dengan bekas sekolah aku dan Jimmy….hehehe, nanti kalian sebagai ibu bapa akan pening loh…

    Jimmy, nasi lemak berapa sen yang ko nak belanja…, hehehe…Aku nak yang ada sambal sotong!!

    Mas Tio…kalo passport expired…jangan risau loh! Berenang ajah ke semenanjung…weekend ini tiada kawalan polisi ato TUDM…mereka sibuk di bank2…ambil upah/gaji…hehehe:d:d

  340. Jimmy wrote on 27. July 2005 at 10:03 pm o'clock                  

    #338 waduh kasihan Mas Tio! paspor udah expired yah?…kalo gitu masuk gelap ajah dech! huehehehe:d

    #335 New Comer kamu asli Bandung yah! kumaha…naon….huehehe;))

  341. anak bangsa wrote on 28. July 2005 at 11:20 am o'clock                  

    yang jelas pencuri tetap aja pencuri…..mencuri aja dipotong tangannya di akherat, apalagi mencuri tanah negara lain,terima aja diakherat….orang2 komunis yang ga punya agama

  342. new comer wrote on 29. July 2005 at 9:00 am o'clock                  

    jim saya teh bukan urang bandung, tapi orang batak hehehe..
    kuliah nya emg di bandung..

  343. Tukang Kebun wrote on 29. July 2005 at 4:31 pm o'clock                  

    Jim…kalo dari KL mau jalan darat ke Bangkok ato Phuket enaknya naik apa ya?

  344. Lendra Morjuangsah wrote on 09. August 2005 at 5:29 pm o'clock                  

    ASSALAMU’ALAIKUM WARROHMATULLOHIWABAROKATUH

    Sebelumnya saya minta maaf.

    Berpikirlah dengan dewasa………..

    Ganti topik aaaajalah, jangan ngomongin masalah itu melulu, ga bakalan ada habisnya. L sudah bosen ngliatnya.

    Saya salut, kalian masih punya jiwa nasionalisme yang tinggi, jiwa rela berkorban, patriotisme…saya salut!
    pertahankan itu !

    Sudah, sudah …………………….

    ingat ya!!!! GANTI TOPIK PEMBICARAAN dan ingat JANGAN CARI2 MASALAH LAGI!!!

    “SEORANG MUSLIM TIDAK AKAN MERUGIKAN MUSLIM LAINNYA, BAIK LEWAT LIDAH MAUPUN LEWAT KEDUA TANGANNYA”.

    “KALIAN CINTA KEDAMAIAN KAN ?”

    kalo kalian peace love, maka …. ?????
    kalian pasti tau jawabannya ………….

    saya hanya mau ngingetin aaaja. Mari kita beristighfar dan berdo’a kepada Allah SWT, yang maha memelihara. Semoga kericuhan2 diantara kita tidak ada lagi.

    oohhh yaa, salam kenal saya lendra, dari Bandung. sekarang lagi kuliah di jurusan pendidikan seni rupa UPI,
    Ada yang mau berbicara tentang “seni”.
    ——————————-> Pluck_the_day@yahoo.com

    ALLAH MAHA MENGETAHUI, SEDANG ENGKAU TIDAK MENGETAHUI

  345. Lendra Morjuangsah wrote on 09. August 2005 at 5:33 pm o'clock                  

    wassalamu’alaikum wr.wb

  346. hfhfh wrote on 10. August 2005 at 8:14 pm o'clock                  

    :)>-

  347. bobon wrote on 11. August 2005 at 3:57 pm o'clock                  

    buat #339,gue bukan ustaz,cuma manusia biasa tempat salah dan lupa,lo muslim khan,gimana tuh pendapat lo sodara2 lo dibunuhin di PALESTINA sana?

  348. jimmy wrote on 12. August 2005 at 7:30 am o'clock                  

    #341-yah bener sekali mencuri hukumnya harus dipotong tangan! tapi gimana dengan orang yg membenerkan haknya dicuri aka kerjasama dengan si pencuri huehehee!:d

    #342-ohhh New Comer orang Batak yah? aslinya dari mana Binjai?…Horas! huehehehe…di Malaysia juga banyak bangsa batak, terutama dari bangsa Mandailing dan Sariger

    #343-kepada Si Tukang Kebun….kalo mo ke Bangkok dari Kuala Lumpur bisa pakai Mobil dan pakai Keretapi (Railways-Train) kerana ada Jalan Raya yg menghubungkan dari selatan (Singapore) terus ke Utara (Bangkok) dan kalo mo ku Phuket pakai mobil juga, terus sampai ke Jetty (pelabuhan) naik ferry.

    #344-Makasih kerana nasihatnya.

    P/s: sekarang kota Kuala Lumpur lagi diliputi kabut asap! udara amat tidak menyenangkan.

  349. kuding_king wrote on 12. August 2005 at 9:49 am o'clock                  

    pak jimmy kabut asap itu datangnya dari mana ya?

    gawat gawat

  350. tio wrote on 12. August 2005 at 10:44 am o'clock                  

    #349 : dari api :d

  351. Jimmy wrote on 12. August 2005 at 11:42 am o'clock                  

    kabarnya dari negara tetangga, yg melakukan pembakaran terbuka..huehehe…tapi turut menyangkut perusahaan dari Malaysia (Guthrie) sebagai tuan tanahnya!…bakar ajah biar cepat bisa tanam sawit (Palm Oil)….

    ehhh Mas Tio! hayo donk! datang ke Dumai (Riau) sini tolong saya padamin api!…huehehehe…cepat donk! gak tahan lagi! gak bisa napas nich!

  352. SIR LEE PAR wrote on 14. August 2005 at 5:23 pm o'clock                  

    Buat Bobon, Palestin? Hah, orang Israellah tempatnya kalo mahu diganyang sampai mati. Kalo Ganyang Malaysia, ganyang cubit-cubitan pada hidungnya aja cukuplah…hehehe

    Emang betul Syarikat Malaysia punya ladang yang dibakar di sana…(di mana, yach…? hehehe)…bahannya, pake lighter buatan Malaysia dan petrol Petronas juga…hohoho…!!!

    :d

  353. renaldy wrote on 15. August 2005 at 8:11 am o'clock                  

    malaysia kaya krn judi……..judi aja dilokasiin..negera islam itu ya.belum lagi tenaga kerja indonesia diperkosa ama majikan malaysia….duh dimana moral mrtabat diletakin..krn wilayah kecil…cari deh wilayah yg ngaggur buat dijadiin milik pribadi…8-|

  354. jimmy wrote on 16. August 2005 at 8:13 am o'clock                  

    #353….anda telat Renaldy! saya udah malas mo komentar! biar Sir Lee ajah yg jawab!…huehehehe…..

    btw selamat untuk Aceh…..dengan ‘Atonomi’ yg diberikan semoga kedamaian bisa wujud disana..Insyaallah…

  355. SIR LEE PAR wrote on 16. August 2005 at 11:52 pm o'clock                  

    Aik…dari Hong Kong pun ada..? Kalau mahu berjudi, nggak perlu ke Hong Kong donk…Genting Highland pun ada…

    Saya sudah check…TKI bukan dirogol, tapi lebih rame yang “Suka sama Suka”…mungkin muka majikan pria di sini handsome barangkali…termasuk aku dan Jimmy…hehehe;)

  356. jilbabngentot wrote on 19. August 2005 at 6:13 pm o'clock                  

    dasar perampok sebenarnya indonesia. dulu mau ganyang malaysia. sekrang x malu2 masuk malaysia secara haram. skrg ramai anak2 indonesia perempuannya dijebol oleh toke2 cina. apa sudah jadi dengan maruah indonesia. ganyang indonesia!!!

  357. ganyang malaysia wrote on 22. August 2005 at 11:07 pm o'clock                  

    jimmy and sir lee par ehmm..lahirnya dari rumah sakit korban lelaki..:d:d:d lucu bahasanya bukan zamannya lagi bahasa gtuan.

  358. SIR LEE PAR wrote on 26. August 2005 at 11:21 pm o'clock                  

    #357…lucu yah…? Hehehe…itu istilah “rumah sakit korban lelaki” hanya diguna zamannya Dono Kosino Indro lho…

    Mungkin kerna minat sama itu 3 orang pelawak, maka bahasanya juga lawak sich…hehehe:d

  359. I love Indonesia wrote on 31. August 2005 at 7:53 pm o'clock                  

    wah 3X seru sekali ya debatnya. sampe2 dah lupa sama harga diri masing2. sabarlah orang Indonesia. orang bijak bilang (orang sabar kekasih Allah). klo kita tanggapi perkataan saudara kita di Malaysia, apa bedanya kita ma mereka.:x

  360. I love Indonesia wrote on 31. August 2005 at 7:57 pm o'clock                  

    pokoknya kita liat aja, klo mrk masih keukeuh buat nyabot wilayah kita, baru kita ambil tindakan (ibaratnya mrk jual kita beli). Negara yang ngasih kekayaan/kesenangan terhadap rakyatnya dari hasil uang haram/mencuri, suatu saat negara itu akan hancur juga. insyaflah wahai saudara2ku yang ada dimalaysia.:)

  361. Jimmy wrote on 02. September 2005 at 5:28 pm o'clock                  

    #360 makasih kerana peringatan nya! Insyaallah kami gak akan lupa diri!……cuma saya kasihan melihat bangsa besar! negara besar! skrg dikit demi dikit menjadi kecil….gak mustahil anda akan menjadi sekecil Malaysia…..anyway TANIAH UNTUK RAKYAT ACEH…..dan PAPUA teruskan perjuanganmu!=d>

  362. leah wrote on 02. September 2005 at 11:36 pm o'clock                  

    jimmy gue orang indonesia seratus persen ngedukung comment lu,and pingin banget deh kenal ma elo and tio,kayaknya loe punya wawasan yg canggih bgt,thx

  363. lan_dak wrote on 10. September 2005 at 5:30 pm o'clock                  

    aku bosan bila ada orang sebut tentang `serumpun` dan `sebangsa`…dan oleh itu peperangan sesama sendiri harus di elakkan…walau kita sedar peperangan saudara adalah peperangan yang lebih banyak berlaku dalam sejarah dunia. kita tak perlu gusar dengan ancaman indonesia kerana kemampuan kita untuk mempertahankan negara amat jelas..kecil atau besarnya negara bukan masalah..indonesia saya yakin takkan mampu menakluk singapura yang kecil itupun..mungkin kerosakkan terjadi namun untuk mengalahkan singapura jauh sekali…apalagi untuk menganyang malaysia yang di iktiraf sebagai pertahanan di asean kedua terbaik selepas singapura…kekalutan rakyat indonesia dalam menangani permasalahan amat berbeza berbanding rakya malaysia dan singapura.Konfrotasi pada tahun 60 an sebenarnya secara rasmi indonesia gagal dan selama itu rakyat indonesia sudah hampir lupa hakikat itu. dan kini mereka cuba sekali lagi dan apa yang perlu rakyat malaysia buat? seperti biasa……rileks…………

  364. Jimmy wrote on 11. September 2005 at 11:25 am o'clock                  

    gue pula orang Bumi seratus persen! huehehehehe,,,,mo ketemu! waduh ini udah kayak selebrities nich!….gimana Mas Tio…mo ketemu gak?…..:">

  365. bender wrote on 11. September 2005 at 10:51 pm o'clock                  

    buat apa berperang sesama islam?

    jadikan abad ini sebagai abad kebangkitan orang melayu islam!

    orang indonesia kalau hendak datang kerja di malaysia dapatkan permit kerja yang sah.
    jika anda mempunyai permit kerja yang sah, layanan yang saksama akan diberikan kepada anda, sama seperti rakyat negara lain yang datang bekerja di malaysia… tak kiralah daripada negara manapun… us, uk, russia, australia, cambodia, indonesia… semua akan dilayan sama rata oleh pihak berkuasa malaysia jika mempunyai permit kerja.

    permit kerja yang sah… hanya itu yang dipinta. susah sangat ke?

  366. Linda wrote on 16. September 2005 at 7:39 pm o'clock                  

    nasihat kepada sema warga negara indo:
    saudarku,
    rasanya lebih baik kamu semua berjuang menaikkan ekonomi negara anda dan mengeluarkan negara anda dari kemeluk kemiskinan dari anda hanya bersemangat berkobar-kobar ingin menentang malaysia. jika anda semua telah berjaya tidak perlu lagi pandang ke malaysia. dan kami juga tidak perlu memikirkan masalah2 yang di bawa oleh warga negara anda kenegara kami:(

  367. new comer wrote on 22. September 2005 at 2:05 am o'clock                  

    halo semuanya!!! lama tak bersua….:)

    jim, beberapa miinggu kemaren ada mahasiswa-mahasiswa University Malaya yang berkunjung ke jurusan saya…

    hehe, mereka sedang studi banding ke seluruh kampus di asia. ada beberapa hal yang membuat saya salut kepada pemerintah Malysia terutama perhtiannya pada pengembangan IT dan pendidikan…tapi yang membedakan banyak yang tidak merasa indahnya “memperjuangkan sesuatu”

  368. jimmy wrote on 22. September 2005 at 11:50 am o'clock                  

    kepadaew Comer dan teman2g lain silakan mampir ke blog saya …

    http://tuneman.multiply.com/

  369. jimmy wrote on 18. October 2005 at 8:42 am o'clock                  

    kok! sepi sich! pada kemana semuanya?…..:((

  370. benny wrote on 19. October 2005 at 8:06 pm o'clock                  

    heii..jimmy gw dateng ngebantu temen2 gw!!fuck u jimmy!!!muka loe kayak pantat gw!!!otak loe kayak tai gw!!!encer dan kuning..tu artinya otak lo udah kadaluarsa!!!!!!!otak loe ga mutu, bisanya cuma ngehina Indonesia doank…:-w

  371. jimmy wrote on 22. October 2005 at 11:39 am o'clock                  

    #370…..Sabar! sabar! gw lagu puasa! huehehehe…..to benny!wutever bro!….

    so you’re the reinforcements heh??….huehehehe…well good for ya bro!…./:)

  372. Mohamad wrote on 25. October 2005 at 7:40 am o'clock                  

    Assalamualaikum saudara-saudaraku sekalian…
    sejak saja menuruti satu demi satu rintihan hati sahabat semua, dapat saya rasakan wujud ketidakpuasan hati…
    harap bersabar, kita adalah bangsa serumpun, mempunyai nilai-nilai murni ketimuran dan bertenanglah saudaraku..
    saya selaku rakyat malaysia… berasa dukacita dengan apa yang berlaku diantara kedua-dua negara… bersifat rasionallah…
    pada perhatian saya, jimmy yang mewakili malaysia sememangnya bukanlah rakyat malaysia… melalui tulisannya dapat dikesan bahawa beliau cuba ingin mengapi-apikan hubungan serumpun kita…
    wahai saudara-saudara ku..
    bersabarlah… Insyaallah ALLAH akan membantu kita mengatasi segala permasalahan..
    musuh kita yang utama adalah golongan kuffar (Kafir)
    bukan berperang diantara sesama bangsa…
    salam ukhwah..
    salam persaudaraan..
    salam sayang, salam muhibbah..

    Drp seluruh rakyat Malaysia !!!!

  373. jimmy wrote on 26. October 2005 at 7:05 am o'clock                  

    Saya emang bukan orang Malaysia….saya dari Turki!…huehehe…
    anyway!….
    “Selamat Menyambut Lebaran, Maaf Lahir dan Batin jika ada kata2 saya yg membikinkan anda di Indonesia ato di Malaysia tersinggung”…….

    ;)

  374. tio wrote on 26. October 2005 at 12:41 pm o'clock                  

    #373 jim mana janjimu mau traktir gua :P
    mohon maaf lahir batin juga untuk semua … :)

  375. jimmy wrote on 26. October 2005 at 1:28 pm o'clock                  

    waduhhh Mas Tio…belum kesempatan mo ke Jakarta….kalo sayah datang pasti dikasih tau…..

    anyway Mas Tio Pulkam gak? (mudik yah kalo dibilang di RI)….<:-p

  376. Anonymous wrote on 02. November 2005 at 10:19 pm o'clock                  

    malaysia bangsat

  377. wakuncar wrote on 14. November 2005 at 8:15 am o'clock                  

    Indonesia ma cibai!

  378. Abdullah SBY wrote on 19. November 2005 at 12:07 am o'clock                  

    Wah, ini anak2 kapan mo berhenti
    Apalah korang anak mesia ni….
    Amit-amit . . dari bulan maret!
    Hatur nuhun ka sadayana

    Pakdin mesia mantu pak dansek sukabumi

  379. jimmy wrote on 21. November 2005 at 4:17 pm o'clock                  

    ….gimanamo berhenti Pak!….enakkkk!…seru lagiii!….@-)

  380. tio wrote on 21. November 2005 at 4:38 pm o'clock                  

    jimmy … winal aidin wal faidzin … :)

  381. jimmy wrote on 22. November 2005 at 9:34 am o'clock                  

    winal aidin wal faidzin …maaf lahir dan bathin….mas Tio dan kepada semua teman2 diseberang!….:d

  382. Husni wrote on 26. December 2005 at 5:20 pm o'clock                  

    :)

  383. The Observer wrote on 05. January 2006 at 5:44 am o'clock                  

    :((…..I like this blog with lots of useless words inside. No need claiming one is “better” than another…both Indonesia n malaysia will never reach the level advanced country like the westerns till doomsday…you know why????Both countriues (said to be like ‘brother’ one another as strongly stated by Mr. fuckin’ Jimmy) call the Western KAFIR still depend on their own enemy. I still remember the very arrogant, big mouth, Mahatir Muhammad and also some stupid indonesian leaders who said that both countries don’t need the KAFIRs’ aid in building the two nations….but who has the the money & techs ? The KAFIRs do. Back to Ambalat incident…everybody has to realize that one of the KAFIR’s interest is also there. Hahahahah….How fuckin’ stupid you are Malaysia and Indonesia…..

    and also

    BOTH COUNTRIES COMPRISE OF LEADERS/PEOPLE USING THE SYMBOL OF ONE PARTICULAR RELIGION TO ACCOMODATE THEIR OWN FUCKIN’ INTERESTS.MOST OF THEM TEND TO BE SO RELIGIOUS…IN FACT…SO MUCH DIRT INSIDE…..

    GET RID OF THE FUCKIN’ RELIGION MASK FIRST & BOTH COUNTRIES THEN CAN DREAM FOR LEVEL OF THE WESTERN’S.

    From
    The one who loves the peace and the more prosperous of the two sides.

  384. The Observer wrote on 05. January 2006 at 6:17 am o'clock                  

    One more thing…Both indo and malaysia stil depends on the investors as we all know most of them are KAFIR (Chinese and the western)…Hey…can you build Malaysia/Indo as today without them….c’mon…be honest…the KAFIRs’ merrit is countless…
    So if you feel like brother, try to live in harmony.

    Peace

  385. jimmy wrote on 11. January 2006 at 9:57 am o'clock                  

    heyy !Mr.Observer my ass!….who da hell do ya think ya are huh!c’min from no where and talk cock!…. heyy man this’s none ya fuckin business! so stay out!x(

  386. The Observer wrote on 16. January 2006 at 1:57 am o'clock                  

    Little Stupid Jimmy…it’s useless to speak w/ u. you will never learn!!

  387. jimmy wrote on 18. January 2006 at 10:47 am o'clock                  

    Mr. Observer my ass said: it’s useless to speak w/ u. you will never learn!!

    me said: ya damn right bro!….so shut da fuck up

  388. Anonymous wrote on 28. January 2006 at 1:31 pm o'clock                  

    :-?

  389. Anonymous wrote on 05. February 2006 at 1:02 am o'clock                  

    hai2……..:d:d
    i’ve visited malay…
    i’ve visited um, putrajaya, cyberjaya, syah alam, one utma, mid valley, kuala lumpur, pasar seni, and many more

    but anyway…
    saya mau tanya ke jimmy…
    berbicara tentang politik di malay memang benar2 suatu hal yang tabu kah?
    kehidupan di sana mirip dengan jaman orde baru di indonesia
    but i think u got a clean government…
    salute…:)

  390. jimmy wrote on 06. February 2006 at 1:35 pm o'clock                  

    Ohhh makasih kerna sudi berwisata ke negeri sayah, emang skrg pemerintah Malaysia lagi banyak bikin promosi, terutama promosi ke negara2 tetangga, RI contohnya. Budget flight juga banyak dari seluruh RI ke Malaysia terus jangan kawatir tentang biayanya.

    Tentang politik di Malaysia sayah ga bisa komentar banyak, anda tau sendiri donk! lagian pula komentar banyak2 bimbang disangkut ISA (Internal Security Act)…huehehe….bisa dipenjara tanpa diadili di mahkamah loh!!…

  391. shahsukei wrote on 14. February 2006 at 5:07 pm o'clock                  

    wahai warga malaysia dengan indonesia , mari kita gayang singapura yg jahat itu. kerana singapura lebih banyak buat kejahatan kepada kitaa, mari kita gayang singapura>:)>:)>:)>:)

  392. shahsukei wrote on 17. February 2006 at 2:18 pm o'clock                  

    warga indonesia , diibaratkan bangsa paling hina di dunia . hahahahahahahahaha
    gayang indonesia , indonesia anjing sundal :)):)):)):)):))

  393. shahsukei wrote on 17. February 2006 at 2:21 pm o'clock                  

    if u if u if u if u smeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeelllllllllllllllllll walalalalalalalala its coocing shahsukei its come back to mane2 lah wallaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhh:-":-":-":-"

  394. bubble wrote on 18. February 2006 at 10:36 pm o'clock                  

    buseet… gileee… ngobrolnya udah hampir setaun. kagak finish2…
    kagak jauh2 dari kata2 ganyang, goblok, tolol, bodoh…

    ntah aper yang korang bicara nih… tak lelah ker?
    tapi kalo pasal hina menghina, aku tahulah… takde lah yang tak tahan. semua boleh tahan. ianya mang seronok.

    lebih asyik dengar muzik kat cafe, ngobrol ampe pagi… ketawa ketiwi. berborak ngan awek lawar giler.
    :)>-

    woiii… obspeler / observer
    kau orang norway atau sok2an ngaku norway.
    korang tue mat saleh atau saleh bin sarifudin?
    mang bego… tak semua chinese tu kafir lah…
    banyak ulama2 besar tu dari cina.
    Norway… small country built by moron. you don’t know about islam but talk too much.

    norway, denmark.. aaahhh just the same.
    many moron, dumb and stupid person…
    bikin karikatur nabi muhammad sembarangan.
    mmmh… tolol dan tak berguna.
    kau tengok jer… mungkin aku tak boleh balas… tapi biar Allah sahaja yang bagi balasan.

    udah ah…
    aku nak ke kedai kopi nih…
    saper mo ikut?
    mau ngopi nih…
    di citos… mumpung malem minggu…

  395. bubble wrote on 18. February 2006 at 10:47 pm o'clock                  

    oh ya sori… salam kenal.
    gue sih ngeliat ni forum dari bulan lalu.

    tapi ntah naper… aku malas nak kasih komen…
    awalnya gue ketawa2 aja.
    tapi geram pulak bila kutengok komen dari obs-peler tu…

    akhirnya kusenaraikan kata-kata yang mungkin tak terjawab.

  396. tio wrote on 20. February 2006 at 1:56 pm o'clock                  

    hahahahah masih aja nih rame :P
    bubble … kalo ke citos traktir2 napa :P
    jimmy .. gua kalo jadi ke malaysia bulan april atau mei .. tapi ticket airasianya ilang bersama hardisk rusak :(( lagi mau recover hardisk nih … :o

  397. jimmy wrote on 21. February 2006 at 2:03 pm o'clock                  

    Mas Tio mo ke KL…duhh silakan Mas!…gw tunggu! jangan kawatir pokoknya semua ditanggung beress!!…:-c

  398. shahsukei wrote on 22. February 2006 at 4:13 pm o'clock                  

    aik , dah takde lagi ke gayang menggayang niii :-" , senyap jeeeee . nampak sangat aku ni terlewat baca nii:-??

  399. shahsukei wrote on 22. February 2006 at 4:18 pm o'clock                  

    alamaaaakkk, gayanglah lagiiii :-??~X(

  400. tio wrote on 22. February 2006 at 6:36 pm o'clock                  

    #397 ok deh … ditanggung semua nih ? hehehhehe dari yg halal sampe yang haram ? hoahoahoahoa :-"

  401. jimmy wrote on 23. February 2006 at 10:04 am o'clock                  

    Tio said:ditanggung semua nih ? hehehhehe dari yg halal sampe yang haram ? hoahoahoahoa

    me said: yah halal aza!..yg haram sendiri2 deh!!!huahaha\:d/

  402. bubble wrote on 02. March 2006 at 4:46 am o'clock                  

    woi tio, kesian banget lu… hard disk elo dah rusak, ilang lagi… trus tiket lu ikut ilang juga… double pity on you… hehehe…
    ayo ngopi di citos, paling enak emang di citos… selain deket studio foto gue, tempatnya juga strategis, sekali masuk tol langsung keluar di deket rumah gue. hehehe…
    sambil ngopi bisa ngeliat cewe yang suegerrr bueegeeerrr….
    traktir??? sayang… kopinya gak ada yang murah yak?

    to shahsukei: sudahlah… daripada ganyang… baik kite goyang sama inul… wat aperr susah… lebey baik cari tempat lepak sambil nonton inul goyang, pastu kiter ganyang ramai2 si inul… seronok woi…

    to mas jimmy: wah… garangnya… :"> pakaian hitam-hitam bawa belati pulak… mmh…. rupanya korang nih jago belati ye?
    pantas kau dah ready for some actions bila ditantang people kat sini… huahaha… pasti motto hidup kau tu ialah : you jual i beli! :)>-

  403. zul wrote on 02. March 2006 at 5:23 pm o'clock                  

    Hoi Jimmy, ada lagi kau kat sini ye!! \:d/

  404. jimmy wrote on 07. March 2006 at 9:53 am o'clock                  

    Bubble said: “You jual, I Beli”…..(BUBBLE!! seperti pernah ketemu!! tapi dimana yah?)….

    Me said:…..salah toh!! bukan gitchuu mottonya!…gini!…’musuh jangan dicari!! tapi kalo you jual! I beli’ btw bubble elo udah logon ke multiply gw yah?…wakakaka…

    *heyy! Bubble and Mas Tio….gw akan ke Jogja & Jakarta tanggal 30 Mar 2006. 2 hari ke Jogya (30-31) dan 2 hari ke Jkaarta (1-2)….so kalo mo ngopi bareng e-mail gw disini:

    :>

    http://tuneman.multiply.com/

  405. jimmy wrote on 07. March 2006 at 10:01 am o'clock                  

    mo juga gw liat se suegarr-buageer mana yg dimaksudkan si lovely Bubble;;)

  406. shahsukei wrote on 13. March 2006 at 12:52 pm o'clock                  

    WOI TAKDE BOSIA KEE KAT SINI , KENALKANLAH AKU KAT SINI

  407. Rahman wrote on 14. March 2006 at 9:52 am o'clock                  

    apa khabar saudara2 indonesia. kamu semua jangan bimbang. kami orang malaysia akan menolong mengurangkan beban uang kamu dengan mengambil kepulauan kamu satu-persatu.

    kerajaan kamu juga sudah tidak berguna. lebih elok jika indonesia ditukar menjadi malaysia sahaja.

    mari rakyat indon, kita bersatu menjadi rakyat malaysia!

    p.s: saya amat cintai seorang gadis dari jakarta yang bernama marina. oh my love.

  408. jimmy wrote on 16. March 2006 at 2:48 pm o'clock                  

    to E. Rahman: awak nie ader2 jer!!…hehehe:-w

    to Mas Tio:…..Yo Mas! gue confirm neh mo ke Jakarta tanggal 30 Mar 2006…cariin ’sayur asem’ nya yah!!8-}

  409. Anonymous wrote on 22. March 2006 at 11:07 am o'clock                  

    assalamualikum, okay lah jangan ribut-ribut lagi,saya cinta indonesi, cinta
    juga malaysia, jangan saling menyalahkan, apa yang dikomentari ji8mmy adalah sebagai ungkapan kalau jimmy sangat perhatian dan cinta bangsa sama negara kami.memang beginilah adanya negara kami yang getting worse, terima kasih sebelumnya tapi apa boleh buat kami tak bisa berbuat apa-apa. jimmy kamu pemberani, tolong kami sampaikan segala komentarmu ke penguasa bangsa ini.kamu boleh benci negara kita karena negara kita milik para penguasa yang kurang ajar, tapi jangan benci bangsa indonesia bagaimanapun kita adalah saudara, saya yakin dalam hati kamu juga menangis melihat saudaramu di sini diperlakukuan tidak adil oleh para penguasa negeri kami, ini juga bukan kemauan kami, jelas kami ingin hidup maju, hidup makmur tapi aoa boleh buat
    yang paling penting adalah tak peduli siapa negra besar dan siapa negera kecil, yang jelas yang besar harus menyayangi yang kecil dan yang kecil menghormati yang besar. OK

  410. shahsukei wrote on 25. March 2006 at 11:41 am o'clock                  

    marilah kita bersatu , wahai rakyat malaysia dan indonsia
    kita sebuah negara islam haruslah bersatu , janganlah kita bertelangkah sesama sendiri , apa gunanya jika sesama islam berkelahi , bangsa lain akan ketawakan kita
    ayuh bersatu

  411. Anonymous wrote on 26. March 2006 at 11:46 am o'clock                  

    Bagi gwe, malaysia dan indonesia sama aja. 2 2NYA negara yang sedang berkembang. 2 2 NYA juga negara tetangga. Namanya tetangga harus saling membantu. Gwe tinggal dimalay dan tinggal diindo sama aja, harus berteman dan saling membantu. Restoran indo dah banyak dimalay. Dan ribuan anak anak indo belajar dimalay. Jangan lah saling ribut. Damai aja.. Namanya korupsi setiap negara ada. Gwe tau apa yang terjadi dimalaysia dan pastinya gwe tau apa yang terjadi diindo juga. Kalo dibilang kita ini masih sodara, tapi kita terkadang lupa daratan karena harta. TAPI KALO MAU BUKA BUSINESS DIMALAY AJA ..CEPET KAYA MAN..\:d/

  412. allien wrote on 28. March 2006 at 4:27 pm o'clock                  

    Bagaimana kalu Football indonesia vs malaysia ketemu di SEA GAMES nanti….kalau mly menang dapat INUL, ina menang dapat siti nurhaliza…setuju nggak?….

  413. Bubble wrote on 29. March 2006 at 3:13 am o'clock                  

    Jimmy… sori dah lama gak online… lagi sibuk…
    nick name kau yang lain tu bang madun ya?
    huahahaha… benerkan?

    bagi aku, malaysia tak sama ngan indonesia…
    ,alaysia tu negara yang sedang berkembang…
    kalo indonesia nih berkembang sedang… (tak pernah naik derajat… dari dulu begitu saja… stagnan)
    tapi tetaplah aku cinta Indonesia karena dunia seni kat sini lebih hidup drpd malaysia. sebab aku adalah kaki seni, jadi walau mungkin duitnya tak sebesar kat malaysia, tapi tetap lebih dari cukup kalau di indo dan yang penting hati puas.

    Aku bicara jujur…
    kalau benar ya benar, kalau salah ya salah…
    cinta negara, tidak musti menyembunyikan kejelekannya…
    Indonesia tu tak maju2, kerana banyak penduduk yang berpendidikan rendah sehingga kalah bersaing, mau yang mudah dan cepat… semua akibat dari salah urus… pembangunan fisik yang diutamakan… pembangunan mental kurang diperhatikan… akibatnya, pola pikir menjadi pendek dan bebal, rasuah atau korupsi dimana2 akibat ingin cepat kaya, prilaku dan kepribadian menjadi kurang baik, kerana itu banyak orang indonesia nih suka berbuat sesukanya… tak memikirkan akibat yang lebih jauh.
    memang tak semua… tapi banyak yang seperti itu…
    Tapi orang Indonesia itu actually pandai dan rajin2, hanya saja orang2 seperti ini kurang diberi support.
    nanti lagi kuteruskan deh… lebih baik kita ngopi saja..
    huahaha…

    waduh… jimmy tanggal 30 maret mo ke jkt, besok dong…
    ayo ngopi… ngopi.. citos… citos…
    jangan bawa belati ya…

  414. Bubble wrote on 29. March 2006 at 3:26 am o'clock                  

    nak tanya sikit… sejak bila kata “pelajar” kat malaysia nih berganti menjadi “mahasiswa”?
    hehehe… akhirnya sadar juga bahawa “student” di universiti haruslah berbeza ngan “student” sekolah rendah… \:d/

    Congratulation… bangga juga akhirnya bangsa indonesia bisa menyumbangkan kata2 baru kepada bangsa malaysia. :x Lama2 bahasa indonesia dan bahasa malaysia mungkin akan menyatu. :)>-

  415. allien wrote on 29. March 2006 at 12:02 pm o'clock                  

    sebenarnya kita beruntung ada malaysia..yang secaca militer (katanya) lebih canggih dari indonesia….kita bisa memanfaatkan malaysia sebagai daerah penyangga militer terhadap ancaman RRC..sebagaimaana militer indonesia menganggap bahwa kamboja adalah daerah penyangga dari ekspansi militer RRC…..jadi kenapa gak kita manfaatin aja….menurut buku putih dephan ancaman terbesar justru dari militer RRC not malay…karena malay tidak punya pengalaman perang..dan banyak dari militer malay yang belajar di indonesia.tapi tidak ada militer indonesia yang belajar ke malay…

  416. Bubble wrote on 29. March 2006 at 7:47 pm o'clock                  

    allien… :-? RRC ga akan bertindak gegabah… karena kalo ditilik dari struktur negara, kemungkinan terjadinya disintegrasi itu lebih besar RRC, karena cara bersatunya sama kayak cara jepang menyatukan Asia Timur Raya pada masa perang dulu. Ancaman terbesar terjadinya disintegrasi di Indonesia adalah ketidakmerataan pembangunan, kemiskinan dan kelaparan akibat dari korupsi yang sangat jauh diatas kisaran normal serta kesewenangan penguasa. makanya sistem otonomi itu (mungkin untuk saat ini) cukup ampuh untuk memajukan masing2 daerah. coba loe pikir, kalo satu pejabat korupsi 100juta, kalau ada 1000 pejabat bego kayak gitu, negara rugi 100M, uang segitu bisa buat membangun berapa desa? banyak bgt man… lebih ekstrim lagi… kalo/jika/andaikata di pemerintahan dari jabatan paling atas ampe bawah semua korupsi 1 juta rupiah aja, di indo ada kurang lebih 2 jt PNS (itu belum termasuk polisi dan tentara), total uang yang dikorup ada 2 Trilyun… nah lho… kalo buat beli senjata, lumayan dapet banyak…

    kalo buat ngopi di citos… dapet berapa cangkir ya…??? :d

  417. Anonymous wrote on 01. April 2006 at 1:06 am o'clock                  

    :(

  418. jimmy wrote on 03. April 2006 at 10:30 am o'clock                  

    maaf Bubble saya udah pulang ke Kuala Lumpur tanggal 3 Maret, saya tungguin juga e-mail dari teman2 di Jakarta terutama tuan punya blog ini Mas Tio tapi sayang ga ada!….saya ke RI 4 hari, 2 hari di Yogya (30-1 Maret) 2 hari di Jakarta (1-3 Maret)….

    Saya dan teman nginep di Hotel Millenium Sirih (Tanah Abang)……asik juga sewaktu di Jakarta! kebetulan di Ancol ada konser “Republik Dangdut”…..apalagi saya dan temen2 terus ikut bergoyangggg\:d/
    fotonya akan saya postingkan disini http://tuneman.multiply.com/

    anyway mungkin saya akan kembali lagi ke Jakarta tanggal Mei…..tunggu yah!!….

  419. tio wrote on 03. April 2006 at 11:50 am o'clock                  

    pak jimmy sorry sorry … saya kemaren tgl 31mar s/d 2 april saya di batam jadi gak bisa kontek2 pak .. maaf yah pak … ntar deh kalo kesini lagi kita bermain pak

  420. jimmy wrote on 05. April 2006 at 4:10 pm o'clock                  

    oke! next aja yah!:d

  421. tio wrote on 05. April 2006 at 5:48 pm o'clock                  

    tuh pak hasil saya jalan jalan ke batam …. http://blog.dakota23.com/archives/2006/04/03/xinjiapo/

  422. voorzitter wrote on 21. April 2006 at 11:09 pm o'clock                  

    :-? ada apa ini??
    cuman malaysia aja kok buangga nya setengah mati..hehehe.
    kalau indonesia lagi susah…itu hal yg wajar dlm suatu revolusi negara..heheh..malaysia memang lbh beruntung sdikit saat ini dibanding indonesia.

    tapi ingat, rakyat malaysia cuman berapa juta…indonesia hampir 300 Juta orang yah skarang..coba Dr.M ngurusin indonesia..belum tentu dia bisa tidur nyenyak tuh..hehehe

    masih ingat waktu Farewellnya Dr.M..malaysian berterima kasih sekali kpd Dr.Mahatir bahwasanya dia telah menyelamatkan ras melayu yg saat itu keteteran(lbh byk ras lain dibanding melayu), sampai2 Dr.M minta Suharto agar dikirim byk2 TKI utk kerja ke Malaysia sekalian jg utk mengimbangi Ras lain..juga Dr.M yg menganjurkan pemerintah malaysia utk memberikan “hak istimewa’ kpd Bumi Putera(malaysian)..tetapi jgn lupa, malaysia maju skarang ini dlm ekonomi,ada campur tangan ras Cina yg kita tau memang ada di segala bidang..kalau hanya melayu saja..belum tentu!.

    wong dulu aja malaysian byk belajar ke indonesia kok, era thn 80-akhir 90an..berbondong2 belajar ke indonesia, sampe belajar soal sawit..karena indonesia lbh dulu maju dlm soal kelapa sawit.

    Sadar atau tidak sadar malaysia masih berkaca kpd Indonesia..contoh acara TV, byk copy dr acara indonesia..dan hal lainnya. Kenapa? karena Indonesia msh dipakai menjadi tolak ukur bagi malaysia..so tak perlu sombonglahhh braderr…hehehe…no hurt feeling..ok

  423. jimmy wrote on 26. April 2006 at 11:17 am o'clock                  

    voorzitter! semua yg anda katakan adalah KEBENARAN! tentang TKI! tentang ekonomi! tentang belajar nanam kelapa sawit!….Iya semuanya bermula dari INA! kerana itu kami berterima kasih!…..

    tetapi skrg! SEKARANG anda dimana? apa yg terjadi sama negara yg lebih maju dlm. soal sawit itu? hehehe….Ladang Sawit disana semuanya siapa yg punya yah?…..

    * INA makasih kerana Ilmu yg anda berikan, jasa anda tetap dlm. ingatan!…. no heart feeling yah bro!
    :>

  424. Gundala putra petir wrote on 27. April 2006 at 5:00 pm o'clock                  

    To jimmy..

    Mr.Mahatir pernah berkata dalam sebuah wawancara tv yang intinya begini “indonesia negara besar dengan jumlah penduduk yang besar memiliki permasalahan 10 kali lebih banyak di banding malaysia dan jika beliau menjadi pemimpin indonesia, maka belum tentu beliau dapat melakukan hal yang sama seperti yang dilakukannya di malaysia”

    Artinya mungkin seperti ini:
    beliau menyadari apapun yang dimiliki oleh malaysia sekarang bukanlah sesuatu yang patut beliau banggakan di depan masyarakat indonesia, karena jika indonesia memiliki permasalahan yang sedikit seperti malaysia, tentunya indonesia sudah sangat maju saat ini.

    Mungkin ini bisa jadi contoh:
    apakah malaysia lebih maju dari singapura???

    Mungkin you jimy bisa mencontoh pada Mr.Mahatir
    dengan ilmu padi beliau bisa memikat banyak masyarakat indonesia, mudah2-an Badawi bisa seperti beliau

  425. Fahmi wrote on 29. April 2006 at 12:35 am o'clock                  

    Malay….Malay….
    Jangan kasar dengan orang kita yang ente sebut “Indon”
    Negara Malaysia itu dibangun oleh orang-orang IMIGRAN,bukan rakyat Malaysia sendiri,soalnya banyak yang bilang (yang udah pernah kesana)kalo’ orang Malaysia ternyata pemalas juga munafik. Gimana coba,Negaranya cuma hadiah dari Inggris(penjajah);lihatlah Indonesia yang dapetin negaranya dari penjajah pake’ bertempur sampe titik darah penghabisan. Nyadar Lu Jimmy!!!

  426. indah wrote on 04. May 2006 at 5:37 pm o'clock                  

    kamu si orang indon mau ganyang malaysia ya……..aku juga keturunan indon tp aku gak spt kamu yang mau perang….kamu gak pikir berapa ramai orang indon datang malaysia untuk bekerja…..udah jangan kamu mau perang sama malaysia…patut yang kamu bersyukur malaysia mahu menolong kamu klau gak….gak tau apa akan jadi sama indonesia ….udah aku nasihatkan supaya kamu gak ush perang sama malaysia…….maaf kalau ada kata ku memedihkan ati kamu

  427. jimmy wrote on 05. May 2006 at 10:29 am o'clock                  

    #425 Fahmi said: Negaranya cuma hadiah dari Inggris(penjajah);lihatlah Indonesia yang dapetin negaranya dari penjajah pake’ bertempur sampe titik darah penghabisan

    me said: Yo! Bro! elo udah abis baca semua komentar2 diatas? yah kalo belum baca tuh semuanya!….ya all keep gimme da same old shit!….merdeka cuman hasil pemberian! mendeka pake bambu runcing!…hehehe…well done! we salute and raspect!…ohh Mr. Fahmi now you’re in the state right?….so what do you think about Indonesian PLAYBOY! is there any different between the US PLAYBOY or any others adult magazines!….

    kabarnya Palyboy indonesia lebih SOPAN! funny! dan sedikit bodoh! hehehe….

    *anyway well done! and good job Indonesia!…anda semua emang HEBAT BUAGEETTT!!!….hehehe….

    \:d/

  428. jimmy wrote on 05. May 2006 at 10:37 am o'clock                  

    #424 Gundala Putra said: apakah malaysia lebih maju dari singapura???

    me said: duhh kalo mo dibandingkan jangan ama singapor donk Mas!!….Jepang ato US ajah!!…..hehehehe…
    PIS!!…..:d

  429. Gundala putra petir wrote on 09. May 2006 at 10:20 pm o'clock                  

    jimmy from Malaysia - 05 May - 10:37 am said:
    duhh kalo mo dibandingkan jangan ama singapor donk Mas!!….Jepang ato US ajah!!…..hehehehe…
    PIS!!…..:d

    Yo wes.. gimana kalau sama Brunei aja \:d/

    Btw jim..
    sepertinya you tau banyak info, mungkin jimmy tau kenapa indonesia sering sekali direcokin sama US?
    kenapa ya?

    satu lagi..
    gimana kasus air yang dibeli singapur dari malaysia.. dengar2 singapur ngibulin malaysia.. wah kalo benar musti ditabok tuch singapurnya.. :d.

  430. feliaja wrote on 14. May 2006 at 5:39 pm o'clock                  

    om jimmy koq malah2 seh :(( feli jadi tatut deh :( ngapain juga blantem2 :x om jimmy ngerti ga yang feli omong :">

  431. Jimmy wrote on 15. May 2006 at 4:40 pm o'clock                  

    #430 si Feli

    ‘jgn. tatut seh donk Fel! kagak nyampe berantem kok! Om orangnya baik seh! ganteng juga!:"> jgn. kawatir yah Fel!

    *duhh emang gw udah tua seh! layaknya dipanggil Om:(

  432. tio wrote on 15. May 2006 at 4:52 pm o'clock                  

    #431 hehehe om jimmy dah tua ya ? :d

  433. Jimmy wrote on 15. May 2006 at 4:53 pm o'clock                  

    #429 gundala putra said: gimana kasus air yang dibeli singapur dari malaysia.. dengar2 singapur ngibulin malaysia.. wah kalo benar musti ditabok tuch singapurnya..

    me said: duhh Mas! soal air Malaysia ama Singapor itu udah lama! kayaknya ga ada penghujungnya! malah banyak lagi permasalahan/isu yg lain! yang jauh lebih penting! misalnya soal pembinaan jambatan yg baru! penggunaan ruang udara Malaysia oleh angkatan Udara Singapor! Soal uang Simpanan pekerja Malaysia di Singapor (CPF) soal tanah milik Keretapi Tanah Melayu (KTM) di Tanjung Pagar Singapor! soal penambakan laut oleh Singapor yg merusak eko-sistem dan soal pembelian pasir oelh singapor! dan bla! bla! bla!…..

    kalo Mas Gun mo lebih tau silakanlah berwisata ke Johor Bahru (perbatasan Malaysia-Singapore) sikanlah berwisata ke Malaysia “Malaysia Truly Asia”

    *monggo gitchuu…hehehe…
    ;)

  434. Jimmy wrote on 15. May 2006 at 5:00 pm o'clock                  

    #432 mas tio said: hehehe om jimmy dah tua ya ?

    me said: yah tua2 keladi! semakin tua semakin menjadi! huehehe…:d

  435. tio wrote on 15. May 2006 at 5:03 pm o'clock                  

    #434 haahihiahiahia
    selamat deh om jim … om kapan dong traktir2 kita kita yang muda ;))

  436. jimmy wrote on 16. May 2006 at 1:53 pm o'clock                  

    waktu gw kesono elo ke Batam! yah tunggu ajah donk July ini! hehehe…:d

  437. jasmine wrote on 17. May 2006 at 2:30 pm o'clock                  

    Kalau saya perhatikan……
    Sebenarnya bung jimmy ini SANGAT CINTA dan PERHATIAN sama Indonesia. Sayangnya, dia terlalu GENGSI untuk mengungkapkannya.
    Saya pernah ke Malaysia untuk waktu yang cukup lama. Kesimpulannya…..Indonesia masih jauh lebih CANTIK alamnya, budayanya dan keramahannya.
    Yang bung jimmy lihat dan komentari hanya segelintir orang Indonesia.
    Ingat bung, batas benci dan cinta cuma setipis kulit ari.

  438. jimmy wrote on 19. May 2006 at 3:32 pm o'clock                  

    #427 Jasmine said: Kalau saya perhatikan……
    Sebenarnya bung jimmy ini SANGAT CINTA dan PERHATIAN sama Indonesia. Sayangnya, dia terlalu GENGSI untuk mengungkapkannya.
    Saya pernah ke Malaysia untuk waktu yang cukup lama. Kesimpulannya…..Indonesia masih jauh lebih CANTIK alamnya, budayanya dan keramahannya.
    Yang bung jimmy lihat dan komentari hanya segelintir orang Indonesia.
    Ingat bung, batas benci dan cinta cuma setipis kulit ari.

    me said: yg. sayah ga berkenan itu bukan negerinya! tapi orangnya! ehh salah! sikap oranynya!

    negerinya memang indah kok! tidak saya sangsikan! apa lagi kalo di SUMBAR tanah kelahiran leluhur sayah! tentang orangya! cantik2!manis2! tiada satu! tiada dua! tiada tiga!

    kerana itu serangkap puisi buat mbak Jasmine!

    kainlah batik dari semarang…..
    sungguh serasi dengan selendang, kain selendang….
    sungguhlah cantik adikku pandang, tak puas-puas abang memandang…..
    usah makan pun abang kenyang…..
    ;)

  439. Gundala putra petir wrote on 08. June 2006 at 9:02 pm o'clock                  

    TO.. De Jimmy

    Waktu itu saya dengar dalam sebuah seminar atau apa lah mengenai nasionalisme..

    ternyata yang namanya “Bangsa” bukanlah suatu hal yang mudah untuk dicapai..

    Seorang pembicara yang tentunya bergelar Prof.Dr. etc mengatakan bahwa Indonesia haruslah berbangga karena sudah menjadi suatu Bangsa, Bangsa Indonesia.

    Argumennya : Negara indonesia sudah merupakan satu kesatuan yang tidak lagi melihat warna kulit, tinggi/pendek, ganteng/jelek, suku berbeda, ras berbeda.. semuanya merupakan bangsa Indonesia dan tidak lagi disebut bangsa melayu, cina, eropa, afrika, atau elf sekalipun.

    Intinya mungkin dia ingin mengatakan.. wahai tetangga2 kita tercinta.. ini negara besar.. sampai-sampai kami disebut “Bangsa”, janganlah kalian membangunkan GARUDA yg sedang tidur.. nanti dikepak terbang semua..

    sory de jimmy bukan manasin cuman kasi info aja.. klo di malaysia khan masih campuran.. bangsa melayu, arab, cina dll.. jadi malaysia barulah sebuah negara belum menjadi sebuah bangsa.

    Kalau negara.. gampang lah dibuat.. ada orang, tanah, dizinkan sama yg jajah..tinggal buat bendera.. jadilah sebuah negara.. hehehe..

    Jadi hormatlah sedikit sama abang tua kau ini.. biar abang mu ini juga akan menyayangi kau..

    PIS!

  440. ahmad wrote on 13. June 2006 at 10:36 am o'clock                  

    opo wae la iki?

  441. ahmad wrote on 13. June 2006 at 10:44 am o'clock                  

    rasane kok sedih mbanget aku mboco sakkabehane kie,nawane dunio iki wes arek kiamat.

  442. jimmy wrote on 13. June 2006 at 11:24 am o'clock                  

    #439: Satu Bangsa! Satu Bahasa! saya ingat itu! saya salute juga! kerana bangsa kau! bangsa ku jua! hanya berbeda negara dan politik!…

    kalo ga percaya liat disini!http://sriandalas.multiply.com/journal/item/29

  443. jimmy wrote on 13. June 2006 at 11:36 am o'clock                  

    #440: sedikit infomasi tentang keakhraban Indonesia & Malaysia! percayakah jika saya katakan, MANTAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA ANAK NEGERI PERAK MALAYSIA, nah ini buktinya:

    Ternyata ada versi lain yang menyatakan bahwa Adam Malik –Wakil Presiden Rep. Indonesia– lahir dan besar di Chemor, sebuah kota kecil (pekan) di Negeri Perak, Malaya. Chemor adalah mukim orang-orang puak Mandailing dari Sumatra yang pergi hijrah sejak zaman Perang Paderi. Sayang, orang Mandailing di Semenanjung banyak yang telah menanggalkan nama marga, hampir seperti kebanyakan orang Mandailing yang telah mukim di Tanah Deli, Riau, Sibolga atau..Jakarta. Teman-teman Mandailing saya di Jakarta juga banyak yang tak memakai nama marga lagi, kecuali jika didesak barulah mereka mengaku. Beda dengan orang Batak Tapanuli Utara yang sangat amat bangga mencantum nama marga mereka. Adam Malik ternyata berayah marga Batubara dan Ibu Lubis. Ini kutipan dari Mandailing.org –situs puak Mandailing Malaysia :

    Adam Malik, anak Chemor
    oleh Abdur-Razzaq Lubis (MANDAILING.ORG)

    Meskipun dua catatan riwayat hidup Adam Malik(1) menyebut bahawa Adam Malik dilahirkan di Pematang Siantar, Sumatra Utara pada tahun 1917, namun begitu orang tua-tua di Kampung Batu Sembilan, Chemor, Perak menganggap Chemor sebagai tempat kelahirannya. Orang tua-tua di kampung itu memberitahu MANDAILING bahawa Adam Malik dilahirkan dan dibesarkan di Chemor sebelum ibunya Siti Salamah membawanya pulang ke Sumatra. Sebaik-baik pengesahan mengenai cerita ini datang daripada sepupu Adam Malik sendiri, Haji Hasan bin Mohd Tasah (Batubara), 65, Imam Masjid Chemor: Adam Malik diberanakkan di Chemor. Besar-besarnya Adam Malik pun di Chemor.

    Katanya, bapa Adam Malik, iaitu Abdul Malik, telah datang ke Chemor semasa teruna lagi. Abdul Malik yang bermarga Batubara, berasal dari Huta Pungkut Julu di Kotanopan, Tapanuli Selatan. Huta Pungkut, sebelum itu dipanggil Huta Gordang, dibuka oleh moyangnya Si Juangga gelar Ja Godang. Sesetengah keturunan orang Mandailing di Chemor juga berasal dari Huta Pungkut.

    Sesudah bapa Abdul Malik, iaitu Ampulagang bin Ja Balom meninggal dunia, dia dibawa ke Kampung Tembok Baru di Chemor oleh bapa saudaranya, Haji Mohd Arshad bin Ja Balom. Jelas Imam Hasan, Maka ayah Adam Malik menjadi anak angkat nenek saya, Haji Mohd. Arshad. Adam Malik memanggilnya Pak Uchu atau Uda mengikut panggilan Mandailing. Adam Malik dan ayah saya jadi adik-beradik.

    Bachtiar Djamily dalam biografinya mengenai Adam Malik, menulis, Tahun 1911, Abdul Malik memetik sekuntum bunga yang harum semerbak wangi dari Chemor, Perak, Semenanjung Tanah Melayu. Itulah gadis remaja bernama Siti Salamah (Lubis). Daripada perkahwinan ini, pasangan itu dikurniakan sepuluh cahaya mata. Adam Malik adalah anak yang ketiga.

    Abdul Malik, seorang pedagang kelontong dan kain, kerap berulang-alik di antara Chemor dan Sumatra. Supaya Abdul Malik ini tetap tinggal di Chemor, nenek saya kahwinkan dia dengan Siti Salamah binti Deto, yang pada masa itu tinggal di Kampung Dusun Gelap. Di Kampung Dusun Gelap inilah Adam Malik dilahirkan, kata Imam Hasan. (2)

    Kampung Dusun Gelap di Chemor itu seluas kira-kira 40 ekar, ditanam dengan getah dan buah-buahan, dan dianggarkannya mempunyai 30 buah rumah. Kampung itu sudah tidak ada lagi kerana penduduknya berpindah ke Kampung Batu Sembilan dan Kampung Tembok Baru supaya mereka tinggal lebih dekat dengan jalan besar ke Ipoh.

    Siti Salamah dan anak-anaknya pula berpindah ke rumah saudara sekandungnya, Hajjah Halimah binti Deto, yang lebih dikenali sebagai Hajjah Saebah, dan suaminya Haji Ahmad Nawas Haji Mohd Sidek, orang kaya di Kampung Batu Sembilan. Rumah mereka itu terletak berdekatan dengan jalan besar Ipoh-Chemor. Jadi, Adam Malik dan adik-beradiknya membesar di Kampung Batu Sembilan.

    Adam Malik tidak sempat masuk sekolah di Chemor. Umurnya tujuh lapan tahun, dia dibawa balik ke Sumatra oleh orang tuanya, kata Imam Hasan.

    KONFRONTASI INDONESIA-MALAYA
    Pada pertengahan tahun 1963, Indonesia atas hasutan Parti Komunis Indonesia (PKI) yang sangat-sangat memusuhi Adam Malik, melancarkan konfrantasi terhadap Malaysia, dan secara tidak langsung terhadap Adam Malik sendiri. Agaknya orang-orang PKI mengetahui benar sikap politik Adam Malik. Merekapun pasti tahu betul hubungan pribadi dan kekeluargaan Adam Malik dengan saudara-saudaranya di Malaysia.

    Di zaman berlangsungnya konfrontasi timbal-balik antara Indonesia dan Malaysia, yaitu sekitar tahun 1963-65, tidak diragukan lagi bahwa di antara sekian banyak pemimpin dan rakyat Indonesia yang resah dan gelisah, termasuklah Adam Malik.

    Secara pribadi dan selaku manusia biasa, Adam Malik mempunyai banyak saudara, sahabat dan kenalan di Malaysia. Banyak latar-belakang kehidupan Adam Malik yang menjalinkannya dengan Malaysia, Bachtiar Djamily mendedahkan. Maka tidaklah menghairankan kalau Adam Malik memainkan peranan yang besar untuk memadamkan konfrantasi Indonesia terhadap Malaysia, tempat tumpah darah ibu dan dirinya sendiri. Hanya sa-telah Adam Malik berkonfrantasií dengan Sukarno baru-lah Sukarno mendiamkan diri dan tidak lagi menyebut2 soal konfrantasi yang di-benchi itu, kata Abdul Rahman Rahim, seorang lagi penulis. (3) Malah Adam Malik sendiri menyatakan bahawa tugas saya sebagai Menteri Luar Negeri adalah … mengakhiri konfrontasi Indonesia dengan Malaysia. (4) Atas sifatnya sebagai Menteri Luar Indonesia, Adam Malik menandatangani Persetujuan Jakarta dengan Tun Abdul Razak, Timbalan Perdana Menteri Malaysia pada 11 Ogos 1966 di Jakarta sebagai menandakan tamatnya konfrantasi.

    Keesokan harinya, Adam Malik mengginjak kakinya di bumi Malaysia. Ketibaan anak watan Malaysia itu di lapangan terbang Subang, disambut meriah. Mulai hari itu, pada setiap kesempatan yang terbuka, Adam Malik mengunjungi kampung halamannya di Chemor, Perak. Di situ, Adam Malik bertanggak di rumah bapa saudaranya, Haji Mohd. Tasah bin Haji Mohd. Arshad. Pada masa itu, Haji Mohd. Tasah adalah Imam Masjid Chemor. Seorang lagi saudara-mara Adam Malik di Chemor ialah Abdul Rahim, iaitu bapa Abdul Rahman Rahim yang disifatkan oleh Bachtiar Djamily sebagai wartawan dan ahli politik yang terkenal itu. Nama asal Abdul Rahman Rahim ialah Kamaludin Nasution. Dia menukar namanya sesudah melarikan diri ke Malaya pada 1932 daripada buruan penjajah Belanda. kerana kegiatan politiknya. Dia menjadi wartawan Utusan Melayu dari 1961 ke 1971. Walaupun kedatangan-kedatangan Adam Malik ke Kampung Batu Sembilan itu bersifat peribadi tetapi oleh kerana beliau seorang VIP, Adam Malik senantiasa diikuti oleh pegawai-pegawai Special Branch (cawangan khas polis Malaysia) yang berpakaian pereman. Anak saudara Adam Malik, Zainal Adnan Idris (Lubis) adalah juga seorang pegawai Special Branch berpangkat Inspektor. Walaupun dia tidak ditugaskan mengiringi Adam Malik, dia telah mengambil cuti untuk menyambut kedatangan Adam Malik ke Kampung Batu Sembilan. Kehadiran dan keakraban Adnan dengan Menteri Luar Indonesia itu menarik perhatian pegawai-pegawai Special Branch yang mengekori Adam Malik. Sekembalinya bertugas, Adnan disoal-siasat oleh pegawai tertinggi kepolisan mengenai hubungannya dengan Adam Malik. Adnan memberitahu bahawa Adam Malik adalah bapa saudaranya! Berikutan itu, Adnan telah ditukarkan dari Special Branch ke cawangan pencegah maksiat. (5) Penulis masih ingat kunjungan Adam Malik ke Kampung Batu Sembilan pada awal 1970an. Penulis, pada masa itu berumur belasan tahun, turut meraikan kedatangan Adam Malik ke kampung itu dan bersalaman dengannya. Sebelum Adam Malik menikmati juadah yang dihidangkan, seorang perasa menjamah makanan itu untuk memastikan makanan itu tidak beracun.

    Pada salah satu kunjungan ke kampung itu, Haji Kamaruddin Haji Abdullah (Lubis), 81, bekas ahli jawatankuasa IMAN Negeri Perak, menemankan Adam Malik ke Papan, Perak, supaya Menteri Luar Indonesia itu dapat menyampaikan sendiri salam ibunya kepada Raja Norain Sutan Abidin Lubis, yang dipanggil Sangkot. Raja Norain adalah isteri Yahya Nasution, panggilan Harun, pejuang nasional Indonesia yang dibuang ke Digol Irian Barat oleh penjajah Belanda kerana kegiatan politiknya. Haji Kamuruddin mengingati Adam Malik sebagai seorang yang pandai, bijak, tebal imannya, kuat beragama. Dia orang alim betul-betul. Mengenangkan bahawa Adam Malik adalah anak Chemor yang berjasa besar, MANDAILING mencadangkan supaya Kampung Batu Sembilan dinamakan Desa Adam Malik. Al-Fatihah.

  444. jasmine wrote on 05. July 2006 at 12:44 pm o'clock                  

    Setiap orang berhak memilih yang terbaik bagi hidupnya. Yang jelas Adam Malik dan keturunannya lebih memilih Indonesia. Itu artinya………(artiin sendiri deh)

  445. anak betawi wrote on 06. July 2006 at 8:15 pm o'clock                  

    :)>- FORZA ITALIA>….Ganyang malesia b-(

  446. Jimmy wrote on 08. July 2006 at 9:28 am o'clock                  

    #444 Jamine said: Setiap orang berhak memilih yang terbaik bagi hidupnya. Yang jelas Adam Malik dan keturunannya lebih memilih Indonesia. Itu artinya………(artiin sendiri deh)

    me said: yupp! memang benar setiap orang berhak memilih yg terbaik! tapi itu dulu Non Jasmine! rasanya kalo Pak Adam Malik itu hidup dijaman ini pasti dia akan memilih Malaysia, kerana itu yg terbaik! ga percaya! yah tanyakan ajah sama para TKI itu! APA YG TERBAIK!!!….
    :-"

  447. jasmine wrote on 18. July 2006 at 12:21 pm o'clock                  

    Kok yang dipakai sebagai perbandingan TKI sih???
    Emangnya kamu sekelas dan sederajat sama TKI ya???
    Tanya tuh kenapa James Riady lebih memilih sebagai WNI?

    Setiap daerah itu ada daerah miskin dan kumuhnya. Amerika aja punya Bronx kok. Apalagi di negara berkembang seperti Indonesia dan Malaysia (pasti ada lah!!!!).

    Sebelum malu-maluin diri, baca dulu nih…..

    Berikut ini sedikit cerita yang berkesan dari hasil IPHO 2006, Singapore.

    1. Waktu upacara pembagian medali, Dutabesar kita duduk disamping para
    dutabesar dari berbagai negara seperti filipina, thailand, dsb. Waktu
    honorable mention disebutkan, ternyata tidak ada siswa Indonesia.
    Dubes-dubes bertanya pada dubes kita (kalau diterjemahkan) “kok nggak ada
    siswa Indonesia”. Dubes kita tersenyum saja. Kemudian setelah itu dipanggil
    satu persatu peraih medali perunggu. Ada yang maju dari filipina,
    thailand, kazakhtan dsb. Lagi-lagi dubes negara sahabat bertanya “kok nggak
    ada siswa Indonesia?” Kembali dubes kita tersenyum. Dubes kita menyalami
    dubes yang siswanya dapat medali perunggu.

    Kemudian ketika medali perak disebut, muncul seorang anak kecil (masih SMP)
    dengan peci dengan mengibarkan bendera kecil, dan namanya diumumkan Muhammad
    Firmansyah Kasim…dari Indonesia… Saat itu dubes negara sahabat kelihatan
    bingung, mungkin mereka berpikir “nggak salah nih…”. Ketika mereka sadar,
    mereka langsung mengucapkan selamat pada dubes kita. Tidak lama kemudian
    dipanggil mereka yang dapat medali emas. Saat itu dubes negara sahabat
    kaget luar biasa, 4 anak Indonesia maju ke panggung berpeci hitam dengan
    jas hitam, gagah sekali. Satu persatu maju sambil mengibar-ngibarkan
    bendera merah putih . Mengesankan dan mengharukan. Semua dubes langsung
    mengucapkan selamat pada dubes kita sambil berkata bahwa Indonesia hebat.

    Tidak stop sampai disitu. ketika diumumkan “the champion of the
    International physics olympiade XXXVII is…….”

    “Jonathan Pradhana Mailoa”. Semua orang Indonesia bersorak. Bulu kuduk
    merinding…. Semua orang mulai berdiri, tepuk tangan menggema cukup lama…
    Standing Ovation….Hampir semua orang Indonesia yang hadir dalam upacara
    itu tidak kuasa menahan air mata turun. Air mata kebahagiaan, air mata
    keharuan…. Air mata kebanggaan sebagai bagian dari BANGSA INDONESIA YANG BESAR…..Segala rasa capai dan lelah langsung hilang seketika… sangat
    mengharukan….

    2. Selesai upacara, semua orang menyalami. Orang Kazakhtan memeluk erat-erat
    sambil berkata “wonderful job…” Orang Malaysia menyalami berkata “You did
    a great job…” Orang Taiwan bilang :”Now is your turn…” Orang
    filipina:”amazing…” Orang Israel “excellent work…” Orang Portugal:”
    portugal is great in soccer but has to learn physics from Indonesia”, Orang
    Nigeria :”could you come to Nigeria to train our students too?” Orang
    Australia :”great….” Orang belanda: “you did it!!!” Orang Rusia
    mengacungkan kedua jempolnya.. Orang Iran memeluk sambil berkata “great
    wonderful…” 86 negara mengucapkan selamat… Suasananya sangat
    mengharukan… saya tidak bisa menceritakan dengan kata-kata…

    3. Gaung kemenangan Indonesia menggema cukup keras. Seorang prof dari Belgia
    mengirim sms seperti berikut: Echo of Indonesian Victory has reached Europe!
    Congratulations to the champions and their coach for these amazing
    successes! The future looks bright….

    Marc Deschamps.

    Jadi, mas Jimmy…….
    Kalo mau meng-compare, jangan dari kelasnya pembantu. Suatu bangsa nggak bisa dilihat dari sudut yang kecil (apalagi kelasnya pembantu yang cuma 1,5% dari seluruh orang Indonesia).
    Tolong buka mata lebar-lebar ya mas.
    Cinta dan bela negara itu perlu dan harus dilakukan, tapi jangan sampai mempermalukan diri sendiri dong.

    Situ boleh bangga punya monorel, tapi Malaysia kan jalan protokolnya nggak sepanjang dan sebesar jalur Kota-Blok M (melalui Thamrin dan Sudirman). Dengan jalan selebar Thamrin, makanya Indonesia beberapa waktu yang lalu belum merasa perlu membangun monorel.

    Maklum, biasanya kan tong kosong nyaring bunyinya (ngerti kan maksudnya?????)

  448. Jimmy wrote on 19. July 2006 at 2:29 pm o'clock                  

    wahhh!! Non Jasmine semangat buagettt seyyy! hahahaha…udah lah Non! saya udah males mo komentar!mo menghujat, sedari awal, nyampe skrg! gw capek tau gak! hehehe….terus kalo kemenangan yg elo impikan! gw dengan relanya ngaku kalah! demi loh :"> hehehe…..

    *kapan2 kalo gw ke Jakarta, kita ngopi bareng yah…;)

  449. Jimmy wrote on 19. July 2006 at 2:46 pm o'clock                  

    Aku pulang….

    Tanpa dendam….

    Ku terima… kekalahanku…

    Aku pulang…

    Tanpa dendam…

    Kusalut kan .. kemenanganmu…

    ;)

  450. Jimmy wrote on 19. July 2006 at 2:48 pm o'clock                  

    Aku pulang….

    Tanpa dendam….

    Ku terima… kekalahanku…

    Aku pulang…

    Tanpa dendam…

    Kusalut kan .. kemenanganmu…
    ;)

  451. jasmine wrote on 20. July 2006 at 1:53 pm o'clock                  

    nggak usah repot-repot ke Jakarta karena pertengahan Agustus ini aku ke KL untuk seminggu lamanya.
    Jadi pingin tau sama yang namanya Jimmy.
    Tawaran ngopi barengnya boleh juga tuh

  452. Jimmy wrote on 20. July 2006 at 2:11 pm o'clock                  

    waduhh…mo ke KL yah! bagus kalo gitu….contach saya disini yah….

    http://tuneman.multiply.com/

  453. Jimmy wrote on 20. July 2006 at 2:25 pm o'clock                  

    terus gimana cara gw mo contach non jasmine…
    :">

  454. tio wrote on 21. July 2006 at 11:48 am o'clock                  

    deuh jadi pada ketemuan gini :D
    ya udah kalo sampe pacaran makan makan ya hahahhhhahaha
    kok gua gak diajak sih ?

  455. MBAH MARIJAN dari Merapi wrote on 22. July 2006 at 11:39 pm o'clock                  

    [-(
    Wahai manusia yang bernama Jimmy…
    apabila kamu tidak meminta maaf sekarang juga kepada orang Indonesia, maka bersiap-siaplah karena Santetku akan segera mendatangimu, merobek seluruh urat nadimu, tidak ada lagi obatnya. mungkin kamu tidak tahu bahwa dengan lima belas menit saja aku bisa membunuh dengan berbagai caraku.
    “apalagi aku telah mendapatkan fotomu dari websitemu”
    sadarlah Jimmi. maka kamu harus mengakui bahwa negara malaysia adalah negara yang paling bodoh di dunia. negara yang paling kerdil di dunia dan manusia-manusianya berotak seperti keledai yang tidak bisa berfikir.

    terimakasih
    mbah Marijan

  456. Jimmy wrote on 24. July 2006 at 10:13 am o'clock                  

    buat elo juga mas….yahh sewaktu gw ke Jakarta, elo ke Batam! sewaktu gw ke Batam! elo ke Jakarta…terus gimana…hehehe…:d

  457. Jimmy wrote on 25. July 2006 at 9:43 am o'clock                  

    #455:MBAH MARIJAN dari Merapi

    me said:waduhh…gawat nehh!!!